UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 18 Oktober 2017 11:02
Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kondisi Kalbar Tanggap Darurat Rabies harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalbar beserta Pemerintah Kabupaten/Kota. Apalagi sejauh ini banyak korban yang meninggal dunia akibat gigitan anjing yang terinfeksi rabies.  Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ermin Elviani, SH menegaskan, masalah rabies di Kalbar harus menjadi perhatian serius dinas maupun instansi terkait.

"Penyakit rabies sangat membahayakan. Karena sudah berapa banyak korban meninggal dunia akibat gigitan anjing gila yang sudah terinfeksi rabies. Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati dan senantiasa waspada," ujar Ermin Elviani seperti diberitakan Rakyat Kalbar.

Legislator Partai Demokrat ini mengharapkan, Pemerintah Kabupaten/Kota di seantero Provinsi Kalbar, baik yang sudah tersebar anjing rabies maupun yang belum diharapkan dapat terus memberikan penyuluhan. Dengan bekerja sama dengan TNI, Polri serta masyarakat dalam upaya memberantas anjing penyebar rabies.

"Saya pikir pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk melakukan penanganan masalah rabies tanpa dukungan semua pihak. Maka harus bekerja sama dalam masalah ini. Karena sangat berbahaya bagi masyarakat, kalau tidak peduli," ingatnya.

Tak hanya itu, wakil rakyat asal Dapil Kabupaten Mempawah-Kabupaten Kubu Raya ini berharap, dinas kesehatan maupun dinas terkait harus senantiasa melakukan penyuluhan serta memberikan VAR sekaligus memusnahkan keberadaan anjing gila yang terinfeksi rabies di seantero Kalbar.

"Bagi masyarakat yang merasa tergigit anjing gila segera dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diberikan vaksin," ucap Ermin Elviani, SH.  (Zainudin/rk)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 13:47

Tangkap Tukang Palak di Perbatasan, Bupati Puji Polisi

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Jumat, 15 Juni 2018 13:46

Palak Sopir di Border Aruk, Tiga Warga Setempat Diciduk

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Selasa, 12 Juni 2018 15:03

Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati

PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:02

Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio

PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:57

ADUH..!! Wanita Cantik asal Sekadau dan Anaknya Hilang

SEKADAU-. Kornelius S (59), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:55
Tradisi Sambut Lebaran, Pontianak Siap-siap Menggelegar

‘Perang’ Kian Dekat, Pinggir Kapuas Siagakan 295 Meriam

Festival meriam karbit diselenggarakan 15 - 16 Juni 2018. Permainan tradisional Kota Pontianak ini digelar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…

Rabu, 06 Juni 2018 14:29

Banjir Masih Menerjang Melawi, Perekonomian Semakin Terpuruk

MELAWI - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi. Khususnya yang berada di pesisir…

Rabu, 06 Juni 2018 14:27
14 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap

APA MAKSUD..!!?? Lihat Petugas, Nelayan Vietnam Bakar Kapalnya

PONTIANAK- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .