UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 16 Oktober 2017 12:19
Lestarikan Budaya Melayu, Festival Arak-arakan Pengantin
ARAK-ARAKAN PENGANTIN. Peserta Festival Arakan Pengantin mengikuti pawai dari Museum Kalbar menuju Masjid Raya Mujahidin, Minggu (15/10). HUMAS FOR RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tak hanya Khataman Alquran massal dan ribuan pokok telok (telur), iring-iringan pengantin juga menjadi budaya khas melayu Kota Pontianak. Budaya melayu tersebut menjadi ikon Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-246.     

Kawasan Car Free Day Jalan Ahmad Yani Pontianak Selatan tiba-tiba dipadati warga yang mengantar iring-iringan pengantin, Minggu (15/10). Pasangan pengantin tersebut menggunakan gaun khas melayu. Bahkan masing-masing rombongan yang mengantar juga mengenakan pakaian Telok Belanga’, termasuk Wali Kota H. Sutarmidji, SH, M.Hum dan Wakil Wali Kota Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MT yang mengikuti iring-iringan pengantin. 

Pasangan pengantin itu bukanlah sungguhan. Mereka merupakan peserta Festival Arak-arakan Pengantin yang digelar Pemkot Pontianak dalam rangka menyambut Harjad Kota Pontianak ke-246. Festival yang rutin digelar setiap tahunnya itu diikuti delapan kelompok yang terdiri dari kecamatan se-Kota Pontianak dan Bank Kalbar. Bahkan pasangan pengantin dari Kabupaten Kayong Utara turut serta memeriahkan festival tersebut.

Peserta Festival Arak-arakan Pengantin dilepas langsung oleh Wali Kota Sutarmidji. Start dari halaman Museum Kalbar menuju Masjid Raya Mujahidin. Wali Kota Sutarmidji dan Wakil Wali Kota Edi Rusdi Kamtono didampingi istri juga berbaur bersama para peserta menuju Masjid Raya Mujahidin. Iring-iringan rombongan itu terdiri dari pasangan pengantin didampingi orangtua masing-masing, pembawa pohon manggar dan pokok telok, serta pembawa barang hantaran dari calon pengantin pria. Mereka diiringan musik tanjidor yang juga Orkes khas melayu Kota Pontianak.

Wali Kota Sutarmidji mengatakan, Festival Arak-arakan Pengantin ini bukan hanya mementingkan lombanya semata. Namun lebih kepada melestarikan kreasi pengantin khas melayu Kota Pontianak. Dia mengajak seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan arakan pengantin, para pecinta atau pemerhati pengantin melayu, terutama dalam segi tata rias dan busana agar selalu berinovasi.

 “Bagaimana mengkreasikan pakaian pengantin tetap berciri dan berpenampilan tradisional tapi kelihatan modern, sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” kata Sutarmidji dilansir Rakyat Kalbar. Pernak-pernik yang bisa menjadi pemikat bagi yang melihat arakan pengantin adalah warna-warna yang ditampilkan beserta aksesorisnya. Tampilannya tetap berciri khas melayu Kota Pontianak, tapi dengan sentuhan kreasi yang bisa menjadi daya tarik bagi yang melihatnya. “Mulai dari sepatu sampai jamang (perhiasan) itu semua bisa dikreasikan,” sebutnya.

Tahun depan Sutarmidji akan menggelar lomba dengan kriteria terpisah antara arakan pengantin dan pasangan pengantin. Penilaiannya pada penampilan pengantin pria dan perempuan menonjolkan kreasi-kreasi yang pakem, tetapi ciri khas tradisionalnya tidak hilang.

 “Sebenarnya kan sudah ada kriteria bagaimana pengantin melayu Kota Pontianak, tinggal bagaimana mengkreasikannya. Itu yang penting, sehingga dari kreasi itu bisa berkembang di seluruh Indonesia,” imbuh Sutarmidji.

Salah seorang juri, Slamet Joesoef Alkadrie mengatakan, ada tiga unsur menjadi penilai dalam Festival Arak-arakan Pengantin. Meliputi tempat sirih, bokor uang asap dan mahar berupa perhiasan atau cincin kawin. Kendati para peserta sudah mengetahui hal tersebut, namun Simon, sapaan akrabnya, mengatakan, beberapa peserta mengabaikan ketiga unsur yang menjadi kriteria penilaian utama. Bahkan, kata dia, ada peserta yang mengganti tempat sirih menggunakan barang bekas berupa tempat sabun yang terbuat dari plastik.

 “Tetapi kami sebagai juri tetap berpatokan pada kriteria utama yang menjadi penilaian,” tegasnya. Festival Arak-arakan Pengantin kali ini, Bank Kalbar meraih juara pertama. Disusul Kecamatan Pontianak Utara dan Pontianak Timur. Sedangkan pasangan pengantin favorit diraih Kecamatan Pontianak Selatan dan hantaran favorit Pontianak Barat. (rk)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26
Narkotika Dimusnahkan, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan

Bawa 100 gram Ketamine, Warga Tiongkok Dibekuk

PONTIANAK- Bawa 100 gram ketamine, Li Chuang Hui dibekuk polisi ketika melintas di Jalan Raya Anjongan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .