UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:20
Masih Banyak Warga yang Menolak Anjingnya Divaksin
-AKAN DIMAKAMKAN. Jasad Sentia Resa telah dibungkus peti dan dimasukkan ke dalam ambulans di RSUD Sekadau, yang akan membawanya ke kampung halamannya di Desa Sunsong, Sekadau, Jumat pagi (13/10). Sentia wafat setelah dua hari kritis akibat terpapar virus rabies. Abdu Syukri

PROKAL.CO, SEKADAU- Bupati Sekadau, Rupinus menyempatkan diri melayat Sentia Resa di kamar jenazah RSUD setempat. Ia tak bisa menyembunyikan kesedihannya atas kepergian bocah, yang terpapar virus Rabies, pada Kamis petang (12/10) tersebut.  “Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan ikut berbelasungkawa,” ujar Rupinus.

Sentia meningal setelah dirawat di RSUD Sekadau sejak Selasa lalu. Warga Dusun Saka Tiga, Desa Sunsong, Kecamatan Sekadau Hulu, itu terpapar virus rabies setelah digigit anjing peliharaan orangtuanya di rumah mereka, dua pekan lalu.

Almarhum sempat kritis selama dua hari. Ia terpaksa dirawat di kamar isolasi ruang perawatan anak RSUD Sekadau dengan posisi kedua tangan harus terikat, karena selalu berontak dan mengamuk. Sentia yang sempat menggigit jari tangan ayahnya, Bali, dan ibunya, Yuliana Sewan, hanya bisa mengerang kesakitan. Tuhan akhirnya berkehendak lain dan korban meninggal setelah sempat dirawat intensif.

Meninggalnya Sentia, menambah panjang daftar korban Rabies di Sekadau. Hingga sekarang, di Sekadau tercatat 71 kasus gigitan anjing dan kera, dengan dua korban meninggal.

Rupinus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui instansi terkait sudah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi wabah rabies. Diantaranya, melalui vaksinasi dan sosialisasi.   “Tapi di daerah banyak juga warga yang tidak mau anjingnya divaksin,” keluhnya.

Selain itu, masih banyak masyarakat yang menyepelekan gigitan anjing. “Mereka pikir itu gigitan biasa, sehingga terlambat ke rumah sakit,” ulas Rupinus.

Seperti diberitakan Rakyat Kalbar, kesulitan lain yang dihadapi pihaknya adalah keterbatasan vaksin. Saat ini, ketersediaan vaksin antirabies (VAR) di Sekadau menipis.   “Untuk pengadaannya, tidak bisa dari kabupaten. Itu langsung dari Kementerian. Makanya nanti kita akan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Kalau memang bisa dari APBD, kita bisa langsung beli. Ini tidak bisa,” bebernya.

Apa yang disampaikan Rupinus ini dibenarkan Direktur RSUD Sekadau, Henry Alpius. Sentia diketahui baru diboyong orangtuanya ke Puskemas Rawak di Sekadau Hulu beberapa hari setelah mengalami gigitan. Padahal, sesuai dengan aturan, paling lama 24 jam setelah digigit, ia harus divaksin. “Memang untuk kasus Sentia ini, ada keterlambatan,” kata Henry.

Henry menambahkan, pasien baru datang ke RSUD setelah menunjukkan gejala klinis yang buruk. “Sudah menunjukkan gejala peradangan otak,” imbuhnya.  Di sisi lain, Dusun Saka Tiga, Desa Sunsong, merupakan salah satu daerah terpencil. Saat ini, jalan menuju daerah tersebut masih jalan tanah, sehingga arus transportasi dan komunikasi cukup sulit.

Selain Sentia, dikabarkan ada dua bocah lain yang digigit anjing. Masing-masing Titin, yang seumuran dengan Sentia, dan Geofeli KS yang berumur sekitar 9 tahun.  “Titin itu digigit di kaki,” ungkap Abi Kusno, Sekretaris Desa Sunsong kepada Rakyat Kalbar, kemarin.

Menurut Abi, Titin juga diinformasikan kurang enak badan. “Tapi sekarang sudah pulang ke Sunsong. Nanti saya kabarkan ke keluarganya untuk di cek,” sambungnya. Sementara Geofeli KS, dikabarkan digigit di pergelangan tangan kirinya. Ia digigit hari Rabu, (11/10), sekitar jam 10 pagi di Desa Mondi, Kecamatan Sekadau Hulu.

Pihak Puskemas Rawak sudah melakukan vaksinasi terhadap Geo pada Jumat (13/10). Dia dirujuk ke RSUD Sekadau. Tadi malam, pukul 20.25 tiba di sana. Gigitan anjing ke Geo di bagian kaki kiri, tepatnya lipatan paha belakang. (Abdu Syukri/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 12:37
Pantau Titik Api, Antisipasi Kabut Asap

Kemarau, BPBD Pontianak Lakukan Patroli

PONTIANAK- Beberapa pekan Kota Pontianak tak diguyur hujan. Selama kemarau, kebakaran lahan berpotensi…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:45
Polisi Tiongkok Ajak Polres Ketapang Bikin Kantor Polisi Bersama

Langsung Sodorkan Plang, Warganet pun Heboh

PONTIANAK- Warganet dihebohkan dengan beredarkan foto plang kantor polisi bersama dengan Biro Keamanan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:42
12.000 Warga Indonesia Tewas Setiap Tahun

MIRISNYA..!! Ada 1,57 Persen Penduduk Kalbar Pengguna Narkoba

PONTIANAK- Narkoba menjadi musuh bersama. Butuh keterlibatan semua pihak memberantas peredaran gelap…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:39

Gara-Gara Barang Ini, Sudah 18 Orang Divonis Mati

PONTIANAK- Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:38

Gara-Gara Barang Ini, Sudah 18 Orang Divonis Mati

PONTIANAK- Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:34

YA GITU DONG..!! Karolin Ucapkan Selamat Buat Midji-Norsan

PONTIANAK- Pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan unggul dalam perhitungan suara pemilihan Gubernur-Wakil…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:37
Sutarmidji-Ria Norsan Dipilih 1.334.512 Warga Kalbar

TELAK BANGET..!! Midji-Norsan Juara, Selisih 9 Persen dari Karolin-Gidot

KUBU RAYA- Selesai sudah tahapan Pilkada Kalbar 2018. Sutarmidji-Ria Norsan akan memimpin Kalbar hingga…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:33

KASIHAN…Warga Miskin Penderita Tumor Ditandu Sejauh 9 KM

Miskin dan sakit merupakan momok bagi manusia. Apalagi kedua datang secara bersama. Ocsya Ade CP, Meranti…

Rabu, 04 Juli 2018 21:34

Orang Utan Masuk ke Pemukiman Warga, Pertanda Apa?

PONTIANAK- Makin banyak orang utan yang masuk ke pemukiman warga di Kalbar. Ketua Forum Konservasi Orangutan…

Rabu, 04 Juli 2018 21:32

KASIHAN SEKALI, 3 Orang Utan Cari Makan Pemukiman Warga

MEMPAWAH- Dulu cuma berani mengintip, sekarang sudah berani berbuat lebih. Mulanya hanya menimbulkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .