UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 10 Januari 2018 13:15
RASAKAN..!! Gay Diburu Polisi Kalbar
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK - Keberadaan komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Kalbar semakin mengancam. Meskipun para pelaku hanya beraktivitas di grup facebook (FB), namun postingan foto vulgar dan kalimat tak sopan yang menjurus ke pornografi itu dirasa sangat membahayakan.

Belakangan ini, masyarakat di sejumlah kabupaten/kota di Bumi Khatulistiwa ini diresahkan dengan aktivitas komunitas itu yang semakin menjadi di grup-gruf FB. Mereka terang-terangan menunjukkan identitas mereka. Gay terutama. Untuk itu, penuh harapan kepada kepolisian untuk membasmi komunitas ini.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kasubdit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Kalbar, AKBP Aries Aminullah menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam dengan aktivitas komunitas tersebut. Sebelumnya, sudah ada kasus komunitas gay yang diungkap. “Kami tidak tinggal diam dengan hal ini. Sebelumnya kami sudah mengungkap kasus gay. Bahkan ada beberapa grup gay yang sedang kami lakukan penyelidikan,” tegas Aries kepada Rakyat Kalbar, Senin (8/1).

Penyelidikan itu sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Termasuk terus memantau akun-akun FB yang pernah diungkap untuk mengantisipasi aktivitasnya hidup kembali. “Kita terus pantau, karena mengunggah konten terlarang itu tidak dibenarkan,” ucap mantan Kasat Reskrim Polresta Pontianak ini.

Dalam melakukan penyelidikan, dijelaskan Aries, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Biar begitu, dia optimis anggotanya dapat mengungkap aktivitas yang menjurus ke komunitas LGBT. “Apapun bentuk kontennya dan itu dilarang sesuai dengan UU ITE, dalam hal ini pornografi. Kami akan menindak tegas siapa pun pelakunya. Semua kami selidiki dan ungkap sampai tuntas,” tegasnya lagi.

Ia tak lupa mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan media social (Medsos) sebagaimana mestinya. “Banyak kategori tindak pidana yang terjadi di Medsos, salah satunya itu mengunggah atau memposting konten negatif. Itu tidak dibenarkan. Jadi para pengguna diharapkan jangan menyalahgunakan Medsos,” imbau Aries. (Zrn/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:56

Warga Sambas Tewas Diterkam Harimau

TEMBILAHAN  - M Amri (32) warga Sambas, Provinsi Kalimantan Barat…

Kamis, 23 Mei 2019 12:13

Siaga Dimana-mana, Tapi Sintang Aman dan Kondusif

SINTANG - Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi menanggapi terkait penetapan siaga…

Kamis, 23 Mei 2019 12:12

Demo Ricuh di Pontianak, Jaga Kalbar Tetap Aman

PONTINAKA- Demo di Kalbar Rabu (22/5) kemarin sempat terjadi kericuhan.…

Kamis, 23 Mei 2019 12:10

Pemilu 2019 Dianggap Paling Buruk

 PONTIANAK-. Orasi disampikan para orator dari Tugu Digulis Untan hingga…

Rabu, 22 Mei 2019 01:33

YA AMPUN..!! Ternyata Uang Jasa Tenaga Medis di RS Ini Belum Dibayarkan

SAMBAS- Uang jasa tenaga medis belum dibayar oleh manajemen  Rumah…

Senin, 20 Mei 2019 22:10

NAH KENAPA INI..?? 10 Pejabat Pemprov Kalbar Mundur

 PONTIANAK- Pembenahan sumber daya manusia (SDM) dilakukan Gubernur Kalbar, Sutarmidji…

Minggu, 19 Mei 2019 22:55

TNI Beraksi, Ikan Beku, Sosis dan Telur pun Disita

SANGGAU - Sedikitnya 180 kilogram daging ikan tuna beku yang…

Minggu, 19 Mei 2019 22:48

Ke Mabes TNI AU, Bupati Ingin Bandara Ini Jadi Bandara Perintis

SAMBAS- Pemkab Sambas menginginkan agar pengelolaan Bandara Liku Paloh ke depannya…

Minggu, 19 Mei 2019 22:43

Berharap Presiden Restui Provinsi Kapuas Raya

SANGGAU- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku Pemprov sudah…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:34
Prostitusi Online di Sintang Terbongkar

Mucikari Pernah dapat Orderan Pejabat, Short Time Rp1 Juta Hingga Rp3 Juta

SINTANG-  Praktik prostitusi online kembali terbongkar di Kabupaten Sintang. Kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*