UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 29 November 2017 13:05
Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar
Identitas Nurul Hadi yang disangka teroris.

PROKAL.CO, Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan Nurul yang diduga teroris. Hingga berita ini diturunkan, menurut dia, Nurul masih diamankan di Mapolda.  "Polda hanya sebagai backup saja, untuk penyelidikan sepenuhnya dari Densus 88," ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/11).

Untuk sementara, Densus 88 sedang melakukan pendalaman, belum diketahui Nurul masuk ke dalam jaringan teroris mana.  "Hari ini sudah datang tim dari Densus 88 untuk melakukan pendalaman, selanjutnya nanti kita akan sampaikan lagi perkembangannya," tukas Nanang.

Terkait proses pemeriksaan, apakah tetap dilakukan di Polda atau dipindahkan ke Mabes Polri, dikatakannya, hal itu yang menentukan Densus 88. Yang jelas, kata Nanang, Nurul ditangkap sendirian.  "Kita belum tau dia di sini tinggal dimana, yang jelas dia sudah dijadikan target Densus 88," pungkasnya.

Penelusuran selanjutnya dilakukan ke Fakultas Teknik Untan. Wakil Dekan III FakultasTeknik Untan, M. Yusuf mengatakan, memang ada beredar informasi di pesan singkat grup WhatsApp. Namun, Yusuf tidak mengetahui lebih dalam terkait latar belakang Nurul saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi itu.  "Ada dosen yang mengakui bahwa yang bersangkutan pernah berkuliah di Fakultas Teknik," ujarnya.

Di sisi lain, dari penelusuran Rakyat Kalbar dan sejumlah media, Nurul pernah berdomisili di kawasan Pontianak Barat. Kemarin, Ketua RT tempat Nurul berdiam dikonfirmasi. "Dia bukan warga sini, tapi istrinya orang sini, dan istrinya sudah cabut bikin Kartu Kelurga (KK) sendiri. Dia tidak ada menyebutkan pindah kemana. Dah lebih dari setahun lah kepindahannya," tutur Sang Ketua RT, Jumadi.

Jumadi menerangkan, RT nya bukan lah kediaman Nurul, tetapi rumah mertuanya. Ia pernah tinggal di rumah mertuanya, tetapi tidak lama.  Saat ini hanya didiami mertua laki-laki dan saudara-saudara kandung istri Nurul. Data yang disampaikan Jumadi, mertua Nurul berinisial HZ, 68 tahun. Sedangkan, istri Nurul berinisial DA, 32 tahun.

Ia mengatakan, Nurul menikah tujuh tahun yang lalu dan telah dikaruniai lima orang anak. "Saya memang kenal dan pernah ketemu tapi ndak sering," ujar Jumadi. Setelah menikah, Nurul tidak langsung tinggal di rumah mertuanya. Dia menetap sebentar di rumah orangtuanya di Kabupaten Sambas. Menurut Jumadi, dalam keseharian, Nurul jarang bergaul dengan dengan warga di lingkungannya.

"Agak tertutup orangnya, Kalau ngurus surat ke sini (ke rumah ketua RT) istrinya. Dia orangnya agamis, rajin ke mesjid dan tepat waktu," paparnya. Seingat dia, setelah pindah, Nurul sudah lama tidak mendatangi rumah mertuanya. Namun beberapa waktu lalu ada mengunjungi rumah mertuanya saat pernikahan adik iparnya.

"Ada datang ke sini, saya lupa bulan berapa tapi tahun ini," beber Jumadi.  Ia belum mendapatkan informasi terkait penangkapan bekas warganya tersebut. Dia juga tidak menyangka Nurul berurusan dengan aparat keamanan.

"Belum tau, belum ada desas desus itu, saya baru tau dari abang-abang ini," tuturnya. Untuk menyakinkan Jumadi, awak media menunjukkan foto identitas Nurul. Ditegaskannya, ia mengenali Nurul.

"Kalau muka dan orangnya betul. Tapi kalau sepak terjangnya, saya tidak tau, saya juga tidak tau kerja Nurul apa," jelasnya. Kemudian Jumadi mengantar awak media ke rumah keluarga istri Nurul. Rumah mertua Nurul berpagar dengan halaman cukup luas dan bercat putih.

Jumadi lah yang membuka pagar, dan mengetuk pintu beberapa kali. Tak lama berselang, HZ, mertua Nurul, membuka pintu. Awak media sempat dipersilakan masuk. Di ruang tamu, awak media  menyampaikan maksud kedatangan. HZ tidak berkomentar banyak, dia menyuruh wartawan menanyakan langsung perihal itu kepada Nurul. Dia pun mempersilahkan awak media dan Ketua RT beranjak dari rumahnya. "Saya tidak ada urusan, tanya saja sama dia," tuturnya singkat.   (Sairi, Ambrosius Junius, Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:37

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

 Di Kabupaten Kubu Raya, Karhutla sudah berlangsung selama satu minggu di beberapa titik. Petugas…

Senin, 19 Februari 2018 11:36

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

MEMPAWAH- Darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini diperparah dengan tak adanya hujan.…

Senin, 19 Februari 2018 11:32

Pilgub Kalbar Harus Damai

PONTIANAK- Sesuai dengan instruksi KPU RI, seluruh penyelenggara Pemilu tingkat provinsi yang melaksanakan…

Senin, 19 Februari 2018 11:29

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

BOYAN TANJUNG - Sekitar dua pekan yang lalu, warga Dusun Karang Raya, Desa Boyan Tanjung, Kecamatan…

Senin, 19 Februari 2018 11:25

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

PONTIANAK- Pembangunan di Kalbar untuk sektor pariwisata berikut promosinya hanya sebuah kesia-siaan…

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:22

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

PUTUSSIBAU-. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun-Danau Sentarum (BBTNBKDS) menangkap empat warga.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:10

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

SANGGAU- KPU Sanggau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati…

Selasa, 13 Februari 2018 10:06

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar

PONTIANAK- Tiga pasangan ditetapkan sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar 2018. Seluruh pasangan…

Jumat, 09 Februari 2018 11:13
Sudah Diintai Selama Sebulan

OTT Kepala BPN Sanggau, Minta Uang di Luar Ketentuan

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau Victor Simanjuntak (VS) yang ditetapkan sebagai…

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

Pilgub Kalbar Harus Damai

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

DARURAT..!! Ada 182 Desa se Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .