UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Sabtu, 04 November 2017 10:27
Polair Sita 1.000 Batang Kayu Log

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kapal-kapal patroli Direktorat Polisi Air (Dit Polair) Polda Kalbar berhasil mengamankan 1.000 batang kayu log atau kayu bulat jenis campuran yang diduga ilegal di dua lokasi perairan Kabupaten Landak, akhir Oktober lalu.

Direktur Polair Polda Kalbar, Kombes Pol Alex Fauzi Rassad menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula saat Kapal Patroli (KP) Bisma 8001 yang dipimpin AKBP Handoyo melakukan patroli di perairan Sungai Landak-Rantau Panjang, Sebangki, Landak, Senin (23/10) sekira pukul 03.15 WIB.

Seperti diberitakan Rakyat Kalbar, dalam patroli ini, petugas bertemu kapal motor tanpa nama sedang berlayar dari arah Sebangki menuju Kuala Mandor sambil membawa sekitar 600 batang kayu yang masih gelondongan. Kapal yang dinahkodai Toni ini pun dihentikan dan diperiksa. “Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal tanpa nama ini tidak berdokumen dan kayu yang dibawa juga tidak dilengkapi dokumen surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH),” jelas Alex.

Keesokan harinya, Selasa (24/10) sekira pukul 17.00 WIB, KP Antasena 7006 dipimpin Kompol Hari Suryadi juga melakukan patroli rutin di perairan Sungai Landak-Air Hitam. Dalam patroli itu, petugas mengejar dan menghentikan kapal motor yang juga tanpa nama. Kapal yang berlayar dari arah Teluk Kaut menuju Kuala Mandor itu menarik kayu log sebanyak kurang lebih 400 batang.

Sama dengan tangkapan sebelumnya, kapal yang dinahkodai Samsudin ini tidak memiliki dokumen sah sebagaimana mestinya. “Kapal motor dan barang bukti langsung dikawal menuju Ditpolair untuk proses selanjutnya. Dua nahkoda kapal dan kru masih diperiksa,” tegas Alex.

Dalam penyidikan lebih lanjut, Ditpolair berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Hutan Produksi Wilayah VIII untuk melakukan pengukuran dan meminta keterangan ahli. Untuk sementara, kata dia, kedua nahkoda itu dijerat pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2012, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, yang mana menerangkan bahwa perorang dengan sengaja mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi secara bersama SKSHH.

Mereka terancam pidana penjara paling singkat setahun dan paling lama lima tahun serta denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar. (amb)

 


BACA JUGA

Kamis, 26 Juli 2018 12:11

Kasus Candaan Bom Berbelit-belit, Frans Tidak Bisa Nyaleg

PONTIANAK- Kasus menimpa Frantinus Nirigi, pelaku candaan bom dalam pesawat pesawat Lion Air di Bandara…

Minggu, 08 Juli 2018 12:01

DURHAKA..!! Aseng Hantam Bapaknya Hingga Berlumuran Darah

PONTIANAK- Aseng tega menganiaya ayah kandungnya, Atong, di rumah mereka di Gang Tanjung Harapan, Pontianak,…

Minggu, 24 Juni 2018 13:06

DITEMBAK..!! Penjahat Kambuhan Gemetar, Terkencing di Celana

PONTIANAK- Agus Triansyah alias Ucok dikepung massa, Rabu (20/6) pukul 13.30 Wib. Pemuda 23 tahun warga…

Rabu, 06 Juni 2018 15:16

Napi Lapas Singkawang Kendalikan Narkoba Pesanan Manado

SINGKAWANG- Kejahatan narkoba di Indonesia semakin menjadi. Bahkan, jaringannya sudah meluas menyeberangi…

Jumat, 01 Juni 2018 21:08

MAMPUS..!! Lawan Petugas, Pemesan Narkoba Ditembak Mati

BENGKAYANG- Romi Lihong, warga Kota Singkawang tewas ditembak anggota Polres Bengkayang, Selasa (29/5)…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:01
BNNP Musnahkan 5 Kg Sabu dan 4.629 Ekstasi

MUDAHAN BENER..!! Pengendali di Lapas Terancam Hukuman Mati

PONTIANAK- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar memusnahkan 5 kilogram sabu dan 4.629 butir…

Jumat, 04 Mei 2018 11:16

Dituduh Tulis Kata-kata Melecehkan di Facebook, Akhiang Dianiaya Sekelompok Orang

PONTIANAK- Dituduh melontarkan kata-kata melecehkan etnis tertentu di Facebook, Akhiang dianiaya sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 20:21

NEKAT MELAWAN..!! Didor, Ameng ke Alam Baka, DADAHHH.....

PONTIANAK- Erfin alias Ameng (34) meninggal dunia setelah ditembak polisi dari Tim Subdit 3 Ditresnarkoba…

Selasa, 24 April 2018 11:42

Masih Bocah Sudah Jambret, Ditangkap Nangis-Nangis Minta Ampun

PONTIANAK- Anak di bawah umur kembali terlibat kejahatan. Seperti yang dilakukan DA. Bocah 16 tahun…

Senin, 16 April 2018 11:27

Jambret Bengis, Tangan Korbannya Ditebas Nyaris Putus

PONTIANAK- Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar dan Satuan Reserse…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .