UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 11 Desember 2017 10:21
Stok Gas dan BBM Kalbar Aman

Pertamina Sidak dan Tambah Pasokan

SIDAK DI SPBU. Petugas melakukan Sidak di salah satu SPBU Kota Pontianak, Minggu (10/12). Pertamina for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Jelang Natal dan Tahun Baru, PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalbarteng melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk mengecek secara langsung ketersedian gas di sejumlah SPBU di Kota Pontianak dan sekitarnya, Minggu (10/12). Hasilnya, stok gas subsidi dan non subsidi aman.  “Masyarakat tidak perlu panik atau membeli gas dalam jumlah banyak," kata Marketing Branch Manager Pertamina Kalbarteng, Teuku Johan Mifta usai melakukan Sidak.

Diberitakan Rakyat Kalbar, sidak tersebut dalam rangka memastikan kepastian stok gas dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam membeli gas, baik yang subsidi dan non subsidi. "Tidak hanya gas yang dalam kondisi aman, tetapi berbagai jenis BBM juga dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya.

Johan menegaskan, tidak ada penarikan ataupun pengurangan gas subsidi. Karena Pertamina mendistribusikan gas subsidi sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah. “Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan membeli gas dalam jumlah banyak," imbuh Johan.

Sementara Area Manager Communication and Relation Kalimantan PT Pertamina Alicia Irzanova mengatakan, sejak awal Desember kemarin pihaknya menambah suplai sebanyak 68.320 tabung dari kebutuhan normal di Kalbar. Selain menambah pasokan, Pertamina juga akan selalu memantau ketersediannya gas di masyarakat. "Kebutuhan normal di Kalbar per hari sekitar 100 ribu tabung," jelasnya.

Suplai gas 12 kilogram dan bright gas 5,5 kilogram telah ditambah sebesar 20 persen dari kebutuhan normal. Kebutuhan normal bright gas 5,5 Kg adalah 700 tabung per hari. Sehingga saat ini menjadi 840 tabung per hari. Sedangkan gas 12 Kg sebesar 1.400 tabung per hari menjadi 1.700 tabung. “Sehingga kami jamin pasokan gas di Kalbar aman,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang berhak atas gas bersubsidi diimbau untuk membeli di pangkalan agar sesuai HET (harga eceran tertinggi). Sedangkan terhadap konsumen yang tidak berhak atas gas ukuran melon 3 Kg untuk menggunakan yang non subsidi. Supaya terwujudnya subsidi tepat sasaran.

"Untuk konsumen yang tidak berhak atas subsidi seperti rumah tangga mampu dan restoran yang bukan usaha mikro, Pertamina sudah menyiapkan gas 12 dan 50 Kg serta bright gas. Saat ini produk tersebut sudah tersedia di agen-agen elpiji, SPBU dan mini market," terangnya.

Pertamina kata Alicia, juga mengajak konsumen untuk beralih ke gas non subsidi dengan mengadakan program tukaran tabung dari gas melon ke bright gas 5,5 Kg. Setiap dua tabung gas melon dapat ditukarkan dengan bright gas 5,5 kilogram dengan hanya menambah uang sekitar Rp100 ribu.

Sedangkan penukaran dengan satu tabung, konsumen harus menambah uang sekitar Rp220 ribu. Untuk pembelian tabung baru beserta isi senilai sekitar Rp300 ribu dan untuk isi ulang sekitar Rp72 ribu. Patokan harga-harga ini tergantung lokasi. Salah seorang warga, Azizah mengatakan, dirinya harus membeli gas subsidi di SPBU Jalan Imam Bonjol, karena di warung-warung gas tersebut tidak ada. "Untuk membeli gas subsidi ini, juga harus menggunakan KTP, kalau tidak, maka pihak SPBU tidak mau melayaninya," ungkapnya.

Ia menyambut baik langkah pihak SPBU yang baru melayani pembelian gas dengan persyaratan menunjukkan KTP, agar gas tersebut tepat sasaran.  “Bagus kalau pakai KTP, agar tidak bisa dibeli dalam jumlah banyak dan tidak diselewengkan oleh orang tak bertanggung jawab," pungkasnya. (Ocsya Ade CP/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 12:47

INGAT YA....Lokasi Tanah Gambut Rawan Karhutla

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak telah membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dibeberapa kelurahan…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:45

MANTAP..!! Polda Kalbar Ungkap Perjudian Beromzet Puluhan Juta Rupiah

PONTIANAK- Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tiada henti memberantas perjudian di wilayahnya. Sejak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

GILE CING..!! Sudah Tujuh Kali Dipenjara, Kucing Tak Jera Mencuri

PONTIANAK- Rudi Hartono alias Kucing, tidak berkutik ketika ditangkap polisi di Terminal Kampung Bali,…

Selasa, 13 Februari 2018 10:18
Operasi Panah Kapuas 2018

JOSS..!! Polisi Ciduk 258 Tersangka, 21 Penjahat Kakinya Jebol Ditembak

PONTIANAK- Pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian biasa…

Selasa, 13 Februari 2018 10:08

Tiga Pasangan Calon Pilwako Pontianak Semua dari Jalur Parpol

PONTIANAK- Satarudin-Alfian Aminardi, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan, serta Adrianto-Yandi ditetapkan sebagai…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:49

GILAAA..!!! 5 Ton Arak Disita Polisi

PONTIANAK- Rumah produksi minuman keras jenis arak putih di Jalan Meranti, Kecamatan Pontianak Kota…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:04

BKSDA Evakuasi Elang Bondol

PONTIANAK- Petugas dari gugus tugas Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar mengevakuasi seekor…

Senin, 29 Januari 2018 11:23

BOCOR..!! Speedboat Ini Nekat Berlayar

PONTIANAK- Speedboat Indo Kapuas yang berangkat dari Pelabuhan Kapuas Indah, Kota Pontianak tujuan Sukadana,…

Selasa, 23 Januari 2018 11:03

Gara-Gara Ini, Kartius-Pensong Gagal Bertarung di Pilgub

PONTIANAK-RK. Keinginan Kartius-Pensong menjadi konstestan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar…

Selasa, 23 Januari 2018 10:52

Sadar Hukum, Warga Seluas Serahkan Dua Senapan Lantak

PONTIANAK- Kesadaran Pilip warga Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, menyerahkan dua…

SEREM..!! Pengendara Motor Penyet Dilindas Truk TNI

MANTAP..!! Polda Kalbar Ungkap Perjudian Beromzet Puluhan Juta Rupiah

KEREN NIH..!! Kemenhub Bikin 7 Kapal di Pontianak

INGAT YA....Lokasi Tanah Gambut Rawan Karhutla
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .