UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 12 November 2017 10:37
Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian
TAK TERURUS. Kondisi taman makam pahlawan di Balai Karangan, Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (10/11). TMP di tapal batas negara ini minim perhatian pemerintah. Warga for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, PONTIANAK- Pada peringatan Hari Pahlawan, jamaknya Taman Makam Pahlawan (TMP) dikunjungi para peziarah. Namun, tidak untuk TMP di Desa Balai Karangan II, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Tempat peristirahatan terakhir para pejuang, yang gugur mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada masa konfrontasi dengan Malaysia pada 1962, itu luput dari perhatian. Jumat (10/11), di sana terlihat sepi.

"Makam Pahlawan di Sekayam ini sebagai bukti sejarah bahwa dulunya terjadi kontak senjata ketika konfrontasi dengan Malaysia 1962. Sudah sepantasnya TMP itu dibersihkan dan dirawat untuk mengenang jasa pahlawan yang gugur membela NKRI," terang Syafarani, tokoh masyarakat Sekayam dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Kalbar, Sabtu (11/11).

Diberitakan Rakyat Kalbar, tidak ada taburan bunga di makam itu. Tidak ada siraman air kembang. Tidak ada pula kegiatan ziarah di komplek TMP yang berisi lebih kurang 20 makam tersebut.  TMP pun tidak terawat. Rumput liar hampir menutupi jalan masuk dan dalam komplek pemakaman. Bahkan, tumpukan sampah menghiasi salah satu sudutnya.

Melihat kondisi ini, Syafarani berharap semua elemen masyarakat lebih peduli dengan TMP yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia tersebut. Juga tidak memperingati Hari Pahlawan secara seremoni belaka.

Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrykus Bambang, menyesalkan kondisi TMP Balai Karangan yang tidak terawat tersebut. Menurutnya, sebagai bangsa yang besar, sudah menjadi kewajiban semua elemen untuk memperlakukan para pejuang yang telah berjasa kepada NKRI dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Keterlaluan! Kalau untuk merawat dan menjaga TMP saja kita tidak bisa, lantas apa bentuk penghargaan kepada pahlawan yang bisa dilakukan? Mana sikap patriotisme dan nasionalisme yang selalu didengungkan," kesalnya.

Dia mengajak seluruh elemen di Kabupaten Sanggau untuk merenungkan kembali makna perjuangan dan merefleksikannya arti tersebut. Dimulai dengan memposisikan para pahlawan bangsa di tempat yang paling terhormat. "Marilah kita introspeksi kembali apa yang pantas kita lakukan dalam meneruskan cita-cita perjuangan dengan terlebih dahulu memposisikan para pahlawan bangsa ditempat yang paling terhormat," ajaknya.

Belakangan diketahui TMP ini sudah mulai diperhatikan. Dibersihkan. Dilakukan para pelajar SMK Al Mizan Sanggau. Mereka peduli dan mengenang jasa para pahlawannya.  Sedangkan, peringatan Hari Pahlawan di Sekayam hanya dengan seremoni di kantor camat setempat. Tanpa tabur bunga.  (Ocsya Ade CP/rk)


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

Jumat, 09 Februari 2018 11:03

Ratusan Buruh Demo, Walikota dan Anggota DPRD Singkawang Terima Dibalik Pagar

SINGKAWANG- Ratusan buruh berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Rabu (7/2). Buruh-buruh…

Jumat, 09 Februari 2018 11:00

Warga Surabaya Dua Bulan Terlantar di Puskesmas Entikong

ENTIKONG- Hampir dua bulan, Ida Susilawati warga Surabaya, Jawa Timur terlantar di Puskesmas Entikong,…

Jumat, 09 Februari 2018 10:48

Perahu Terbalik Dihantam Gelombang, Satu Hilang

MELAWI- Dayang Konoi, seorang warga Desa Nanga Nuak, Kecamatan Ella Hilir tenggelam di Sungai Melawi,…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .