UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 17 Januari 2018 12:41
REMEH BANGET..!! Hanya Karena Cekcok Kartu Keluarga, Wanita Ini Gantung Diri
HISTERIS. Ibunya Jul, histeris ketika melihat jenazah anaknya yang sudah membujur kaku--Abdu Syukri/RK

PROKAL.CO, SEKADAU- Jul, ibu dua anak yang tinggal di Jalan R Sumadi (Kawasan Pangsuma), Kecamatan Sekadau Hilir ini tewas gantung diri, Minggu (14/1) pagi. Diberitakan Rakyat Kalbar, sebelum melakukan aksi nekat, wanita 25 tahun ini sempat cekcok atau berselisih paham dengan suaminya, Tts, yang lebih tua tiga tahun darinya.

Masalahnya sepele, hanya karena Kartu Keluarga (KK). “Awalnya mereka ada cekcok masalah KK,” ujar Aiptu Agus Pratomo, Kanit Reskrim Polsek Sekadau Hilir kepada Rakyat Kalbar, Minggu siang. Wanita kelahiran Seransa Malas, Sekadau Hilir itu ditemukan tergantung di kamar lantai dua rumah bibinya, Yul. Semasa hidupnya, korban bersama suami dan dua anaknya masing-masing, De (5) dan Di (1,5) memang tinggal di rumah itu.

Korban pertama kali ditemukan tergantung oleh suaminya. Kala itu, leher korban terjerat kain jaret yang biasa digunakan untuk menggendong bayi. Kain berwarna coklat itu diikat ke ventilasi pintu kamar. Sementara untuk pijakannya, korban menggunakan kursi plastik.

Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi SIK kepada wartawan membenarkan kematian korban yang diawali cekcok mulut itu. "Jadi begini, hasil pemeriksaan kita diketahui bahwa sekitar jam delapan pagi, korban menanyakan kepada suaminya apakah sudah mengurus KK untuk persyaratan anak mereka sekolah,” ujar Anggon.

Karena identitas kedua anak mereka belum dimasukkan dalam KK, Tts lantas ingin mengurusnya. Kepada istrinya, Tts mengabarkan bahwa KK tersebut belum selesai diurus.  “Suaminya juga menyampaikan bahwa KK tersebut sudah diurus dengan bantuan orang lain dan baru hari ini (Minggu pagi kemarin) akan menemui orang yang mengurus KK. Namun karena tadi pagi hujan, niat suaminya diurungkan,” jelas Anggon.

Mendengar penjelasan tersebut, korban marah-marah dan memecahkan piring ke lantai. “Setelah itu, korban langsung ke kamar yang berada di lantai dua,” sambung Anggon. Dua jam setelah cekcok tersebut, Tts kemudian memandikan anak bungsunya, Di mereka di dapur. Sementara saat hendak De, anak pertamanya ini tidak. Dia hanya mau dimandikan oleh ibunya.

 “Karena itu, si suami menyuruh anaknya ke lantai atas menemui ibunya,” cerita Anggon. Tts kemudian heran, anaknya tidak turun-turun bersama istrinya. Ketika dipanggil pun, tidak ada sahutan. Tts kemudian menyusul ke lantai atas.

Saat di atas, Tts mendapati pintu kamar yang dikunci dari dalam. Sementara di ventilasi, ada kain yang terikat.   “Karena pintu kamar tidak bisa dibuka, suami korban mendobraknya. Dia terkejut ketika melihat istrinya tergantung,” jelas Anggon.

Seketika itu, Tts langsung memotong kain yang menjerat leher istrinya menggunakan pisau. Berharap istrinya masih bernyawa. Namun takdir berkata lain, Jul tak bisa lagi diselamatkan. Mengetahui istrinya sudah tak bernyawa, Tts langsung histeris. Warga sekitar pun langsung berdatangan dan langsung menghubungi pihak kepolisian.

Kapolsek Sekadau, Iptu Masdar mengatakan, hasil pemeriksan awal pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.  “Tapi untuk lebih pastinya, kita sudah membawa jasad korban ke RSUD Sekadau untuk dilakukan visum,” tukas Masdar. (Abdu Sukri/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

Jumat, 09 Februari 2018 11:03

Ratusan Buruh Demo, Walikota dan Anggota DPRD Singkawang Terima Dibalik Pagar

SINGKAWANG- Ratusan buruh berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Rabu (7/2). Buruh-buruh…

Jumat, 09 Februari 2018 11:00

Warga Surabaya Dua Bulan Terlantar di Puskesmas Entikong

ENTIKONG- Hampir dua bulan, Ida Susilawati warga Surabaya, Jawa Timur terlantar di Puskesmas Entikong,…

Jumat, 09 Februari 2018 10:48

Perahu Terbalik Dihantam Gelombang, Satu Hilang

MELAWI- Dayang Konoi, seorang warga Desa Nanga Nuak, Kecamatan Ella Hilir tenggelam di Sungai Melawi,…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .