UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23
Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO
BIAR TERANG. Jumat (1/12), di Ayani Mega Mall Pontianak, Paryadi (kemeja putih) memberikan penjelasan kepada wartawan terkait dugaan penipuan yang dituduhkan kepadanya sehingga ia masuk DPO Polsek Pontianak Utara akhir bulan lalu. Achmad Mundzirin-Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November lalu, membuat mental Paryadi down. Meskipun, setakat ini, problem yang menyebabkan mantan Wakil Wali Kota Pontianak itu ditetapkan sebagai buronan telah diselesaikan.

"Saya sangat syok. Secara psikologi benar-benar jatuh. Image jelek telah terbentuk, sekriminal itukah saya," tutur Paryadi kepada sejumlah wartawan, ditemui di Cafe Kiliney, Blok B, Ayani Mega Mall Pontianak, Jumat (1/12).

Diberitakan Rakyat Kalbar, tak hanya dirinya yang dibuat kelimpungan. Kerabat serta tim sukses yang dibentuk untuk mendukung dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Pontianak 2018 pun terkejut bukan kepalang.

Seperti diketahui, kepolisian telah menetapkan status tersangka kepada Paryadi dalam kasus dugaan penipuan. Dalam dua kali pemanggilan dari polisi, ia tidak datang. Dilakukan lah penjemputan paksa, namun Paryadi tidak ditemukan. Tepat 24 November, Polsek Pontianak Utara langsung mengeluarkan surat bahwa Paryadi telah buron.

Dalam keterangan di depan sejumlah wartawan kemarin, Paryadi menyatakan dirinya tidak memenuhi panggilan lantaran sedang dalam proses mediasi dengan pelapor kasus dugaan penipuan tersebut, H. Tohir. "Saya mau lari kemana? Satu bulan terakhir ini, saya ada di Pontianak. Saya bertemu dan berbicara dengan sejumlah kerabat dan kawan-kawan. Tidak ada saya lari. Persoalan dengan H.Tohir itu dalam tahap penyelesaian sebenarnya," terangnya.

Lanjut dia, pada tanggal 27 November, proses mediasi sudah final. Penyelesaiannya pada tanggal 29 November.   “Pada tanggal 29 itu saya dijemput dan dibawa ke Polsek. Jadi saya bukan lari, tetapi sedang menyelesaikan dengan H. Tohir," sambung Paryadi.

Bahkan, pada Rabu (29/11),  ada wartawan yang menemuinya di kediaman Jalan Sepakat II, Komplek Griya Raflesia, Pontianak. "Saya ada di sini (Pontianak), saya tidak ada lari. Saya duduk bersama kerabat dan kawan-kawan saya,” jelasnya.  Yang bikin dia bingung adalah dasar penetapan status buron terhadap dirinya. “Dalam proses mediasi dengan H. Tohir juga dikoordinasikan oleh rekan saya kepada pihak kepolisian," beber Paryadi.

Dia sempat diperiksa 1x24 jam di Markas Polsek Pontianak Utara. Kamis (30/11), Paryadi dibebaskan kepolisian. Sebab, permasalahan dengan H. Tohir sudah selesai, pelapor tersebut mencabut laporan.  "Ada kendala teknis saat saya dengan H. Tohir pada tahun 2015 itu," tukasnya.

Paryadi yang didampingi Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar, H. Sukir, beserta kerabatnya pun menyatakan, permasalahan yang terjadi sebenarnya kecil. Namun menjadi besar setelah surat DPO dari Polsek Pontianak Utara beredar.  "(Dinyatakan buron,red) menjadikan image saya buruk. Psikologis saya tertekan," ulang dia.

Terlepas dari hal itu, ia menyatakan, yang terpenting permasalahan sudah selesai. “Semuanya sudah clear, mudah-mudahan persepsi publik bagus saja," harap Paryadi. Untuk membuktikan memang sudah tidak ada yang mengganjal antara dirinya dengan pelapor, Paryadi sempat menelpon H. Tohir di depan awak media. Telpon tersebut di-speaker-kan olehnya. Mereka terdengar akrab.

Menurut pelapor, semua yang terjadi hanya lah salah persepsi. "Laporan yang ada sudah saya cabut, ndak ada masalah. Ganti rugi juga sudah, jadi memang tidak ada masalah," tegas H. Tohir singkat.  Sebelumnya, Kamis (30/11), Paryadi memosting tulisan “Hidup Itu Antara Terpilih atau Tersisih” di akun Facebook-nya. Apakah ada kaitan dengan yang dirasakannya saat ini atau tidak, yang jelas sejumlah netizen mengaitkannya.

Ratusan warganet memberikan dukungan kepada Paryadi melalui komentar-komentar dan like pada postingannya tersebut. Paryadi diminta untuk bersabar, apa yang terjadi adalah ujian dari Allah SWT. Sejumlah komentar bahkan meminta Paryadi tetap maju dalam kancah politik sebagai calon Wali Kota Pontianak. Salah satu kalimat dukungan itu bertuliskan, “Semangat dan terus berkarya untuk kemaslahtan Masyarakat… cobaan pasti akan datang buat mengajarkan kita akan kehati2an…”.

“Harus semangat, sekali naju tetap harus maju” tulis Azmuddin Didin di postingan Paryadi. Pemilik FB Thoss Al Kallap Fii juga menuliskan komentar pada positingan Paryadi untuk tetap fokus maju Pilkada Pontianak 2018. ”Allahu Akbar….semangat pak kami tetap di barisan bapak… lanjutkan perjuangan bapak…”. Dan banyak lagi komentar-komentar lainnya. (Achmad Mundzirin/rk)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 13:47

Tangkap Tukang Palak di Perbatasan, Bupati Puji Polisi

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Jumat, 15 Juni 2018 13:46

Palak Sopir di Border Aruk, Tiga Warga Setempat Diciduk

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Selasa, 12 Juni 2018 15:03

Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati

PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:57

ADUH..!! Wanita Cantik asal Sekadau dan Anaknya Hilang

SEKADAU-. Kornelius S (59), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:55
Tradisi Sambut Lebaran, Pontianak Siap-siap Menggelegar

‘Perang’ Kian Dekat, Pinggir Kapuas Siagakan 295 Meriam

Festival meriam karbit diselenggarakan 15 - 16 Juni 2018. Permainan tradisional Kota Pontianak ini digelar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…

Rabu, 06 Juni 2018 14:29

Banjir Masih Menerjang Melawi, Perekonomian Semakin Terpuruk

MELAWI - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi. Khususnya yang berada di pesisir…

Rabu, 06 Juni 2018 14:27
14 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap

APA MAKSUD..!!?? Lihat Petugas, Nelayan Vietnam Bakar Kapalnya

PONTIANAK- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian…

Rabu, 06 Juni 2018 14:25
Stok Vaksin ORI dan Rabies Aman

Ternyata, Kabupaten Ini yang Paling Banyak Minta Vaksin Rabies

PONTIANAK- Stok vaksin Outbreak Response Imunization Difteri (ORI) dan rabies di Kalbar dipastikan cukup.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .