UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 04 November 2017 10:41
Terima Uang Pengurusan Surat Tanah, Kades Disergap Tim Saber Pungli
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Karena menerima uang tanda terima kasih atas pembuatan surat tanah, tiba-tiba Kepala Desa (Kades) Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Nur Halizah, disergap Tim Saber Pungli Polresta Pontianak, Jumat (3/11).  Wakil Kepala Polresta Pontianak, AKBP Sigit Haryadi, ketika dikonfirmasi sejumah wartawan, belum dapat menerangkan secara gamblang. Alasannya, perkara ini masih dalam penyelidikan.

Kendati demikian, ia membenarkan penyergapan Kades Jeruju Besar tersebut. Pun mengungkap, bersama Si Kades, pihaknya telah mengamankan sejumlah saksi.   “Kepala Desa ditangkap di kantornya. Penangkapan ini dilakukan menindaklanjuti informasi masyarakat. Anggota bergerak, informasinya itu terkait hal-hal tidak sesuai dengan aturan,” tutur Sigit seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Ia menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan uang yang diterima Kades tersebut sebagai pungutan liar (Pungli). “Ada uang yang kita amankan, tidak sampai sepuluh juta (rupiah). Tapi kita masih memilah, masuk alat bukti atau tidak,” ucapnya.

Sementara ini, Si Kades dan saksi diperiksa intensif. “Hasilnya akan kita sampaikan,” tandas Sigit.  Terpisah, suami dari Kades Jeruju Besar, Jumadi lebih terbuka dalam penjelasannya kepada wartawan. Ditemui di Jalan Johan Idrus, Pontianak, ia bercerita soal pembuatan surat tanah dimaksud.

Menurut Jumadi, isterinya telah memerintahkan staf kantor desa untuk mengukur tanah di lapangan sesuai permintaan pemilik. “Setelah selesai pengukuran, ada ucapan terima kasih orang yang meminta buatkan surat tanah tersebut,” terangnya.

Pemberian uang terima kasih itu, kata dia, berjenjang. Artinya, tidak langsung dari pemohon pembuatan surat tanah tersebut. Melainkan dari seseorang yang bernama Ateng.  Ateng kemudian memberikan duit tanda terima kasih itu kepada seseorang bernama Jay. Nah, lanjut Jumadi, Jay lah yang menyampaikan ke staf pemerintahan Desa Jeruju Besar.

 “Staf desa yang mendapat titipan ucapan terima kasih itu memberikan sejumlah surat yang harus ditandatangani, kemudian memberikan titipan ucapan terima kasih itu berupa uang Rp1,5 juta,” bebernya.

Saat itulah istrinya disergap polisi. “Datangnya tiba-tiba, tidak tahu asalnya  dari mana,” tukas Jumadi. Setahu dia, pengurusan administrasi, seperti pembuatan KTP, KK, dan lain-lain, bersifat gratis. Untuk pembuatan surat tanah memang ada ongkosnya, tetapi tidak diwajibkan.  “Paling biaya untuk staf kantor ke lapangan, untuk operasional. Kalau meminta tidak ada,” tegasnya.

Ia meyakinkan bahwa duit yang diterima istrinya tersebut merupakan tanda terima kasih. “Itu dikasih, bukan diminta,” ucap Jumadi. Imbuh dia, “Semoga dengan di-BAP (pembuatan Berita Acara Pemeriksaan), selesai dengan pihak hukum. Karena memang kronologisnya seperti itu, menurut saya ini bukan OTT”. (Achmad Mundzirin/rk)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 12:43

Banjir Hanyutkan Jembatan di Bengkayang, Satu Warga Dikabarkan Hilang

BENGKAYANG- Hujan yang seharian mengguyur Kabupaten Bengkayang mengakibatkan sebagian wilalah tersebut…

Rabu, 17 Januari 2018 12:39

ADUH..!! Kapal Kargo Tenggelam di Ketapang

PONTIANAK- Kapal kargo dikabarkan tenggelam di perairan Sungai Awan, Tanjung Belandang, Kecamatan Matan…

Rabu, 17 Januari 2018 12:31

ALAMAK..!! Tiga Proyek Miliaran di Melawi Tak Tuntas

NANGA PINOH- Hingga masa kontrak berakhir pada 2017 lalu, ternyata tiga pembangunan jalan di Kabupaten…

Rabu, 17 Januari 2018 12:22

MANTAP..!! Judi Online Singapura Dibongkar, Dikendalikan Wanita

PONTIANAK- Perjudian di Kalbar masih marak. Buktinya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:20

PARAH..!! Sudah Bau Tanah, Pria Ini Cabuli Cucunya

SANGGAU - Melindungi cucunya adalah sesuatu yang wajib dilakukan seorang kakek. Meski itu cucu kandung…

Rabu, 17 Januari 2018 12:19

SIKAT TERUS..!! Operasi Penertiban PETI, Tiga Pelaku Diciduk

SEKADAU-  Dilansir Rakyat Kalbar, jajaran Satreskrim Polres Sekadau menggelar operasi penertiban…

Rabu, 17 Januari 2018 12:18

DUHAI..!! Jelang Pilkada Serentak, Perekaman e-KTP Banyak Kendala

Aturan ihwal penggunaan hak suara bagi wajib pilih di Pilkada Serentak 2018 mengharuskan menggunakan…

Rabu, 10 Januari 2018 13:15

RASAKAN..!! Gay Diburu Polisi Kalbar

PONTIANAK - Keberadaan komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Kalbar semakin mengancam.…

Rabu, 10 Januari 2018 13:12

Sutarmidji Layak Memimpin

PONTIANAK- Warna kuning, hijau, biru, oranye, dan putih, berbaur memadati halaman dan hall Pontianak…

Rabu, 10 Januari 2018 13:09

Midji Tekankan Pemekaran Kapus Raya

Calon Gubernur Kalbar Suratmidji menyampaikan orasi. Ia menekankan provinsi baru sebagai daerah otonomi…

PARAH..!! Sudah Bau Tanah, Pria Ini Cabuli Cucunya

ADUH..!! Kapal Kargo Tenggelam di Ketapang

Bubarkan Anak Punk, Polisi Dilempari Batu

SIKAT TERUS..!! Operasi Penertiban PETI, Tiga Pelaku Diciduk

ALAMAK..!! Tiga Proyek Miliaran di Melawi Tak Tuntas

Banjir Hanyutkan Jembatan di Bengkayang, Satu Warga Dikabarkan Hilang

MANTAP..!! Judi Online Singapura Dibongkar, Dikendalikan Wanita

DUHAI..!! Jelang Pilkada Serentak, Perekaman e-KTP Banyak Kendala
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .