UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 16 Oktober 2017 12:23
Khazanah Budaya Dayak di Bumi Kalimantan Semakin Lengkap
WOW..!! Situs Sejarah Parauman Ditemukan di Perbatasan
TINJAU LOKASI. Libertus Ketua DAD Kecamatan Sajingan Besar (baju putih topi coklat) bersama tim FRKP saat meninjau lokasi situs sejarah Dayak Selako berupa Parauman atau Bahaum di Dusun Batu Itam Desa Sanatab, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PONTIANAK- Ditemukannya situs sejarah Dayak Selako berupa Parauman atau Bahaum di Dusun Batu Itam, Desa Sanatab, Kecamatan Sajingan Besar, dekat Border Aruk Sajingan, Kabupaten Sambas semakin melengkapi khazanah atau kekayaan budaya Suku Dayak, khususnya di Kalimantan Barat.

Parauman atau Bahaum adalah merupakan tempat pertemuan pengurus adat untuk menentukan hukum adat, budaya, rukun adat dan kerukunan masyarakat adat. Situs ini ditemukan pada 10 Juli 2017 oleh pengurus dewan adat dan tim ketimanggongan Dewan Adat Dayak (DAD) Sajingan Besar. Situs ini merupakan warisan budaya yang diyakini sudah ada sejak tahun 1419.

"Hal ini dapat dibuktikan dengan Pantak Pabuisan yang ada tertulis PARAUMAN 1419 411. Juga terdapat Pantak Batu serta sebuah batu besar yang datar tempat pertemuan para tokoh adat pada masa itu," ujar Pengasuh Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Bruder Stephanus Paiman OFM Cap usai meninjau lokasi situs sejarah tersebut bersama tim dan Ketua DAD Kecamatan Sajingan Besar, Libertus.

Atas penemuan tersebut, para pemangku adat di Sajingan Besar sepakat untuk melestarikan lokasi tersebut. Karena diyakini di tempat ini dapat membangkitkan kembali roh-roh nenek moyang mereka. Tak hanya itu, keberadaan Parauman atau Bahaum ini turut dianggap berperan dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena ini pula tokoh-tokoh Dayak di Sajingan Besar berkumpul --pada saat konfrontasi dengan Malaysia-- membuat ritual dan membatu TNI melawan tentara Malaysia. Hal ini, kata Bruder Stephanus, diakui dengan adanya pengakuan oleh negara terhadap delapan orang sebagai veteran TNKU (Tentara Nasional Kalimantan Utara).

 “Penangkapan tokoh PGRS Paraku di Terentang, ada kaitannya dengan permohonan Pangdam XII Tpr Brigjen Pangabean (saat itu Gubernur Kalbar-nya Sumadi) minta petunjuk ritual adat ditempat ini," ujarnya dilansir Rakyat Kalbar.

Oleh sebab itu, masyarakat Sajingan Besar pun bertekad untuk memelihara tempat ini sebagai situs sejarah sekaligus tempat untuk memanggil atau membangkitkan roh-roh nenek moyang Dayak di Sajingan Besar.

"Saya sangat-sangat setuju tempat ini harus tetap dipelihara karena ada nilai sejarahnya dengan bukti-bukti situs yang ada. Di beberapa daerah Dayak di Kalbar, tempat seperti ini sudah langka, mungkin karena perluasan perkebunan sawit dan sebagainya,” katanya. Oleh karena itu, Bruder Stephanus mengajak generasi muda Dayak untuk melestarikan, memelihara tempat seperti ini sebagai warisan berharga dari nenek moyang. (fik)

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .