UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 10 Januari 2018 13:12
Sutarmidji Layak Memimpin
JALAN KAKI. Usai Deklarasi rakyat Kalbar, Midji-Norsan didampingi istri berjalan kaki menuju KPU Kalbar untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023, Senin (8/1) pagi. Ocsya Ade CP-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Warna kuning, hijau, biru, oranye, dan putih, berbaur memadati halaman dan hall Pontianak Convention Center (PCC), Senin (8/1) pagi. Rakyat plus kader-kader partai politik pendukung Sutarmidji-Ria Norsan (Minor) rela berdesakan menunggu pasangan pemimpin Kalbar usungan mereka.

Sekitar pukul 09:00 WIB, Minor beserta istri masing-masing hadir di tengah-tengah kerumunan pendukung yang sudah menanti. Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar itu kompak.

Dilansir Rakyat Kalbar, Sutarmidji-Norsan mengenakan baju koko putih dan celana kain plus kopiah hitam. Para istri mereka pun tampak cantik dan berpakaian seragam. Mengenakan gamis biru dipadukan celana hitam dan kerudung serta selendang kuning. Pendukung di luar dan dalam hall PCC bersorak-sorai sembari mengibarkan bendera kecil menyambut kedatangan Minor. “Plok, plok, plok.., grrrr.. Midji-Norsan, Midji-Norsan..” Tepuk tangan para audience di PCC bercampur seruan nama mereka menyambut Wali Kota Pontianak dan Bupati Mempawah yang mendeklarasikan diri maju ke pemilihan gubernur (Pilgub) Kalbar 2018 itu. Atmosfer PCC sontak meriah.

Maman Abdurahman, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, mengapresiasi ribuan rakyat Kalbar yang hadir pagi itu. Ia menganggap Minor tokoh teladan.  “Ini titik awal masa depan Kalbar, kita bangun dengan semangat kebesaran jiwa, kita bangun dengan semangat menghancurkan ego kita. Selama ini, yang menjadi hambatan paling utama dalam membangun Kalbar adalah ego yang masih bersemayam dalam diri kita,” seru Maman dalam orasinya.

Ia mengklaim, demi masyarakat Kalbar, Partai Golkar akan memulai sebuah tradisi baru. Yang betul-betul bisa menyelaraskan nafas masyarakat Kalbar, agar mau berpikir bahwa kepentingan masyarakat di atas segalanya. Tidak berpikir pribadi untuk ambisi kelompok maupun haluan politiknya. Maman menyebut, tradisi itu mungkin tak lazim. Ia mengilas balik apa yang pernah disampaikan Norsan kepadanya.

"Man, demi kebaikan orang banyak, demi masyarakat Kalbar, saya siap jadi nomor dua,” tuturnya, menirukan ucapan Norsan.  Kata dia, Norsan menyampaikan bahwa Sutarmidji layak memimpin Kalbar kedepan. Dan, Norsan siap mendampinginya.

 “Kalbar harus berubah, Kalbar harus jadi milik kita semua, tidak hanya satu kelompok. Kalbar harus kembali kepada kiprahnya,” ujar Maman. Sambungnya, “Melalui deklarasi rakyat ini, saya menyampaikan bahwa proses penggabungan terhadap dua orang putra terbaik Kalbar ini bukan lah sebuah proses yang mudah. Namun saya meyakini bahwa semua proses yang dilalui dengan ketidakmudahan pasti nanti hasilnya akan baik".

Dari 171 Pilkada 2018, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, DPP Golkar memberikan target minimal 60 persen usungannya menang. Melihat animo masyarakat, trend survei, maupun tingkat kepuasan publik, akan pasangan Sutarmidji-Norsan, Maman yakin Golkar akan menghasilkan sejarah baru.

Ia sedikit membeberkan analisa basis suara Golkar untuk memenangkan Minor. Golkar, dikatakannya, sudah memegang Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Ketapang, dan Kubu Raya. Partai pengusung lainnya, lanjut Maman, Partai Nasdem akan meraup suara dari Sintang dan Melawi. Kemudian, meski terdapat masalah internal di PPP, ia meyakini bisa meraih suara signifikan dari Kabupaten Kapuas Hulu. 

"Kita bisa memenangkan pertarungan. Jadi insya Allah saya berharap kepada seluruh masyarakat Kalbar, ini sebuah momentum lima tahun sekali yang tidak akan terlewatkan. Oleh karena itu, mari memilih pemimpin yang betul, sesuai dengan objektifitas dan rasionalitas kita," tandas Maman.

Senada, Ketua DPW Partai Nasdem Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie. Ia bahkan dengan tegas menyatakan, Minor adalah pasangan baru pemimpin Kalbar, yang disebutnya sebagai gubernur rakyat. Buktinya, semua pendukung datang tanpa biaya.

"Dalam waktu dekat, kita buat surat dukungan pemekaran Kapuas Raya dari komisi lima," ujar anggota DPR RI itu. Bagi Ketua DPD Partai Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung, deklarasi yang digelar ini akan membuat  pasangan calon lainnya bungkam dan takut. Sebab, ia meyakini, kehadiran masyarakat di PCC bukan atas perintah siapapun, tapi berdasarkan hati nurani untuk mendukung gubernur dan wakil gubernur yang baru.

"Bukan dari kota Pontianak saja, tapi dari seluruh penjuru Kalbar hadir bersama kita pada pagi hari ini. Dengan kita bersama di sini, yakinlah, percayalah, bahwa Pilkada Kalbar 2018 pasti dimenangkan oleh Sutarmidji dan Ria Norsan," tegas Tanjung.

Ia mengajak seluruh masyarakat dari kota hingga desa untuk menyampaikan pesan bahwa pasangan ini adalah pasangan yang berbobot. “Wali Kota (Sutarmidji) dua periode. Kalau gubernurnya dua periode, wakilnya juga harus dua periode, kalau prestasi tidak usah ditanyakan lagi, di kantor itu sudah tidak mampu menampung piagam penghargaan yang diraih oleh bapak Sutarmidji,” paparnya.

Ditambahkan Tanjung, “Wakilnya juga luar biasa, salah satu yang pantas kita puji adalah gantengnya wakil gubernur yang akan kita usung". Kemudian, ia menyatakan, program kerja Minor sudah jelas. Tanjung mengaku mewakili masyarakat timur Kalbar, tepatnya Kabupaten Sintang. Mereka, kata dia, menunggu  janji-janji pemimpin sebelumnya yang akan memekarkan provinsi baru, Provinsi Kapuas Raya.

"Tapi, apa daya, kami masyarakat timur Kalbar sampai saat ini belum dimekarkan lagi. Hari ini, kami meyakini dan kami titip seluruh keinginan kami ini kepada Sutarmidji dan Ria Norsan," pungkasnya.

Sependapat dengannya, Ketua DPD PKB Kalbar, Mulyadi Tawik. Ia menuturkan, dengan jiwa membangunnya, Sutarmidji dan Ria Norsan harapan baru untuk Kalbar agar menjadi  lebih baik dan indah.

Mulyadi menyampaikan pesan Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang karib disapa Cak Imin kepada Minor, tim sukses dan simpatisan. Untuk menjaga keutuhan, kebersamaan dan persaudaraan. Pilkada segala tingkatan hanyalah proses demokrasi. "PKB berharap tidak ada intimidasi atau hal-hal mengatasnamakan Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Yang kita dorong adalah prestasi, program dan yakin calon kita adalah yang terbaik. Dalam perjalanan kampanye, kita jaga keutuhan. Kalbar ini miniatur Indonesia, hidup berbagai suku, agama, budaya dan sebagainya, namun tetap damai," jelasnya.

PKB menghargai pasangan lain yang muncul dalam kontestasi Pilgub Kalbar 2018. PKB tidak mempermasalahkan apakah yang berkompetisi dua pasangan, tiga pasangan, atau lebih. "Saya yakin calon-calon yang muncul adalah tokoh-tokoh terbaik yang akan dipilih masyarakat Kalbar. Khusus Midji-Norsan, dengan jiwa pembangunan yang dimiliki, saya nilai ini menjadi modal agar Kalbar tidak kalah dengan provinsi lain,” papar Mulyadi.

Ia berharap, selama berjalannya pesta demokrasi ini, tidak ada intimidasi mengatasnamakan agama dan suku dalam memilih. Seharusnya, kata Mulyadi, memilih dalam Pemilu didasari keyakinan akan kemampuan calon, yakni pengalaman, prestasi, dan keyakinan, bahwa pilihan masyarakat adalah yang terbaik.

"Dengan segenap sumber daya yang kita miliki dan bersama masyarakat Kalbar, kita akan memenangkan pasangan Midji- Norsan untuk gubernur Kalbar 2018-2023," tegas dia. Orasi disambung Ketua DPW PKS Kalbar, Arif Joni Prasetyo. PKS, kata dia, senantiasa berkoordinasi dengan seluruh partai pengusung, partai koalisi, dan partai pendukung, serta masyarakat Kalbar untuk bersama mengawal kemenangan Minor menuju pembangunan Kalbar baru. "Tentu saja kita memiliki strategi kemenangan sebagaimana yang telah disusun oleh tim pemenangan dimana PKS termasuk di dalamnya. Kita akan sosialisasikan kepada seluruh masyarakat Kalbar, door to door (dari pintu rumah ke pintu rumah lainnya) dan melalui kampanye yang mendidik. Dengan berdialog," paparnya.

Tambah Arif, “Masyarakat Kalbar memilih pasangan Midji-Norsan dengan alasan utama visi misi mereka untuk Kalbar". (Zainudin, Rizka Nanda/rk)

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 11:11

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

KUBU RAYA- Mengantisipasi penyakit pernafasan yang diakibatkan kabut asap yang semakin tebal di wilayah…

Rabu, 21 Februari 2018 11:08

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

JAKARTA- Kalbar menjadi satu daerah di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2018. Selain…

Rabu, 21 Februari 2018 11:06

DARURAT..!! Ada 182 Desa se Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

PONTIANAK- Maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengakibatkan kabut asap. Langkah tegas pun…

Senin, 19 Februari 2018 11:37

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

 Di Kabupaten Kubu Raya, Karhutla sudah berlangsung selama satu minggu di beberapa titik. Petugas…

Senin, 19 Februari 2018 11:36

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

MEMPAWAH- Darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini diperparah dengan tak adanya hujan.…

Senin, 19 Februari 2018 11:29

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

BOYAN TANJUNG - Sekitar dua pekan yang lalu, warga Dusun Karang Raya, Desa Boyan Tanjung, Kecamatan…

Senin, 19 Februari 2018 11:25

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

PONTIANAK- Pembangunan di Kalbar untuk sektor pariwisata berikut promosinya hanya sebuah kesia-siaan…

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:22

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

PUTUSSIBAU-. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun-Danau Sentarum (BBTNBKDS) menangkap empat warga.…

Jumat, 09 Februari 2018 11:13
Sudah Diintai Selama Sebulan

OTT Kepala BPN Sanggau, Minta Uang di Luar Ketentuan

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau Victor Simanjuntak (VS) yang ditetapkan sebagai…

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

Pilgub Kalbar Harus Damai

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

DARURAT..!! Ada 182 Desa se Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .