UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 25 November 2017 10:59
BEJAT..!!! Sudah Bau Tanah, Kakek Ini Cabuli Siswi SD Selama 5 Tahun
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMBAS- Tak tahu diri..!! itulah ungkapan yang pantas disematkan kepada AK. Ya, kakek di Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas ini, diduga tega mencabuli dan menyetubuhi tetangganya yang masih berusia 10 tahun. Bahkan, perbuatan bejat itu sudah dilakukan sejak korban masih duduk di bangku kelas satu SD. Kini korban sebut saja Melati, sudah duduk di kelas 5 SD.

Kasus itu terkuak ketika salah seorang guru Melati mendatangi rumahnya, Selasa (21/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Sang guru bertemu dengan ibu kandung Melati.

“Si guru bertanya kepada ibu korban apakah sudah tahu bahwa anaknya (Melati) telah dicabuli oleh tersangka AK,” kata Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra kepada sejumlah wartawan di kantornya.

Diberitakan Rakyat Kalbar, guru itu bertanya untuk memastikan informasi yang terlebih dahulu didapatnya terkait kejadian tersebut dari tiga teman sekolah Melati. Ibu mana yang tidak terkejut mendapat kabar buruk itu. Di hadapan gurunya, Melati dicecar sejumlah pertanyaan oleh ibunya. “Korban membenarkan mengalami perbuatan tersebut. Bahkan, korban mengaku telah dicabuli berulang kali sejak masih kelas 1 SD sampai sekarang kelas 5,” terang Mahendra.

Kepada ibunya, kata Mahendra, Melati mengaku perbuatan terakhir terjadi pada Jumat (17/11). Kala itu, baru saja pulang sekolah dan hendak mengganti pakaian, Melati didatangi AK. Tersangka AK merupakan tetangga Melati. Kedekatan mereka, layaknya hubungan antara kakek dengan cucu. Namun, ternyata AK tega menodai Melati.

 “Tersangka ini tetangga korban. Rumahnya berdekatan. Ketika melihat korban pulang, tersangka masuk ke rumah korban dari pintu belakang. Lalu ke kamar korban,” jelasnya. Kemudian, lanjut Mahendra, AK menyuruh Melati berbaring. Karena takut, Melati pun menuruti. AK langsung melucuti celana Melati.

 “Tersangka kemudian melakukan perbuatan layaknya suami istri kepada korban. Ini yang terakhir, sesuai pengakuan korban,” ujarnya. Masih pengakuan Melati, dijelaskan Mahendra, saat perbuatan itu berlangsung, korban merasa kesakitan. Namun AK tetap menyuruhnya untuk menahan rasa sakit itu.

“Korban mengaku usai kejadian itu, ada melihat cairan di lantai. Karena takut, kemudian korban mengelap menggunakan bajunya,” beber Mahendra. Setelah mendengar semua pengakuan Melati, ibunya kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Jawai Selatan. AK pun langsung dibekuk di kediamannya, Rabu (22/11) sekitar pukul 19.00 WIB

“Beberapa jam setelah laporan diterima, anggota langsung menangkap tersangka. Dia tidak melakukan perlawanan,” terangnya. Dalam kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa celana pendek yang dipakai Melati saat perbuatan itu terjadi. Dua orang saksi pun saat ini masih dimintai keterangan. Kemudian terhadap Melati juga sudah dilakukan visum.

Semua keterangan, baik dari Melati, AK dan saksi, nantinya akan dicocokan. Untuk sementara, pengakuan Melati kepada ibunya sama dengan pengakuan dalam BAP kepolisian. Begitu juga pengakuan AK, bahwa perbuatan terakhir pada Jumat, pekan lalu.

Saat ini, AK masih diperiksa secara intensif di Polres Sambas. Penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan ada korban dan TKP lain. Terhadap AK, Mahendra menegaskan, akan dijerat pasal 81 ayat 2 dan pasal 82 ayat 1 Undang-undang (UU) RI Nomor 35/2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. (Sairi/rk)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:39

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

MELAWI- Memasuki bulan kedua 2018 harga jual karet masih sangat rendah. Apalagi harga jual yang tidak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:27

Lagi-Lagi BKSDA Sita Orangutan Peliharaan Warga

PONTIANAK- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar sita seekor anak Orangutan peliharaan warga…

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

Jumat, 09 Februari 2018 11:03

Ratusan Buruh Demo, Walikota dan Anggota DPRD Singkawang Terima Dibalik Pagar

SINGKAWANG- Ratusan buruh berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Rabu (7/2). Buruh-buruh…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

ASTAGA..!! Warga Transmigrasi Pulau Maya Konsumsi Air Parit

BAHAYA..!! Buaya Juga Sering Muncul di Sungai Singkawang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .