UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 18 Oktober 2017 11:07
YAELAAA...!! Pupuk Negeri Tetangga Lebih Laku
ilustrasi

PROKAL.CO, SINTANG- Petani Lada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya Desa Wana Bhakti atau biasa dikenal Nanga Seran, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, lebih memilih pupuk Malaysia untuk merawat lada yang ditanam.  Dipilih karena dianggap kualitasnya lebih baik. 

"Pupuk Malaysia yang sering kita pakai buat lada.   Kalau harga sebenarnya pupuk Indonesia lebih murah. Cuma pupuk kita yang dijual, kurang bagus buat lada. Maka kita pilih pupuk Malaysia, " kata Ilin, warga Nanga Seran, belum lama ini.

Diberitakan Rakyat Kalbar, menurut dia, dari sisi harga, pupuk Malaysia  mahal.  Satu karung pupuk isi 50 kilogram dibeli dengan harga Rp 600 ribu. Harga beli eceran lebih jauh mahal. Perkilogram ecerannya harus dibayar Rp 20 ribu. Sementara mendapatkan pupuk Malaysia bagi petani perbatasan tidak sulit.  Petani terkadang membeli langsung ke Malaysia, karena akses dekat. Namun juga ada yang datang mengantar.

"Sekarang sudah ada yang keliling menjajakan (pupuk Malaysia). Jadi, tak sulit mendapatkan, " kata pria, yang juga Danton Hansip di kampungnya ini.   Ia tidak menampik, dengan menggunakan pupuk Malaysia, biaya menjadi tinggi. Hanya saja, harga jualnya tetap bisa menutupi.

Setakat ini, harga jual lada di perbatasan tidak menentu. Tiap waktu bisa berubah, sangat jauh berbeda dengan dua tahun terakhir.  "Harga sekarang sudah turun. Dalam seminggu bisa berubah cepat, " kata petani pemilik 600 batang lada ini.

Ia merinci, lada hitam harga jual perkilogramnya di kisaran Rp30 hingga Rp35 ribu.  Sementara lada putih tinggal Rp60-an ribu.  Padahal sebelumnya, lada putih misalkan harga jualnya sempat tembus Rp 170 ribu.  Yang bikin mereka bertahan menanam lada adalah memasarkannya tidak sulit di kawasan perbatasan.  Banyak alternatif pilihan, petani ada yang menjual ke Malaysia atau ke Merakai, ibukota kecamatan Ketungau Tengah.

"Penampung juga banyak di kampung. Jadi mudah kalau mau jual lada. Kita tinggal memilih, lada akan dijual kemana, " kata Ilin. Ia menambahkan, lada adalah komoditi utama sebagai sumber pendapatan di perbatasan. Kendati karet juga ada, bertani lada kini lebih dominan. (Adx)

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .