UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 17 Januari 2018 12:28
Hasil Pemeriksaan BPK Kalbar atas Kerugian Negara
BANYAK..!! Ada 4.236 Temuan dan 9.649 Rekomendasi
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalbar menggelar kegiatan penyerahan hasil pemeriksaan atas pemantauan kerugian negara/daerah, Selasa (16/1). Kegiatan yang dilakukan di Kantor BPK Kalbar ini sekaligus menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan semester II tahun 2017.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kepala BPK RI Kalbar, Ida Sundari menuturkan, pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI ini mengacu pada UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan PengeloIaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Kemudian, UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan dan Peraturan BPK 2/2017 tentang Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI. Sesuai dengan Pasal 20 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK harus ditindaklanjuti selambat-Iambatnya selama enam puluh hari setelah LHP diterima.

"Klasifikasi Status Tindak Lanjut Rekomendasi terdiri atas empat status, yakni Status 1, Sesuai Rekomendasi Status 2, Belum Sesuai Rekomendasi Status 3, Belum ditindaklanjuti Status 4, Rekomendasi tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan yang sah," terangnya.

Sampai dengan semester II tahun 2017, BPK Kalbar telah menghasilkan 4.236 temuan dan 9.649 rekomendasi. Jumlah tersebut mengalami penambahan dari Hasil Pemeriksaan Kinerja dan PD'IT Semester II Tahun 2017 yang telah diserahkan pada 19 Desember 2017.

"Dari rekomendasi yang telah diberikan BPK tersebut, sebanyak 7.443 rekomendasi atau sebesar 77,14 persen tindak lanjut telah sesuai dengan rekomendasi. Jumlah rekomendasi ini meningkat sebesar 5,81 persen dari semester lalu," jelasnya.

Sebanyak 1.844 rekomendasi atau sebesar 19,11 persen tindak lanjut belum sesuai dengan rekomendasi atau terjadi penurunan sebesar 15,36 persen. Sebanyak 322 rekomendasi atau sebesar 3,34 persen rekomendasi belum ditindaklanjuti. Jumlah ini meningkat dari semester lalu sebanyak 158 rekomendasi atau sebesar 47,16 persen. Kemudian, sebanyak 40 rekomendasi tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan yang sah atau sebesar 0,41 persen dari total rekomendasi. Jumlah ini meningkat dari semester lalu atau sebesar 14,290 persen.

Dijelaskan dia, dalam setiap pertemuan pihaknya selalu mengingatkan agar Pemda melakukan input dalam SIPTL untuk tindak Ianjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang terbit di tahun 2017.

Saat ini baru 6 entitas yang datanya telah masuk  dalam SIPTL yakni Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Melawi, Kabupaten sanggau, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Mempawah. Namun masih terdapat beberapa kendala seperti adanya double input, tak adanya dokumen pendukung, serta tidak adanya validasi oleh pejabat inspektorat.

"Kami mengharapkan agar pihak inspektorat segera menginput dan memvalidasi data sehingga dapat diverifikasi oleh Tim BPK dan datanya agar discan secara lengkap," ungkap dia.

Mewakili Pemerintah Daerah, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menuturkan, akan mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik di pemerintahan Provinsi Kalbar, khususnya Pemerintah Kota Singkawang. "Kami Akan Berupaya meraih dan mempertahankan wajar tanpa pengecualian (WTP)," ujar dia.

Ia juga berharap kepada seluruh jajaran pemerintah daerah se-Kalbar agar semua rekomdasi dari BPK sebagai bahan perbaikan atas kinerja. Khususnya kinerja keuangan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota seluruh Kalbar.  (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

GILE CING..!! Sudah Tujuh Kali Dipenjara, Kucing Tak Jera Mencuri

PONTIANAK- Rudi Hartono alias Kucing, tidak berkutik ketika ditangkap polisi di Terminal Kampung Bali,…

Selasa, 13 Februari 2018 10:18
Operasi Panah Kapuas 2018

JOSS..!! Polisi Ciduk 258 Tersangka, 21 Penjahat Kakinya Jebol Ditembak

PONTIANAK- Pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian biasa…

Selasa, 13 Februari 2018 10:08

Tiga Pasangan Calon Pilwako Pontianak Semua dari Jalur Parpol

PONTIANAK- Satarudin-Alfian Aminardi, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan, serta Adrianto-Yandi ditetapkan sebagai…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:49

GILAAA..!!! 5 Ton Arak Disita Polisi

PONTIANAK- Rumah produksi minuman keras jenis arak putih di Jalan Meranti, Kecamatan Pontianak Kota…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:04

BKSDA Evakuasi Elang Bondol

PONTIANAK- Petugas dari gugus tugas Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar mengevakuasi seekor…

Senin, 29 Januari 2018 11:23

BOCOR..!! Speedboat Ini Nekat Berlayar

PONTIANAK- Speedboat Indo Kapuas yang berangkat dari Pelabuhan Kapuas Indah, Kota Pontianak tujuan Sukadana,…

Selasa, 23 Januari 2018 11:03

Gara-Gara Ini, Kartius-Pensong Gagal Bertarung di Pilgub

PONTIANAK-RK. Keinginan Kartius-Pensong menjadi konstestan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar…

Selasa, 23 Januari 2018 10:52

Sadar Hukum, Warga Seluas Serahkan Dua Senapan Lantak

PONTIANAK- Kesadaran Pilip warga Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, menyerahkan dua…

Rabu, 17 Januari 2018 12:38

AKHIRNYA…Bandara Supadio Tersemat Nama Kubu Raya

KUBU RAYA- Bandara Internasional Supadio saat ini namanya telah berubah. Jika sebelumnya melekat nama…

Senin, 08 Januari 2018 11:54

Midji-Norsan Duluan Daftar, Milton-Boyman Menyusul

PONTIANAK- Ketua KPU Kalimantan Barat, Umi Rifdiyawati mengatakan, berdasarkan surat resmi dari tim…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .