UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 02 Januari 2018 10:13
Pesan Jokowi, Pilkada Serentak Harus Damai
Joko Widodo

PROKAL.CO, Ketika berkunjung ke Kota Pontianak baru-baru ini, Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar melaksanakan Pilkada serentak dengan baik dan damai.  “Silahkan pilih kandidat terbaik setelah itu rukun kembali. Negara kita ini majemuk dengan beraneka macam suku, jangan karena Pilkada persaudaraan kita menjadi tidak bersatu, jangan," pesannya.

Jokowi mengingatkan, bahwa bumi pertiwi memiliki 714 suku. Artinya, bahwa Indonesia adalah negara besar. Oleh karenanya, dirinya mengimbau masyarakat memilih sesuai dengan aturan yang berlaku. "Saya bertanya ke Singapura, mereka memiliki 4 suku, Afganistan 14 dan kita 714 suku. Silahkan memilih, setelah itu rukun kembali jangan saat kampanye saling menjelekkan, mencemooh, kita lupa bahwa kita bersaudara setanah air. Sering kita lupa saat kampanye sementara persatuan harus kita rawat dan pelihara jangan gara gara pesta demokrasi lima tahun sekali kita melakukan kesalahan besar," paparnya.

Terlalu besar pengorbanan Indonesia jika hanya karena Pilkada, masyarakat lantas tidak menjaga suasana kondusif. "Kalau kita tidak harmonis, silahkan adu program adu prestasi adu rencana yang baik untuk kawasannya, tetapi setelah itu kita kembali bersatu," tutur Jokowi.

Senada, Gubernur Kalbar Cornelis mengatakan, selain pemilihan gubernur, ada lima kabupaten/kota yang menggelar Pilkada serentak di Kalbar. Yaitu, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Kayong Utara. Oleh karena itu Cornelis berpesan kepada masyarakat Kalbar untuk bisa menggunakan hak pilih dan memilih sesuai dengan porsi masing-masing. “Harus tetap fokus pada tugas tanggungjawab masing-masing,” ujar Cornelis, Senin (1/1).

Cornelis juga berharap kepada simpatisan dan anggota Parpol agar bisa bertindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. “Biarkan mereka yang berwenang mengurus Pilkada ini bekerja. Kita harus tetap fokus dengan tugas masing-masing. Jangan aneh-aneh,” tegasnya.

Untuk mengawal lancarnya Pilkada serentak 2018. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Rosaria Niken Widyastuti mengatakan, sampai dengan Oktober 2017 lalu lebih dari 600 ribu akun maupun portal internet yang memuat konten negatif telah diblokir Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi. "Konten negatif itu seperti fornografi, ujaran kebencian, penipuan, perjudian dan lain-lain," ujarnya di Pontianak, kemarin.

Dikatakannya, tahun 2016, Kemenkominfo telah menutup hampir 8 ribu akun atau portal yang memuat hal-hal negatif. Selain memblokir konten negatif dan ujaran kebencian, Kemenkominfo juga bertugas melakukan literasi media kepada masyarakat. Karena untuk literasi media sosial, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sehingga pihaknya menggandeng berbagai organisasi keagamaan seperti MUI, KWI, PII, Walubi PHDI.

Kominfo  juga bekerja sama dengan 100 perguruan tinggi, mengadakan workhsop bagi mahasiswa. Kemudian bekerjasama dengan nitizen. "Ini merupakan upaya kami untuk mengeliminasi atau mengurangi bahkan menghikangkan hoaks dimedia sosial," pungkasnya. (Zainudin, Andreas, Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:44

Terpantau 427 Titik Panas, Kalbar (Masih) Siaga Karhutla

PONTIANAK- Kabut asap semakin menyelimuti Kota Pontianak, terutama sore dan malam hari. Udara akibat…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:38

WASPADA..!! Malaysia Timur Dilanda Wabah Flu Burung, Entikong Perketat Masuknya Unggas

SANGGAU- Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia melarang masuknya unggas segar dan olahan dari…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:26

Regulasi Hambat BBM Nelayan

PONTIANAK- Pengaturan bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan diatur dalam Undang-Undang Nomor 7…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .