UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 17 Januari 2018 12:29
Setelah STIKES, Kini Pengurus Yarsi Laporkan Mantan Dosen

PROKAL.CO, PONTIANAK- Mantan dosen STIKES Yarsi Pontianak berinisial Rh kembali dilaporkan ke Mapolres ta Pontianak. Jika sebelumnya ia dilaporkan STIKES Yarsi, kemarin menyusul Pengurus Yarsi yang membuat laporan. Rh disebut-sebut telah mengklaim dirinya sebagai Ketua STIKES Yarsi Pontianak. Dia diduga membuat surat edaran palsu, penipuan serta menggelapkan dana registrasi dan daftar ulang mahasiswa. Ternyata,laporan tersebut tidak digubris pelaku. RH malah semakin melawan dimana ia akan menggelar pelantikan atas klaim jabatannya sebagai Ketua STIKES Yarsi Pontianak. Kabar pelantikan itu pun membuat Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI) Pontianak Berang. Karena menganggap pengakuan Rh sebagai Ketua STIKes Yarsi adalah ilegal.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Penasihat hukum Pengurus Yarsi Pontianak, Zainuddin H Abdulkadir mengatakan, berdasarkan surat keputusan Pengurus Yarsi pada 2 Juni 2017 lalu, Rh sudah resmi dipecat sebagai dosen. "Pemecetan itu karena perbuatannya sendiri yakni melawan hukum dan melanggar peraturan umum kepegawaian," katanya, Selasa (16/1) kepada sejumlah wartawan.

Sangat aneh jika yang bersangkutan setelah dipecat lalu mengaku sebagai Ketua STIKes Yarsi. "Bahkan kami mendapat kabar jika Rabu besok (hari ini, red), 17 Januari dia mau dilantik oleh orang yang juga mengaku-ngaku sebagai Ketua Pengurus Yarsi, bernama Yapandi," ucapnya.

Menurut dia, jelas bahwa Ketua STIKes Yarsi adalah Fachrurazi. Kemudian pengurus Yarsi yang sah diketuai Syakirman dan pembina yayasan adalah H. Rusliansyah Djurani Tolove. "Jadi ada ketua STIKes Yarsi, Seketaris, dan Ketua pengurus yayasan abal-abal. Mereka telah memalsukan surat, kop surat, stempel bahkan berani mengambil biaya registrasi dan daftar ulang mahasiswa dengan menggunakan rekening bank di luar rekening sah milik STIKes," terangnya.

Atas pencatutan dan pemalsuan dokumen yang dilakukan kelompok yang dianggapnya ilegal itu lanjut Zainuddin, pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ketua pengurus Yarsi abal-abal tersebut kepada pihak kepolisian. "Setelah kami dalami ternyata Yapandi yang mengaku sebagai ketua Pengurus Yarsi adalah Dewan Pendidikan Kalbar. Seharusnya memajukan, tetapi ini malah menghancurkan pendidikan," kesalnya.

Dia menerangkan, selama ini tidak ada perubahan kepengurusan yayasan dan telah menetapkan ketua STIKes Yarsi definitif. "Saya mengimbau kepada seluruh mahasiswa STIKes untuk tetap melakukan pembayaran di nomor rekening bank Kalbar sesuai dengan surat imbauan yang dikeluarkan Ketua STIKes Yarsi, fachrurazi," imbaunya.

Zainuddin meminta kepada seluruh mahasiswa yang telah menyetorkan uang registrasi dan daftar ulang ke nomor rekening Bank BRI yang dibuat Rh, untuk membuat laporan polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan. "Perbuatan para pelaku ini jelas sudah sangat merugikan dan harus diproses sesuai hukum," tegasnya.

Sementara itu, Yapandi yang dituduh mengaku sebagai Ketua Umum Pengurus Yarsi Pontianak yang akan melantik Rh sebagai Ketua STIKES Yarsi di salah satu hotel. Yapandi yang ditemui di Jalan Nusa Indah Kecamatan Pontianak Kota ini enggan berkomentar. "Sekarang saya tidak berkomentar. Besok saja setelah pelantikan Ketua STIKes Yarsi kami akan menggelar konfersi pers untuk menjelaskan semua permasalahannya," kata Yapandi yang juga merupakan dosen pasca sarjana IAIN Pontianak .

Dikonfirmasi terpisah, Kadiv Pelayanan Hukum Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Kalbar Toman Pasaribu, membenarkan adanya dua akta notaris perubahan susunan pengurus Yarsi Pontianak. "Dua-duanya sah, karena semua terdaftar," kata Toman.

Toman menyatakan, dualisme kepengurusan Yarsi Pontianak saat ini sedang diupayakan untuk islah. "Keduabelah pihak sudah kami mediasi. Intinya bagaimana mereka bisa bersatu dalam satu kepengurusan," ucapnya.

Kalaupun pada akhirnya proses mediasi tidak tercapai, maka silakan masing-masing pihak untuk menempuh jalur hukum. "Silakan gugat melalui pengadilan, baik secara tata usaha negara atau perdata," pungkasnya.

Informasi yang berhasil didapat Rakyat Kalbar sendiri, sekitar pukul 16.00 wib, bahwa pihak kepengurusan Yarsi yang dipimpin Syakirman dan pembina yayasan  H. Rusliansyah D. Tolove melalui penasehat hukum Zainuddin H. Abdulkadir sudah resmi melaporkan ke Mapolresta Pontianak. Di mana yang dilaporkan adalah Yapandi, Raihan dan dua orang lainnya yang diduga kuat kepengurusan ilegal di Yarsi maupun STIKES Yarsi Pontianak. (Achmad Mundzirin/rk)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…

Jumat, 21 September 2018 10:06
Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Kayong Utara

Warga Datang Berbondong-Bondong, Komitmen Buka Akses Jalan menuju Pontianak

PONTIANAK- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kayong Utara paling rendah di Kalbar. Padahal…

Sabtu, 15 September 2018 22:45
Penerimaan CPNS Khusus Penyandang Disabilitas

Pemkot Pontianak Siap Penuhi Kuota 2 Persen

PONTIANAK - Undang-Undang 8 Tahun 2016 menginsyaratkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Sabtu, 15 September 2018 13:13

Begini Cara Ubah Air Tanah Gambut Jadi Layak Pakai

Tong air pinguin warna oranye berdiri gagah di atas penyanggah. Di sisi kanan kirinya terdapat selang…

Sabtu, 15 September 2018 13:10

Ditinggal Sekolah, Kamar Dibengkas Teman Satu Kos

PONTIANAK- Ferdiansyah alias Ferdi, 25, dan Rudiansyah alias Iyan, 22, memang tega. Barang-barang Ayu…

Selasa, 11 September 2018 11:20
Hadiri Reuni Akbar SMA Santo Paulus ke 55

Midji Ngaku Masuk Kelas Ternakal, Pernah Diskorsing 2 Minggu

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji menghadiri reuni akbar SMA Santo Paulus Pontianak di Jalan Arif…

Selasa, 11 September 2018 09:51
Kick Off Meeting dan Ekspose Program ICCTF

YUK..!! Lindungi 20 Juta Hektare Lahan Gambut Indonesia

PONTIANAK- Kementerian PPN/Bappenas melalui satuan kerja (satker) Indonesia Climate Change Trust Fund…

Sabtu, 08 September 2018 10:41

MENGGILA..!! Kantor Polsek Diserang Babi, Tiang Bangunan Digali, Halaman Rusak

SEBANGKI- Masyarakat di Dusun Setaik, Desa Sebangki, Kabupaten Landak, diminta mengandangkan hewan peliharaannya.…

Senin, 03 September 2018 11:29

Kepala BPBD Ngomong Gini, Didemo oleh Warga

PONTIANAK- Puluhan orang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Dayak Kalimantan Barat menggelar aksi damai…

Senin, 03 September 2018 11:24

Kepergok Nyedot Solar, Pria Ini Ampun – Ampun

PONTIANAK- Anggota Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota menangkap FR karena tertangkap tangan mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .