UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 10 Januari 2018 12:59
Kisah Minor Menjalani Tes Kesehatan di RSUD Soedarso
Ada Saja Kenalan yang Disapa Midji
ELUS BOCAH IMUT. Bakal calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji, tertarik dengan kelucuan seorang bocah dalam gendongan neneknya. Bocah itu dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi bibir sumbing di lantai 2 RSUD Soedarso, Pontianak, Selasa (9/1). Mohamad iQbaL-RK

PROKAL.CO, Puluhan orang terdiri dari tim sukses, petugas pengawas, aparat keamanan, serta awak media memadati selasar ruang medical check-up, RSUD Soedarso, Selasa (9/1) pagi. Pasalnya, sejumlah bakal pasangan calon kepala daerah akan memeriksakan kesehatannya di sana sesuai regulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ada cerita menarik seputar tes kesehatan tersebut.

Rizka Nanda, Zainudin, Pontianak

Diberitakan Rakyat Kalbar, bakal calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji, datang paling pagi. Lantai selasar menuju ruang medical check up terlihat baru saja dipel. Pukul 07.00 WIB, pria yang sangat menghargai waktu itu memang sudah tecogok (duduk-duduk) di ruangan pemeriksaan kesehatan tersebut.

Midji, karib Sutarmidji disapa, mempercayakan Muhammad Akip, mantan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, sebagai pendamping kesehatannya. Aturan KPU sangat jelas, yang tidak berkepentingan dilarang masuk, termasuk pewarta. Dan, peserta tes hanya boleh didampingi satu orang.

Selang sejam, Midji keluar. "Ngopi ngopi lok kalian, ini masih lama," ujarnya menyapa awak media, sambil berjalan menuju ruang pemeriksaan lainnya di lantai 2. Kontan, Wali Kota Pontianak dua periode itu dikejar para wartawan yang memang mulai ramai. Klik, klik, klik, suara tustel dioperasikan menggema dibarengi kilau cahaya blitz menemani perjalanan Midji ke lantai dua.

Mengenakan kemeja panjang biru tua, celana kain hitam, serta sepatu kets biru tua, dan berkaos kaki putih, ia dikawal ketat sekuriti rumah sakit dan petugas kepolisian. Di lantai dua RSUD Soedarso, Midji memasuki lorong dengan lebar lebih kurang 3 Meter.

Di lorong itu, ia harus memasuki satu-persatu  ruangan, diantaranya ruang audiogram, klinik THT, dan ruang refraksi. Tes berlangsung sekitar 20 menit. Setelah itu, Midji berjalan lagi menelusuri lorong lantai dua menuju pintu keluar. Kali ini untuk naik ke lantai 3, menjalani pemeriksaan gigi.

Perjalanan tes kesehatan Midji kerap terhenti. Ada saja kenalan yang dia sapa, yang tidak kenal pun sempat diajaknya bicara. Contohnya ketika hendak naik ke lantai 3. Midji menyempatkan diri menyapa staf rumah sakit dan masyarakat yang tengah menikmati pelayanan RSUD Soedarso.

Ia menyapa seorang perempuan yang tengah menggendong cucunya. Sepertinya, Midji tertarik dengan imutnya bocah lima bulan dalam gendongan kain tersebut. Ia berhenti berjalan dan bersalaman dengan si ibu yang belakangan diketahui bernama Jubaidah. Seorang warga Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Midji mengelus ubun-ubun bocah itu.

"Ini cucu saya, sakit bibir sumbing. Ini tahap pemulihan, sudah operasi," tutur Jubaidah. Timpal Midji, "Semoga cepat sembuh ya cucunya". Sebelum naik ke lantai tiga, janitor (pelayan kebersihan) rumah sakit sempat dipanggilnya. Ia mengenal mereka, yang salah satunya disebut Midji warga Pontianak Barat.

Usai pemeriksaan gigi di lantai 3, Midji harus kembali ke ruang medical check up di lantai satu. Di selasar lantai dasar itu, ia bertemu dengan Ruana Gono. Seorang pasien berusia 60 tahun yang didampingi anaknya, Helen Setyana. Seruan histeris keluar dari mulut Ruana ketika melihat Midji.  "Bapak Sutarmidji !!! bapak Sutarmidji rupanya," seru Ruana.

Midji segera menyalaminya dan bertanya penyakit apa yang sedang diidap. Rupanya, Ruana sedang menjalani fisioterapi selama 8 bulan.  "Pakai BPJS gak?" tanya Midji.  "Pakai pak," jawab Ruana riang, mungkin hepi Sang Wali Kota mengenalinya.  "Saya doakan supaya nyaman terapinya, cepat sembuh," tutur Midji.

Setelah bakal calon gubernur itu berlalu, Ruana menyatakan dirinya kenal Midji sejak lama. Ia berharap, jika Midji jadi Gubernur bisa membangun perumahan untuk warga Tionghoa yang kurang mampu seperti dirinya. Setibanya kembali di ruangan medical check-up, tampak pasangannya Midji, Ria Norsan sudah duduk menanti. Ia telah menjalani tes kesehatan serupa di ruangan itu. Pendamping kesehatan Norsan adalah Prabasa Anantatur, Sekretaris DPD Golkar Kalbar.

Norsan terlihat rileks. Ketua DPD Golkar Kalbar itu mengenakan kaos berkerah putih dengan motif lingkaran biru di bagian dada, celana hitam, topi merah, dan sepatu kets ala anak muda merah maroon.

Sesi wawancara dadakan pun diadakan di ruangan tersebut. Kepada awak media, Midji mengaku tes kesehatan bagi dirinya dan Norsan berjalan lancar. Dengan pelayanan yang cepat. Untuk ketersediaan alat pun sudah lengkap, tes hanya memakan waktu dua setengah jam. "Sama seperti tempat lain, semuanya bisa selesai sebelum tiga jam. Hasilnya nanti dokter yang melapor ke KPU. Insya Allah berjalan lancar," tuturnya.

Dari semua rangkaian tes yang ia jalani, Midji sedikit was-was dengan pemeriksaan urine. "Yang paling saya takut itu kan cek narkoba, kita kan memang tidak, tapi kita takut karena makan di mana-mana. Tapi saya tidak merokok, kalau itu negatif, alhamdulillah," paparnya.

Sebelum tes kesehatan tersebut, ia menyatakan sudah pernah melakukan 18 kali tes kesehatan dalam rentang waktu 8 bulan sekali. Dengan hasil baik. Meski begitu, ia menyebut setahun belakangan ini belum melakukan satu kali tes kesehatan pun.

"Semuanya dicek, selanjutnya tes psikologi. Saya sudah mempersiapkan diri. Yang paling susah itu melengkapi berkas syarat pencalonan, tiga hari tidak tidur. Kalau ini cuma tes fisik," beber Midji.

Imbuh dia, "Supaya sehat, tipsnya itu setiap hari Sabtu dan Minggu, saya upayakan bisa ke lapangan untuk berjalan kaki". Memang, nafasnya tetap teratur meski harus bolak-balik lantai 1-3 di RSUD Soedarso tersebut. Menghadapi pesta demokrasi yang sudah di depan mata, ia berharap berjalan damai. Semua calon menjual program dalam kampanye masing-masing ke masyarakat.

"Jangan dikonotasikan berlawanan, kan presiden sudah bilang jual prestasi. Saya ada 216 prestasi, jual program saja, saya siap lahir batin," tegas Midji.

Senada, Ria Norsan. Bupati Mempawah dua periode ini juga menyatakan tes kesehatan yang telah dilaluinya berjalan lancar. Tokh, ia rutin tes kesehatan setahun sekali.  "Saya dari kemarin puasa, tidak ada masalah, kan tidak makan saja, minum air boleh. Kita yang penting istirahat cukup dan olahraga teratur, dan santai aja," jelasnya.

Sesuai dengan aturan pemeriksaan kesehatan, para calon kepala daerah hadir pukul 07.00 WIB. Setelahnya melakukan briefieng, melakukan USG, tes gula darah, pemeriksaan urine, dilanjutkan dengan sarapan pagi.

"Kemudian lanjut pemeriksaan dengan dokter spesialis, dan setelah itu bersama-sama melakukan pemeriksaan psikologis," terang dr. Ivan Lumbuan Toruan, Ketua Tim Pengawas Chek-up Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah.

Ivan menjelaskan, menurut petunjuk teknis dari KPU, dua hal yang menjadi perhatian khusus dan menjadi sebab terbesar yang menyebabkan bakal pasangan calon gagal dalam tes kesehatan adalah disabilitas medis jasmani dan rohani. "Jadi, mereka tidak boleh mengalami dua hal itu. Hasilnya rahasia, harus kita serahkan ke KPU dulu, baru diumumkan," ungkapnya.

Untuk mendapatkan hasil tes, dibutuhkan waktu seminggu. "Kemudian satu hari kedepan ada rapat pleno para dokter pemeriksa," pungkas Ivan. (rk)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 13:47

Tangkap Tukang Palak di Perbatasan, Bupati Puji Polisi

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Jumat, 15 Juni 2018 13:46

Palak Sopir di Border Aruk, Tiga Warga Setempat Diciduk

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Selasa, 12 Juni 2018 15:03

Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati

PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:02

Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio

PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:57

ADUH..!! Wanita Cantik asal Sekadau dan Anaknya Hilang

SEKADAU-. Kornelius S (59), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:55
Tradisi Sambut Lebaran, Pontianak Siap-siap Menggelegar

‘Perang’ Kian Dekat, Pinggir Kapuas Siagakan 295 Meriam

Festival meriam karbit diselenggarakan 15 - 16 Juni 2018. Permainan tradisional Kota Pontianak ini digelar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…

Rabu, 06 Juni 2018 14:29

Banjir Masih Menerjang Melawi, Perekonomian Semakin Terpuruk

MELAWI - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi. Khususnya yang berada di pesisir…

Rabu, 06 Juni 2018 14:27
14 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap

APA MAKSUD..!!?? Lihat Petugas, Nelayan Vietnam Bakar Kapalnya

PONTIANAK- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .