UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 07 Februari 2018 10:32
WANTED..!! 11 Terpidana Korupsi Ini Masih Hirup Udara Bebas

PROKAL.CO, PONTIANAK- Sebelas terpidana kasus korupsi di Kalbar yang telah divonis pengadilan ternyata masih menghirup udara bebas. Saat ini terpidana yang kasusnya ditangani kejaksaan maupun kepolisian tersebut dalam pengejaran negara.

Sebelas terpidana ini diburu karena kabur dan tak mempertanggung jawabkan perbuatannya. Orang-orang yang merugikan keuangan negara itu sebelumnya tidak langsung dijebloskan ke rumah tahanan pasca-vonis pengadilan lantaran mengajukan banding hingga kasasi. 11 terpidana yang diburu Negara tersebut adalah Gusti Hersan, Deni Sunarya, Robert Siagian, Lim Kiong Hin, Sudaryanto, Safini Samsudin, Heronimus Tiro, Drs. Solihin, Koni Manulang, W. Suwito dan H. Sugiarto. "Semuanya ini dikejar untuk ditangkap, karena terlibat kasus korupsi," jelas Kasipidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pontianak, Juliantoro, Selasa (6/2).

Diberitakan Rakyat Kalbar, menurut Kasipidsus, pihaknya sebenarnya sudah melakukan pencarian terhadap sebelas terpidana tersebut. Namun belum berhasil menemukannya. "Ke mana-mana sudah kita cari, apalagi di rumahnya. Makanya kita terbitkan DPO untuk melakukan pengejaran dan penangkapan," katanya.

Juliantoro mengatakan, pengejaran tak hanya dilakukan pihaknya. Untuk membantu menangkap kesebelas orang tersebut, pihaknya minta bantuan Kejaksaan Agung dan kepolisian. "Vonis untuk hukuman para DPO kasus korupsi yang kabur itu dari satu tahun sampai 8 tahun lamanya, rata-rata mereka tinggal di Kota Pontianak, ada beberapa saja yang di daerah," bebernya.

Pihaknya kata dia, tak akan pernah berhenti melakukan pengejaran terhadap sebelas terpidana kasus korupsi ini. Pasalnya, sudah ada perintah negara atas putusan tetap atau inkrah terhadap para terpidana korupsi yang kabur tersebut. "Negara tak akan berhenti mengejar mereka," tegasnya.

Juliantoro mengimbau kepada semua terpidana korupsi ini untuk menyerahkan diri secepat mungkin. "Jangan kabur-kabur, jangan melawan negara. Tanggung jawab atas tindak pidana yang dilakukan dan jalani hukuman," pesannya. Dirinya juga meminta kepada pihak keluarga para terpidana untuk kooperatif. Ketika mengetahui keberadaan terpidana, agar menyerahkannya kepada kejaksaan. "Jalani saja hukuman, jangan kabur-kabur," pintanya lagi.

Ditegaskan Juliantoro, apabila pihaknya menemukan para terpidana korupsi, tapi ketika akan ditangkap berusaha melarikan diri maupun melakukan perlawanan, upaya paksa akan dilakukan pihaknya. Tindakan tegas berupa pelumpuhan terhadap terpidana bisa saja dilakukan. Jadi tidak terhadap para tersangka kejahatan konvensional saja. "Bisa saja dilumpuhkan dengan tembakan, jika melawan dan berusaha kabur saat ditangkap nanti. Tentunya terukur dan sesuai dengan protap," ungkap Juliantoro.

Terpisah, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melalui Kabid Humas Kombes Nanang Purnomo menuturkan, apabila sudah ada masuk surat permintaan bantuan untuk mengejar sebelas terpidana korupsi tersebut, pihaknya tentu akan menindaklanjuti dengan segala bentuk, cara, dan teknis pencarian. “Kita pasti akan melakukan pencarian terhadap ke sebelas terpidana itu,” tegasnya, Selasa (6/2).

Menurut Nanang, pencarian yang dilakukan pihaknya tentu setelah ada permintaan secara resmi dari kejaksaan. Berkaitan dengan teknis, pihaknya sendiri memiliki cara dalam melakukan pencarian dan penangkapan terhadap orang-orang tersebut. “Kita lakukan dengan penyelidikan penangkapan sesuai dalam prosedur yang ada,” katanya.

Teknis pencarian atau pengejaran hingga penangkapan, tentunya melalui penyelidikan terlebih dahulu. “Semuanya kita lakukan untuk mencari, menemukan dan melakukan penangkapan. Ketika ditemukan  dan tertangkap, pasti akan kita serahkan kepada pihak kejaksaan,” tegasnya.

Diantara upaya pencarian dengan menyebar foto para terpidana ke seluruh Indonesia. Kemudian melakukan penyelidikan sendiri secara teknis untuk mengetahui posisi para DPO. “Intinya pasti kita kejar, ketika ada permintaan resmi dari Kejari Pontianak,” lugasnya. Senada dengan Kasipidsus Kejari Pontianak, Nanang juga berharap sebelas terpidana kasus korupsi tersebut untuk menyerahkan diri. Begitu pula dengan pihak keluarga agar kooperatif, apabila mengetahui keberadaan para terpidana tersebut. Sebab, jika kepolisian sudah ada surat permintaan pengejaran tentunya tidak akan tinggal diam. “Kita pasti akan tangkap,” tegas Nanang. (Achmad Mundzirin/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .