UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 25 Januari 2018 10:32
Kalbar Jadi Basis Kekuatan Gerindra di Kalimantan

Konsentrasi Bangun Koalisi Usung Prabowo Jadi Presiden

WAWANCARA. Ahmad Muzani diwawancara awak media di Hotel Kapuas Palace, Pontianak, Rabu (24/1). Zainudin-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Partai Gerindra menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se Kalbar di Hotel Kapuas Palace, Pontianak, Rabu (24/1). Rakorda ini turut dihadiri Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani.  Menurut Muzani, Rakorda se Kalbar untuk mengkoordinasikan struktur partai provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa melalui struktur partai, termasuk anggota DPRD yang dimiliki dalam rangka pemenangan Gubernur, Bupati, Wali Kota yang diusung saat Pilkada serentak 2018.

“Karena itu, kita perlu menyamakan persepsi, menyamakan pandangan, merapatkan barisan, termasuk mengatur langkah strategis untuk pemenangan Pilkada 27 Juni tahun ini,” katanya.  Langkah-langkahnya tentu saja harus menyebarkan nama, wajah dan program unggulan. Supaya rakyat yakin bahwa pilihannya tidak salah. “Bahwa rakyat yakin bahwa masa depan Kalbar tambah baik,” ujarnya.

Pemilihan Milton-Boyman yang diusung Partai Gerindra kata dia, setelah harus memahami heterogenitas masyarakat di Kalbar baik berdasarkan suku dan agama. Gerindra mencari persamaan yang tetap bisa mempertahankan heterogenitas itu.

“Saya rasa menjadi penting karena sebagai partai harus mempunyai komitmen itu, kita harus menghargai apa yang terjadi di masyarakat dan kita memberi contoh bagaimana heterogenitas dijaga serius oleh partai kami," pungkasnya.

Sedangkan terkait Pilpres seperti yang sudah diputuskan oleh MK kata dia, bahwa seseorang yang akan dicalonkan sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden harus diusung oleh partai politik atau gabungan Parpol setidaknya 20 persen kursi dari Pemilu 2014. Sama dengan 112 kursi DPR RI atau 25 persen dari suara di 2014. “Putusan MK bersifat final dan mengikat,” tegasnya.

Gerindra memiliki 73 kursi di DPR RI, sehingga masih kurang 39. Oleh karenanya, Gerindra akan berkonsentrasi bagaimana koalisi untuk mengusung Prabowo Subianto terbentuk. "Karena itu konsentrasi kami adalah itu, dan 73 tidak bisa mengusung sendiri," pungkasnya.

Menurutnya, Kalbar dimungkinkan untuk menjadi basis kekuatan Partai Gerindra di Kalimantan. "Kalbar kita harap bisa menjadi basis di Kalimantan. Karena sekarang ada dua Dapil DPR RI yaitu dapil 1 dan 2," ujarnya. Menurutnya, ada 12 kursi DPR RI yang diperebutkan. Diharapkan dengan keberhasilan Pilkada 2018 menjadi password untuk keberhasilan di 2019. Mengenai verifikasi partai, ia mengatakan sudah menyampaikan kepada DPD dan DPC agar mulai bersiap-siap.

“Verifikasi merupakan bagian ataupun proses yang pernah kita alami di 2009, 2014 dan sekarang 2019 bukanlah barang baru. Saya rasa teman-teman DPD, DPC sudah siap menghadapi itu, Insy Allah tidak ada problem,” tukasnya.

Mengenai kisruh mahar politik yang sedang kencang berhembus menerpa Partai Gerindra. “Memang kita merasakan bahwa akhir ini, dan kali kesekian dari isu yang ditujukan kepada kami. Sehingga kami merasa ini adalah upaya cara untuk melakukan penyudutan kepada kami. Sampai hari ini kami menghadapi isu lain dari pada itu, sehingga kami harus tetap mensolidkan kekuatan dan barisan," terangnya.

2018 adalah tahun politik, potensi yang dimungkinkan untuk dilakukan penurunan elektabilitas baik sebagai partai maupun calon presiden dilakukan. Tetapi tidak ada cara lain selain terus meyakinkan rakyat, masyarakat bahwa Gerindra tetap konsisten dengan cita-cita. Kehendak Gerindra adalah bagi bangsa dan negara. “Kami harus intropeksi diri juga kepada diri kami bahwa di antara kami harus meluruskan antara cita-cita dan langkah supaya konsistensi itu terjamin,” tukasnya.

Muzani menyampaikan, pesan dari Prabowo Subianto, bahwa Partai Gerindra telah menghadirkan satu calon yang memenuhi unsur bagaimana masyarakat Kalbar tetap dapat terjaga, heteregonitasnya, tokoh-tokohnya. “Semua pandangan dan pikiran yang berkembang di Kalbar baik dari internal maupun non internal Gerindra sudah didengar, akhirnya Prabowo memilih Milton-Boyman," jelasnya.

Ia berharap ini adalah pilihan terbaik masyarakat di Kalbar. Karena janji Milton-Boyman memajukan Kalbar, menjaga heterogenitas, kekompakan, persatuan, persaudaraan karena taglinenya Kalbar Era Baru. Mengenai program unggulan pasangan Mil-Boy yaitu pembentukan Provinsi Kapuas Raya kata dia, jika dimaksudkan untuk kesejahteraan dan kepentingan rakyat, kebaikan rakyat, kenapa tidak. "Itu tetap dalam NKRI, merah putih, bangsa Indonesia dan cara meningkatkan kesejahteraan rakyat, tidak masalah," tutur Muzani.

Sementara itu, bakal calon Gubernur Kalbar yang diusung Gerindra, Milton Crosby mengatakan, Rakorda ini untuk konsolidasi partai. “Saya diberikannya mandat dari pusat untuk menjadi Gubernur Kalbar memberikan semangat yang baru untuk mewujudkan Kalbar era baru,” katanya.

Melalui Rakorda ini kata dia, pihaknya akan melakukan konsolidasi partai baik secara fisik, mental maupun strategi. Sehingga diharapkan bisa memenangkan Pilgub. "Konsep kita nanti jika menang tetap sama seperti yang pernah dikatakannya sebelumnya," jelasnya.

Menurutnya, konsep tersebut lebih membangun dalam menata kembali mulai dari segi infrastruktur, ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, ekonomi investasi dan SDM untuk meningkatkan IPM. “Sementara dalam penataan pemerintahan secara khusus berpacu pada pembentukan Provinsi Kapuas Raya dan lainnya yang telah menerima AmPres pada 2014 yang lalu dan tinggal menunggu peraturan pemerintah, karena pembentukan daerah otonomi baru tidak langsung UU, namun peraturan pemerintah," paparnya.

Setelah tiga tahun diproses dengan UU, di samping itu penataan yang lain menunggu diselesaikan secara teknis, administratif dan kewilayahan. Tak hanya itu, dirinya juga menegaskan tidak pernah dimintai mahar oleh Gerindra. "Saya juga bingung, kenapa ada statament oknum yang menyatakan jika dimintai mahar oleh Prabowo Subianto. Kalau saya ndak ada, makanya saya heran yang kemarin. Karena mungkin kita tidak tahu mungkin salah jalur atau ada yang bermain di bawah," ungkap Milton. (Zainudin/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:23
Ternyata, Larangan Bakar Lahan Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

INGAT..!! Kabut Asap Berpengaruh Besar Terhadap Perekonomian

PONTIANAK- Bank Indonesia Kalbar belum ada melakukan kajian ekonomi dampak kebakaran dan lahan (Karhutla).…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:11

Pantau Situasi Perbatasan Indonesia-Malaysia, Irjen TNI Tak Mau Satgas Pamtas Sengsara

PONTIANAK- Inspektur Jenderal (Irjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Letnan Jenderal (Letjen) TNI…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:44

Terpantau 427 Titik Panas, Kalbar (Masih) Siaga Karhutla

PONTIANAK- Kabut asap semakin menyelimuti Kota Pontianak, terutama sore dan malam hari. Udara akibat…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:38

WASPADA..!! Malaysia Timur Dilanda Wabah Flu Burung, Entikong Perketat Masuknya Unggas

SANGGAU- Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia melarang masuknya unggas segar dan olahan dari…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:26

Regulasi Hambat BBM Nelayan

PONTIANAK- Pengaturan bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan diatur dalam Undang-Undang Nomor 7…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .