UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 10 Januari 2018 13:04
Pilkada, Polisi Kerahkan Ribuan Personel
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Pembukaan pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar di hari pertama mendapat pengamanan ketat kepolisian, Senin (8/1) di Kantor KPU Kalbar Jalan Subarkah. Tidak hanya menerjunkan banyak personel, pengamanan lebih ketat lagi pada pintu masuk.

Di halaman Kantor KPU Kalbar, telah disiapkan metal detektor. Setiap orang yang masuk, badan dan barang bawaan diperiksa. Tampak juga berapa kendaraan taktis yang disiapkan polisi. Pada pendaftaran ini Polri ingin memastikan penyelenggara Pemilu, peserta dan pendukung benar-benar mengikuti secara benar. “Sehingga masyarakat Kalbar yakin (Pilkada) dapat dilaksanakan dengan lancar, aman dan sukses," tegas Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono kepada wartawan saat meninjau proses pendaftaran Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur di KPU Kalbar, Senin (8/1) siang.

Untuk melancarkan proses Pilkada serentak ini, Polda Kalbar mengerahkan 2/3 kekuatannya atau sekitar 6.750  personel. Belum lagi ditambah dari unsur TNI dan Linmas. "Sehingga dari awal kita sudah mengawal pelaksanaan Pilkada ini, kita kawal sama-sama, termasuk rekan-rekan (media) dan masyarakat," ajak Kapolda.

Menurut Didi, proses pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk pembangunan Kalbar. Namun dia tidak menapik, di provinsi yang majemuk seperti Kalbar isu SARA bisa saja terjadi. Kendati begitu, rujukan sebelum-sebelumnya, Kapolda menilai Pilkada tahun ini akan berlangsung lebih baik lagi. "Saya rasa kita tidak usah memunculkan isu-isu itu. Kita tau sekarang ini sudah aman dan Pilkada sudah kesekian kalinya, tapi aman dan lancar," katanya.

Dalam hal ini kata dia, tidak usah memunculkan perbedaan-perbedaan. “Tujuan hanya satu yaitu membangun SDM dan SDA berdasarkan kemampuan dari leader (pemimpin) nanti,” ucapnya. Semua langkah-langkah antispasi menghadapi Pilkada serentak 2018 ini akan dilakukan. Mulai dari tim cyber, komposisi personel, serta cara bertindak. "Namun itu langkah antisipasi. Kalau itu sudah lancar dan aman, itu aja yang kita jaga kawal dan iring," ungkapnya.

Terkait Kamtibmas, Kapolda mengajak semua pihak mengawasi bersama-sama. Apabila ada oknum-oknum yang berupaya mengganggu proses berjalannya Pilkada, tentu saja ada langkah-langkah antispasi.  "Kita awasi bersama apabila oknum yang ingin mengganggu itu. Tapi saya rasa pada hakekatnya, aman itu kebutuhan dasar kita semua, manusia perseorangan," demikian Kapolda. (Ambrosius Junius, Andreas/rk)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 11:11

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

KUBU RAYA- Mengantisipasi penyakit pernafasan yang diakibatkan kabut asap yang semakin tebal di wilayah…

Rabu, 21 Februari 2018 11:08

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

JAKARTA- Kalbar menjadi satu daerah di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2018. Selain…

Rabu, 21 Februari 2018 11:06

DARURAT..!! Ada 182 Desa se Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

PONTIANAK- Maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengakibatkan kabut asap. Langkah tegas pun…

Senin, 19 Februari 2018 11:37

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

 Di Kabupaten Kubu Raya, Karhutla sudah berlangsung selama satu minggu di beberapa titik. Petugas…

Senin, 19 Februari 2018 11:36

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

MEMPAWAH- Darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini diperparah dengan tak adanya hujan.…

Senin, 19 Februari 2018 11:29

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

BOYAN TANJUNG - Sekitar dua pekan yang lalu, warga Dusun Karang Raya, Desa Boyan Tanjung, Kecamatan…

Senin, 19 Februari 2018 11:25

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

PONTIANAK- Pembangunan di Kalbar untuk sektor pariwisata berikut promosinya hanya sebuah kesia-siaan…

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:22

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

PUTUSSIBAU-. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun-Danau Sentarum (BBTNBKDS) menangkap empat warga.…

Jumat, 09 Februari 2018 11:13
Sudah Diintai Selama Sebulan

OTT Kepala BPN Sanggau, Minta Uang di Luar Ketentuan

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau Victor Simanjuntak (VS) yang ditetapkan sebagai…

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

Pilgub Kalbar Harus Damai

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

DARURAT..!! Ada 182 Desa se Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .