UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 23 Januari 2018 11:03
Gara-Gara Ini, Kartius-Pensong Gagal Bertarung di Pilgub
Kartius

PROKAL.CO, PONTIANAK-RK. Keinginan Kartius-Pensong menjadi konstestan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar melalui jalur perorangan akhirnya jadi angan-angan. Kendati telah berupaya mengumpulkan dukungan, KPU Kalbar menyatakan berkas syarat Kartius-Pensong tidak memenuhi syarat (TMS).

"Menetapkan penelitian hasil perbaikan dukungan bakal pasangan calon atas nama Kartius SH MSi dan H Pensong SE MSi sebagaimana dimaksud diktum kedua, tidak mencapai paling sedikit dua kali jumlah kekurangan dukungan sebanyak 356.608 pendukung dan dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan," terang Ketua KPU Kalbar Umi Rifdiyawati saat membacakan berita acara dan surat keputusan tentang penelitian pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan di Kantor KPU Kalbar, Minggu (21/1) malam.

Disebutkan dalam berita acara, jumlah dukungan Kartius-Pensong yang terdapat dalam hardcopy formulir Model B.1-KWK perseorangan perbaikan sebanyak 283.180 orang dan tersebar di 71 persen kabupaten/kota se Kalbar. Sebelumnya, jumlah dukungan yang diserahkan Kartius-Pensong berdasarkan berkas softcopy B.1-KWK perseorangan perbaikan sebanyak 412.246 dukungan. Pembacaan berita acara dan surat keputusan KPU tersebut, dihadiri langsung oleh Kartius-Pensong yang didampingi tim penghubung serta relawannya. Pembacaan sekaligus penyerahan berita acara tersebut turut disaksikan Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah.

Kartius mengaku tabah menerima keputusan KPU Kalbar yang menyatakan jumlah syarat dukungan perbaikannya tidak memenuhi syarat alias TMS. "Kita kan negara hukum. Kalau memang sudah dijelaskan sesuai mekanisme dan prosedur, kita mau bilang apa terkecuali ada cacat ada kejanggalan, macam-macam lah. Rasa-rasanya sih (kinerja KPU) ndak (cacat) lah," ujar Kartius.

Meski sudah dinyatakan TMS, sebenarnya Kartius-Pensong bisa melakukan sengketa pada keputusan tersebut selama tiga hari setelah diterimanya berkas. Namun Kartius legowo dengan keputusan KPU, sehingga tidak akan melakukan sengketa.

"Rasanya apa yang ingin digugat, apa lagi yang mau dituntut," katanya.

Kartius menyampaikan ucapan terima kasihnya, baik kepada tim dan relawannya di 14 kabupaten/kota yang telah bekerja sekuat tenaga. Demikian pula kepada KPU dan pihak kepolisian yang bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. (riz)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:44
Kalbar Jalur Favorit Menuju Malaysia

Kasus TPPO, Kalbar Tertinggi Ketiga se Indonesia

PONTIANAK- Bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Kalbar menjadi salah satu jalur favorit…

Sabtu, 17 November 2018 13:29

GEGER..!! Karena Cinta, Pria Ini Akhirnya Hidup di Pohon Rambutan

PONTIANAK- Warga di Jalan Panca Bakti, Batu Kelurahan Layang, Kecamatan Pontianak Utara dihebohkan dengan…

Sabtu, 17 November 2018 12:55

Dituding Tak Tepat Sasaran, Tunjangan Khusus Guru Jadi Polemik

PONTIANAK- Tunjangan khusus guru masih ada yang tak tepat sasaran. Berhak menerima tunjangan khusus…

Minggu, 11 November 2018 11:42

Sudah Bau Tanah, Masih Saja Jualan Togel

PONTIANAK- Makin tua semakin menjadi. Ini yang terjadi pada Japut. Diusianya yang sudah menginjak 64…

Sabtu, 10 November 2018 13:10

Kuasai Senpi Rakitan Ilegal, Agus Dijebloskan ke Penjara

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, gara-gara menyimpan senjata api rakitan tanpa izin, Agus harus…

Sabtu, 03 November 2018 13:26

Bobol Brangkas, Karyawan Indomaret Dikerangkeng

PONTIANAK- Sebagai karyawan yang baik, harusnya bisa saling menjaga dan memperhatikan keamanan kantor.…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:13

TKD CPNS, Hari Pertama Peserta Dibuat Bingung

PONTIANAK- Sebelum ujian Tes Kompetensi Dasar, satu persatu peserta CPNS di lingkungan Pemerintahan…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:07

Polisi Buru Penyebar Hoaks Penculikan Anak

PONTIANAK- Patroli Cyber Crime kini terus diperkuat oleh pihak kepolisian. Sebab, arus informasi bohong…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:48
Kasus Pembakaran Bendera Tauhid

Sultan Berharap Keadilan Ditegakkan

PONTIANAK- Kasus pembakaran bendera tauhid yang dilakukan beberapa oknum salah satu Ormas Islam di Garut,…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:42

Terhimpit Masalah Ekonomi dan Sering Cekcok dengan Bini, Belly Gantung Diri

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, Belly Saputra, 30, ditemukan tak bernyawa tergantung di rumahnya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .