UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Senin, 18 Desember 2017 10:50
INI LOH..!! Bukti Kalbar Masih Marak Pembalakan Liar

Polda Sita 100 Batang Kayu Ilegal di Sawmill Sanggau

KAYU ILEGAL. Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Kalbar saat menggerebek salah satu sawmill di Dusun Setanjak Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau, Rabu (13/12). Polda for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, PONTIANAK- Polisi semakin gencar menangkap pelaku pembalakan liar di wilayah Kalbar. Mulai November 2017 hingga kini setidaknya sudah ada empat pengungkapan yang dilakukan petugas kepolisian. Pengungkapan tidak hanya dilakukan Polres, tapi juga Polda Kalbar hingga Bareskrim Polri.

Diberitakan Rakyat Kalbar, terbaru Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar menggerebek sawmill di Dusun Setanjak Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau yang digerebek, Rabu (13/12). Petugas menemukan sedikitnya 100 batang kayu Meranti berbagai ukuran di sawmill milik DK alias Kris ini. Penggerbekan berawal dari informasi yang diberikan masyarakat serta penyelidikan yang dilakukan Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar. "Ketika anggota menggerebek di sana, menemukan kayu-kayu Meranti yang diduga merupakan hasil pembalakan liar," kata Dir Reskrimsus Polda Kalbar AKBP Mahyudi Nazriansyah melalui press release yang diterima Rakyat Kalbar, Kamis (14/12).

Menurut Mahyudi, dugaan itu muncul ketika pihaknya meminta dokumen lengkap atas kepemilikan kayu-kayu tersebut, serta didapat dari mana. "Pemilik atas nama DK alias Kris tak dapat menunjukkan kelengkapan surat atau dokumen asal kayu-kayu tersebut," ujarnya.

Dikatakan Mahyudi, karena tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen asal-usulnya, akhirnya DK alias Kris beserta barang bukti 100 batang kayu Meranti tersebut digiring ke Mapolda Kalbar, guna proses hukum lebih lanjut. "Kayu Meranti jumlah seratus batang yang kita amankan merupakan jenis kayu olahan. Saat ini, semuanya sudah di Mapolda Kalbar," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka akan dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Hutan. "Ancaman hukumnya maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta," tegasnya.

Mahyudi mengintruksikan kepada jajaran Polda Kalbar untuk memantau wilayah hukum masing-masing berkaitan dengan aktivitas illegal logging. Jika terbukti tidak memiliki dokumen yang sah atas kepemilikan dan asal-usul kayu, harap dilakukan tindakan tegas. "Kepada masyarakat kita juga mengimbau untuk memberikan informasi apabila melihat, mendengar dan mengetahui adanya aktivitas illegal logging. Karena informasi dari masyarakat juga sangat dibutuhkan. Tentunya informasi yang benar adanya," pesan Mahyudi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan berkaitan kayu-kayu ilegal yang masuk di Kota Pontianak dari berbagai daerah. Khususnya dari Kabupaten Ketapang. "Kebanyakan yang kita ungkap dari Kabupaten Ketapang. Pelaku sudah ada yang kita proses dan ada dalam penyidikan," katanya kepada Rakyat Kalbar.

Husni mengatakan, modus yang digunakan pelaku dalam membawa atau mengangkut kayu-kayu ilegal menggunakan kendaraan yang berbeda-beda. "Ada truk, fuso serta pikap, rata-rata mereka bawa dari daerah kemudian di Pontianak untuk dijual kembali," ungkap Husni.

Masih maraknya illegal logging membuat Anggota DPRD Kalbar, Maskendi, angkat bicara. Ditegaskan Legislator Dapil Kayong-Ketapang itu, pembalakan liar adalah tindakan melanggar hukum. “Karena mengancam kelestarian hutan, sehingga harus ditindak secara hukum,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan hukum perlu dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem hutan. Supaya bisa mendukung kehidupan manusia dan menjauhkan dari bencana seperti banjir. “Tindakan hukum ini harus dilakukan secara hati-hati dan tegas, jangan hanya menangkap masyarakat yang dipekerjakan oleh cukong. Tetapi cukong dan mungkin ada aparat yang terlibat harus ditindak tegas,” lugas Maskendi. (Achmad Mundzirin, Zainudin/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:56
Dugaan Penganiayaan Terhadap Ibu Bhayangkari

Polda Masih Dalami Kasus Istri Kapolresta

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan istri Kapolresta Pontianak,…

Sabtu, 17 November 2018 13:14
TNI-Polri Perbatasan Gagalkan Transaksi Sabu

Bawa Sabu, Dua Pemuda Malaysia Diamankan

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, dua warga Malaysia harus berurusan dengan aparat Indonesia lantaran…

Sabtu, 17 November 2018 13:13

Aniaya dan Ancam Temannya, Pria Ini Dijeblokan ke Penjara

PONTIANAK- SC alias Maulana, terpaksa berurusan dengan polisi. Pemuda 21 tahun itu dilaporkan karena…

Sabtu, 17 November 2018 13:13

Aniaya dan Ancam Temannya, Pria Ini Dijeblokan ke Penjara

PONTIANAK- SC alias Maulana, terpaksa berurusan dengan polisi. Pemuda 21 tahun itu dilaporkan karena…

Sabtu, 17 November 2018 13:12

RASAKAN..!! Dua Begal di Pinyuh Tak Berkutik Dibekuk

MEMPAWAH- Diberitakan Rakyat Kalbar, dua begal berinisial SB (19) dan AA (21) tak berkutik dibekuk Unit…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:06

Parah, Dua Pemuda Curi Tutup Bak Sampah

PONTIANAK- Masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap lingkungan. Saat ini…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:43

NGGA KAPOK-KAPOK..!! Residivis Malah Ajak Anak Bawah Umur untuk Mencuri

PONTIANAK- Seperti tak ada kata jera bagi MS. Pria 24 tahun ini kembali diamankan Unit Reskrim Polsek…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:18
Tolak Ajakan “Damai” Pengacara Monik

Kepala SMPN 13 Pontianak Lapor ke Cyber Crime Polda

PONTIANAK- Kepala SMP Negeri 13 Pontianak Sri Azyanti ternyata sudah melaporkan pemilik akun Facebook…

Selasa, 25 September 2018 11:03

WOW..!! Polda Kalbar Ungkap Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah

PONTIANAK- Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar mengungkap praktik perjudian online…

Jumat, 21 September 2018 10:32

Residivis Pencurian Rumah Kosong Beraksi, Dorrr…Bolong Kakinya Ditembak Polisi

PONTIANAK- Seakan tak ada kata jera bagi HR. Warga yang tinggal di kawasan Jalan Petani, Kecamatan Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .