UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 30 Desember 2017 12:03
Ini Dia, Pihak yang Akan Awasi Pilkada Menyimpang

PROKAL.CO,  Jelang pilkada serentak 2018 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalbar akan memantau isu-isu menyimpang yang beredar di seluruh media sosial melalui Command Centre. Kominfo akan langsung menindaklanjutinya dengan mengirimkan pesan singkat di handpone yang digunakan seluruh masyarakat Kalbar.

"Jika ada isu-isu yang berkaitan dengan Pilkada seperti adu domba dan macam-macam, nanti akan kita proteksi melalui SMS broadcast," ujar Kepala Diskominfo Kalbar Anthony Sebastian Runtu Anthony, seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Anthony menuturkan, pihaknya memiliki tenaga ahli secara khusus untuk operator yang menangani Command Centre. Kemudian SMS broadcast itu bisa disebar kepada masyarakat hingga puluhan ribu  yang menggunakan seluler. "Sistem bekerja secara 24 jam. Informasi negatif maupun positif di seluruh media sosial akan terdata atau tercatat," jelas Anthony.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar MS Budi mengataklan, informasi yang beredar di Medsos tidak semuanya bernilai positif bagi masyarakat. Tidak jarang informasi yang disebarkan tersebut bersifat menyesatkan, adu domba dan hoax. Di momen Pilkada serentaak 2018 ini diakui intensitas informasi Medsos kian meningkat.

"Saya kira ini hal wajar sebagai mekanisme rekrutmen politik lima tahunan yang mesti dinikmati bersama sebagai sebuah pesta yang diminati. Untuk pesta yang diminati, kita harus sajikan informasi berkualitas baik dalam konteks politik dan kepentingan orang banyak," terangnya.

Menurutnya, masa Pilkada ini menjadi tantangan pihaknya guna mengajukan informasi yang layak dan memiliki nilai inspirasi publik. Pasalnya, tidak semua orang memiliki kemampuan dan kekuatan untuk produksi informasi berkualitas di Medsos.

"Bersama KPU dan Bawaslu, KPID Kalbar menjadi satu bagian yang juga terlibat dalam rangka mengawasi lalu lintas informasi. Baik menyangkut informasi seputar Pemilukada, maupun waktu khusus yang disediakan pada saat iklan layanan kampanye," tuturnya.

Budi menuturkan, pengawasan kampanye dilakukan kepada seluruh media massa baik televisi dan radio yang dinikmati publik melalui penyiaran pada jangka waktu 14 hari sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). "Waktu masih lama, akan tetapi kita sudah bersiap dari sekarang. Walaupun tanggal 27 Juni 2018 itu pencoblosan," katanya.

Dikatakannya, pasangan calon tidak bisa lakukan interaksi langsung bersama lembaga penyiaran untuk melakukan kontrak komersial. Namun, hanya antara KPU dan lembaga penyiaran. Dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017, secara umum KPU juga mengatur hal sesuai Undang-Undang (UU) Pers. Kode etik di lembaga penyiaran, kode etik di media cetak, maupun hal menyangkut isi berita yang ditampilkan diatur dalam pedoman pra penyiaran dan standar program siaran.

"Baik menyangkut SARA, apa yang penting untuk dihadirkan di ruang publik. Lalu, tidak menyinggung urusan pribadi seseorang, komunitas adat dan kebudayaan tertentu. Serta harus masuk kategori informasi sesuai UU Pers," jelasnya.

Lembaga penyiaran tidak bisa melepaskan diri untuk menyajikan berita yang levelnya setara atau lebih baik dari apa yang diusung media cetak dan elektronik. Ia mengatakan media cetak dan penyiaran harus bersama-sama melawan informasi tidak benar atau hoax yang beredar di masyarakat.

"Kami yakin dan percaya teman media dengan pendekatan dan program yang dibangun dan dikembangkan selama ini menjadikan kode etik yang diusung dan digawangi dewan pers. Kami KPID sejalan dan mendukung komitmen teman media untuk kode etik," harapnya.

Seyogyanya kata dia, media mainstream harus menjadi jalan keluar dari kepentingan publik untuk melawan Medsos yang sebagian melahirkan informasi tidak penting serta tidak berguna bagi kemajuan daerah dan bangsa. Dia pun menyambut baik adanya Command Centre yang diinisiasi Pemprov melalui Diskominfo Kalbar. Ia merasa hal itu bisa menjawab kebutuhan untuk melihat sejauh mana perkembangan informasi yang beredar di ruang publik. "Apakah menguntungkan dari sisi tujuan negara dan daerah. Apakah bersesuaian juga dengan tujuan masyarakat," pungkas Budi.  (Rizka Nanda, Zainudin/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 13:31

Satlantas Polresta Gelar Patroli Subuh Antisipasi Balap Liar

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, Polresta Pontianak terus melakukan patroli subuh selama Ramadan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:30

Kapolda: Jika Ada Orang Asing, Wajib Ditanya!

PONTIANAK- Meningkatnya gangguan Kamtibmas yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, kepolisian mengimbau…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:29

Lubang Jalan Dekat Jembatan Landak Bikin Macet, Ini yang Dilakukan Polisi

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, jalan di dekat jembatan Landak Jalan Sultan Hamid II Kelurahan…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:35

BKSDA Evakuasi Orang Utan Lepas

PONTIANAK-. Tim Rescue Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar mengevakuasi…

Selasa, 15 Mei 2018 12:04

KERACUNAN..!! Tiga Pencari Karat Besi Tak Bernyawa

PONTIANAK- Diduga menghirup gas beracun dan kekurangan oksigen, tiga pekerja pencari karat besi ditemukan…

Selasa, 15 Mei 2018 10:41
Operasi Pekat Sabhara Polresta Pontianak

WOW..!! Satu Truk Pasangan Mesum Diamankan

PONTIANAK- "Saya tidak ngapa-ngapain. Dia ini Abang angkat saya," kata Melati kepada petugas, Senin…

Sabtu, 12 Mei 2018 23:31

Bocah Curi Mangga, Ditempeleng Satpam, Keluarga Pelaku Datangi Polsek

PONTIANAK- Belasan warga mendatangi Polsek Pontianak Barat, Jumat (11/5) sekira pukul 14.00 Wib. Kedatangan…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:42
Kisah Perseteruan Bambang Widiyanto dan Jhoni

Berawal Sindiran di Media Sosial, Berujung Saling Lapor ke Polisi

Saling lapor ke Polda Kalbar terjadi antara Suriansyah alias Jhoni dengan Bambang Widiyanto (BW), Senin…

Selasa, 08 Mei 2018 12:17

Gara-Gara Ini, Kepala Dinas Harus Lembur Sabtu-Minggu

PONTIANAK- Cerita di balik pesta demokrasi tahun ini tak hanya soal visi misi pasangan calon (paslon).…

Selasa, 08 Mei 2018 12:07

HEROIK..!! Hindari Pengendara Motor yang Jatuh, Pikap Pilih Nyungsep ke Parit

PONTIANAK- Pikap masuk parit tengah pembatas Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (7/5).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .