UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Minggu, 12 November 2017 10:35
Penjahat Lihai Itu Melawan, Kakinya Dilubangi Polisi
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kaki kiri Mohammad Sofiansyah alias Iyan terpaksa ditembak karena melawan dan berusaha kabur saat ditangkap anggota Reskrim Polsek Pontianak Barat, Jumat (10/11) malam. Pemuda 19 tahun itu merupakan target operasi (TO) petugas atas tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang dilakukannya.

"Anggota telah memberikan tembakan dua kali ke udara untuk menyuruhnya berhenti, namun tidak direspon. Sehingga anggota melakukan tindakan tegas," kata Kompol Bermawis, Kapolsek Pontianak Barat, Sabtu (11/11).

Diberitakan Rakyat Kalbar, setelah ditembak, warga Jalan Komyos Sudarso, Gang Kenari 2,  Kelurahan Sungai Jawi Luar itu tumbang. Dia langsung dibawa ke RS Anton Soedjarwo (Dokkes) Polda Kalbar untuk diberi pertolongan pertama pada luka kakinya. Setelah pelurunya dikeluarkan, dengan berjalan pincang Iyan dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut.

Bermawis menjelaskan, aksi pencurian motor yang terakhir dilakukan Iyan bersama temannya Un yang kini masih buron. Dimana Kamis (9/11) kemarin mereka mencuri sepeda motor jenis Honda Beat bernopol KB 6294 OG, milik Lilis Sulastri warga Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara.

"Sebelum kejadian, korban Lilis menginap di rumah temannya di Jalan Komyos Sudarso, Gang  Kenari 2. Setelah bangun dan ingin pulang ke rumahnya, ia melihat sepeda motornya yang diparkirkan di samping kiri rumah tersebut sudah tidak ada," beber Bermawis. Atas kejadian ini, wanita 21 tahun tersebut melaporkan kejadian ke Polsek Pontianak Barat. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak melakukan serangkaian penyelidikan.

"Kamis malam, anggota kami mendapat informasi dari Polsek Sungai Pinyuh bahwa melihat sepeda motor sesuai pada informasi yang disebarkan, di Pinyuh. Saat itu ada seorang laki-laki ingin menjual sepeda motor tersebut," terangnya.

Berbekal informasi itu, petugas langsung bergerak menuju Sungai Pinyuh dan berkoodinasi dengan anggota polsek setempat. "Iyan memang lihai, mengetahui ada polisi akan menangkapnya, dia memilih lari ketimbang melanjutkan transaksi jual beli hasil kejahatannya. Sementara sepeda motor tersebut ditinggalkannya," jelas Bermawis.

Petugas terus berupaya mengejar penjahat ini. Jumat (10/11) sekira pukul 21.00 WIB, petugas mendapat infomasi bahwa Iyan sedang berada di Jalan Tanjung Pura, tepatnya di kawasan Pasar Tengah. Kala itu Iyan hendak menyeberang ke Kampung Beting.

"Anggota meluncur ke sana. Melihatnya sedang berjalan kaki kemudian dikejar dan berhasil ditangkap. Iyan melawan dan berusaha lari pada saat disuruh menunjukan keberadaan teman, Un. Lalu dia ditembak," terangnya.

Saat ini, Iyan dan barang bukti sepeda motor milik korban sudah diamankan di Mapolsek untuk proses lebih lanjut. "Iyan dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman pejara tujuh tahun," tegas Bermawis. (Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .