UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 23 Desember 2017 14:36
Ketika Buaya “Bertamu” ke Rumah Warga
Warga Khawatir, Pawang Bilang Ngga Makan Orang
DINAIKI BUAYA. Warga Boyan, Desa Sejegi, Mempawah Timur, Hajani menunjukkan pelataran rumah yang dinaiki buaya muara seukuran 3 meter, Jumat (22/12). Ari Sandy-RK

PROKAL.CO, Dari sejumlah literatur, buaya memang harus berjemur untuk mengatur suhu badannya agar tetap stabil dan bisa beradaptasi dengan temperatur sekitarnya.  Tapi, kadang-kadang tempat dia berjemur bisa bikin jantungan. Di halaman belakang rumah Anda, misalnya.

Ari Sandy, Mempawah

Seperti yang dialami Sedek, seorang warga Jl. Boyan, Desa Sejegi, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah. Jumat siang (22/12), rumah pria 64 tahun itu dinaiki hewan melata tersebut. Kediaman Sedek memang bersinggungan langsung dengan aliran Sungai Mempawah.

“Awalnya saya tak mengetahui, karena waktu ia naik (ke belakang rumah,red) pada waktu salat jumat,” ungkapnya kepada Rakyat Kalbar. Sedek menyebut panjang buaya itu sekitar 3 meter. Ketika ditemukan, telah menaiki selasar teras belakang rumahnya. Bahkan, hampir masuk dapurnya.

“Selama ini buaya-buaya di sungai tak pernah naik rumah, mungkin ini karena air pasang laut, makanya buaya tersebut naik ke atas,” tutur dia. Ia menyatakan sering melihat buaya-buaya di aliran sungai tersebut. Namun tidak pernah menghampiri rumah warga yang berada di tepi sungai.  “Di sini tak jauh dari lubuk buaya, nama tempat, daerah habitatnya,” ucap Sedek.

Atas peristiwa tersebut, ia khawatir buaya-buaya akan kembali mendatangi rumah warga. Di seputaran tepi sungai itu banyak anak-anak yang hilir mudik bermain. “Rata-rata kita warga mandi ke sungai, sekarang kita tidak berani mandi di sungai dengan berenang, tapi menggunakan gayung saja,” jelasnya.

Warga lainnya, Hajani, yang mendengar timbulnya buaya sontak mendatangi rumah Sedek. Bersama sejumlah penduduk setempat. Ia mengiyakan bahwa buaya-buaya sangat jarang menaiki rumah warga. Hanya sesekali, kata dia, bermain di kolong rumah warga yang berada di pinggiran sungai.

“Kita khawatir buaya tersebut masuk ke rumah, karena kalau air pasang, di rumah bisa masuk air bahkan pernah sampai 50 cm alias selutut orang dewasa,” ungkap pria 37 tahun itu. Ia menambahkan, buaya di lingkungan tersebut sering memangsa ternak warga, seperti bebek yang kerap dilepas di dekat sungai. “Di daerah sini, mereka sering menimbulkan diri, yang tadi itu hampir 3 meter, perutnya gemuk, dan itu mungkin induknya,” pungkas Hajani.

Dihubungi terpisah, seorang pawang buaya Mempawah, Pendi menyebut, setiap air pasang laut, memang buaya kerap berkeliaran. Keluar dari habitatnya.  “Bulan 12 sekarang kalau air kembang laut memang buaya berkeluaran dari sarangnya, itu sudah biasa kalau musim ini,” ujarnya. Imbuh Pendi, “Insya Allah, tidak akan memangsa warga, mereka hanya keluar karena air pasang saja”.

Saat disinggung mengenai terganggunya habitat buaya, ia membantah. Sebab, habitat buaya yang ada di Mempawah masih terjaga dengan asri. “Kalau mau melihat buaya sering muncul, coba silakan main-main ke Kampung Tengah, di sana sering buaya bermain,” pungkasnya. (*)

 

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:39

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

MELAWI- Memasuki bulan kedua 2018 harga jual karet masih sangat rendah. Apalagi harga jual yang tidak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:27

Lagi-Lagi BKSDA Sita Orangutan Peliharaan Warga

PONTIANAK- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar sita seekor anak Orangutan peliharaan warga…

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

Jumat, 09 Februari 2018 11:03

Ratusan Buruh Demo, Walikota dan Anggota DPRD Singkawang Terima Dibalik Pagar

SINGKAWANG- Ratusan buruh berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Rabu (7/2). Buruh-buruh…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

ASTAGA..!! Warga Transmigrasi Pulau Maya Konsumsi Air Parit

BAHAYA..!! Buaya Juga Sering Muncul di Sungai Singkawang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .