UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 09 Desember 2017 11:52
Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung
JEMBATAN GANTUNG. Kondisi sebelum, proses dan setelah dibangunnya Jembatan Gantung Sungai Aboh. Wargapun dengan mudah melintas, termasuk Kades Suka Maju, Fitri Nursilawati, kemarin. Warga for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, BENGKAYANG- Desa Suka Maju, Kecamatan Suti Semarang, telah berhasil melaksanakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Aboh menggunakan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Diberitakan Rakyat Kalbar, jembatan gantung sepanjang 45 meter di Dusun Nimpa RT03 Petabang itu dibangun menggunakan biaya sekitar Rp.239.485.000. “Sebelumnya memang menjadi usulan warga Dusun Nimpa yang mendambakan jembatan gantung sebagai satu-satunya penghubung Desa Suka Maju dengan Kiung,” jelas Fitri Nursilawati, Kepala Desa (Kades) Suka Maju ketika ditemui Rakyat Kalbar di Kota Bengkayang, Kamis (7/12).

Jembatan Gantung Sungai Aboh ini, kata Fitri dikerjakan secara swadaya oleh warga Dusun Nimpa sendiri dan sudah selesai dikerjakan pada Oktober lalu. Jembatan gantung tersebut berbahan kayu besi (belian) berukuran 15x15 Centimeter. Demikian pula lainnya, juga berbahan baku belian. Sehingga warga tidak perlu khawatir melintasi dengan kendaraan roda dua dari Desa Suka Maju ke Kiung atau sebaliknya.

Fitri menjelaskan, selain untuk membangun jembatan Gantung Sungai Aboh itu, DD TA 2017 juga digunakan untukpeningkatan badan jalan di Dusun Nimpa, Boxs di Dusun Nimpa-Petabang, Dudukan atau Penampung Air bersih di Dusun Nimpa di RT02 dan RT03 Petabang.

Sedangkan untuk DD TA 2018, kata Fitri, rencanakan digunakan untuk melanjutkan pembangunan jembatan gantung di Dusun Abah dan juga jaringa air bersih serta raban beton di Dusun Abah. Karena jarak antara dusun sangat jauh, kata Fitri, pelaksanaan pembangunan di Desa Suka Maju dipusatkan per dusun, agar tercapai hasil maksimal untuk menghemat waktu dan jangkauan pengawasan.

Selain itu, tambah dia, karena Desa Suka Maju hanya terdiri atas dua dusun yaitu Dusun Abah dan Dusun Nimpa. “Kami berharap, warga bisa bersabar untuk menikmati terwujudnya hasil pembangunan melalui Dana Desa. Intinya setiap prosesnya dilakukan secara musyawarah dengan menampung semua usulan dan aspirasi warga di dusun Abah dan Nimpa,” pungkas Fitri.  (Kurnadi/rk)

 


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .