UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 18 Desember 2017 10:55
Ke Sambas, Wisatawan Asing Habiskan Rp40 Juta
WISMAN. Wisatawan asal berunai Darussalam saat mengunjungi Kampung Tenun di Dusun Semberang Desa Sumber Harapan, Kabupaten Sambas. Senin (11/12). Sairi/RK.

PROKAL.CO, SAMBAS-  Masuk dari pintu perbatasan negara, PLBN di Aruk. 47 wisatawan mancanegara (wisman) asal Brunai Darussalam tiba Istana Alwazikhoebillah Sambas, Senin (11/12). Mereka yang umumnya berwisata untuk mengisi liburan di akhir tahun sengaja memilih kabupaten paling utara Provinsi Kalbar ini karena penasaran dengan khazanah yang terkandung.

 “Kedatangan mereka ke Sambas berniat mengunjungi istana Alwazikhoebillah Sambas. Bagi masyarakat Berunai mereka sangat menunjung tinggi nilai-nilai kerajaan termasuk kerajaan yang ada di Sambas yang masih berdiri kokoh,” kata Aldes, perwakilan tim Asosiasi Bussines Deplopment Service Indonesia (ABDSI) Korda Sambas, Kamis (14/12).

Dilansir Rakyat Kalbar, Aldes mengungkapkan, bersama Persatuan Orang Melayu (POM) Kabupaten Sambas, ABDSI Korda Sambas mendapat kesepatan menjadi tour guide bagi para wisman tersebut.   “Sesuai dengan tujuan dibentuknya ABDSI adalah sebagai konsultan UMKM.  Tidak hanya kerja sama ABDSI dan POM Sambas, kita juga  mengandeng pihak Istana Alwazikhoebillah Sambas dalam mengsukseskan kunjungan ini,” ujarnya.

Selayaknya tamu yang menghormati tuan rumah, para wisman asal Brunai ini pun disambut hangat oleh pihak istana. Mereka sudah dibuat takjub, dimulai dengan sambutan tarian khas Melayu dan penampilan Silat Anak Muda Sambas di halamana Istana.

Setelah itu, wisatawan diajak berkeliling Istana Alwazikhoebillah untuk melihat-lihat baik bangunan maupun koleksi yang dimiliki kerajaan. Tak hanya itu, para wisman juga diajak menikmati wisata air menggukan perahu motor menelusuri Sungai Sambas untuk mengunjungi galeri UMKM kain tenun khas Sambas di Dusun Semberang Desa Sumber Harapan Kecamatan Sambas.

Disampaikan Aldes, semua wisman yang datang memang baru kali ini berkunjung ke Sambas. Sebelumnya mereka sering ke Kalbar, hanya saja tujuan mereka banyak yang ke Pontianak dan Singkawang, padahal sejak lama niat mereka ingin ke Kota Sambas. 

 “Karena terkendala akses jalan yang terlalu jauh untuk menuju Sambas jadi mereka mengurungkan niat untuk berlibur ke kota sambas pada masa lalu. Sebelum melalui PLBN Aruk, wisman masuk dari arah Entikong (Kabupaten Sanggau), dan terlalu jauh jaraknya ketika hendak berwisata ke Sambas,” terangnya.

Aldes mengungkapkan, kedatangan wisman ini patut disyukuri oleh masyarakat Sambas. Selain guna memperkenalkan khazanah atau kekayaan kebudayaan yang ada secara luas. Hal itu secara otomatis pula berdampak pada sisi ekonomi masyarakat setempat. Dari kedatangan wisman ke Sambas kemarin, disampaikan Aldes, uang yang dihabiskan mereka untuk membeli oleh-oleh produk UMKM saja sekitar Rp40 juta-an.

 “Ini baru sekali berkunjung, coba saja kalau setiap hari ada yang berkunjung ke Sambas, berapa uang yang masuk ke Kota Sambas. Ini artinya merupakan peluang besar bagi masyarakat Sambas khususnya para pelaku UMKM dan merupakan peluang yang harus dilirik dan dijadikan salah satu fokus Pemerintahan Sambas dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakatnya,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan POM Kabupaten Sambas, Lukman menyampaikan, kedatangan para wisman tersebut tidak terlepas dari kemudahan akses yang ada saat ini. Dengan telah dibukanya Border Aruk, mempercepat perekonomi Sambas maju pesat, ditengah arus MEA saat ini.  “Inilah yang dimaksudkan salah satu keinginan dari presiden RI saat meresmikan Border Aruk, dimana poin pentingnya adalah bisa manfaatkan peluang bisnis seluas-luasnya. Dengan dibukanya Border Aruk, bukan hanya tempat keluar masuk TKI saja, melainkan ini merupakan pintu masuk bagi peluang bisnis yang dapat meningkatkan ekonomi dan nilai jual Kabupaten Sambas ke mancanegara,” terangnya.

Dan kunjungan 47 wisman ini menurutnya bisa menjadi titik awal bagi kemajuan daerah Kabupaten Sambas. “Yang pastinya ABDSI dan POM dan lembaga-lembaga lain siap bersinergi dengan pemerintah untuk bekerja sama supaya Kabupaten Sambas bisa bersaing dalam hal wisata,” tuturnya.

Selain itu, Lukman juga mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Sambas bisa memformulasikan peluang yang ada ini secara baik, khususnya dalam arah kebijakan, agar Sambas masuk menjadi pertimbangan penting bagi dunia sebagai salah satu daftar wisata yang wajib dikunjungi para wisman.

 “Ada beberapa  hal yang perlu diperbaiki, seperti memperlebar jembatan dan jalan-jalan supaya bis wisatwan bisa leluasa masuk, hal ini langsung disampaikan wisatawan kepada saya,” terangnya.

Selain itu, pemerintah setempat diharapkan serius dalam menata Kota Sambas lebih baik lagi, yang berorientasi pada kota wisata.  “Sambas  menjadi kota wisata, menjadi tujuan utama wisata mananegara, karena hal ini merupakan salah satu upaya peran pemerintah dalam mendongkrak perekonomian masyrakat Sambas agar semakin meningkat,” ujarnya. (Sai/rk)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:39

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

MELAWI- Memasuki bulan kedua 2018 harga jual karet masih sangat rendah. Apalagi harga jual yang tidak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:27

Lagi-Lagi BKSDA Sita Orangutan Peliharaan Warga

PONTIANAK- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar sita seekor anak Orangutan peliharaan warga…

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

Jumat, 09 Februari 2018 11:03

Ratusan Buruh Demo, Walikota dan Anggota DPRD Singkawang Terima Dibalik Pagar

SINGKAWANG- Ratusan buruh berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Rabu (7/2). Buruh-buruh…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

ASTAGA..!! Warga Transmigrasi Pulau Maya Konsumsi Air Parit

BAHAYA..!! Buaya Juga Sering Muncul di Sungai Singkawang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .