UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06
Makin Susah Dapat Rotan di Hutan
Perajin rotan di Sambas.

PROKAL.CO,  Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat kursi memerlukan bahan rotan yang cukup banyak. Kualitas rotannya juga harus bagus, sehingga biaya produksinya juga lumayan tinggi. “Tak heran harganya cukup lumayan (tinggi),” katanya.

Dia mengaku, untuk membuat kursi rotan, terlebih dahulu menunggu pesanan pembeli. Kemudian dibuat sesuai dengan keinginan dan selera pemesan. “Jika tidak menunggu pesanan, dikhawatirkan tak ada pembelinya. Apalagi harus sesuai dengan selera pembeli. Terlebih pembuatan kursi rotan juga memakan waktu yang cukup lama,” jelas Muslihad.

Satu set kursi rotan, kata Muslihad, harganya berpariasi. Ada yang sekitar dua jutaan dan ada juga tiga jutaan. “Tergantung tingkat kesulitan dan banyaknya bahan yang digunakan,” katanya.

Mengembangkan kerajinan rotan, Pemkab Sambas telah melakukan pelatihan pemanfaatan rotan dan kayu. Tujuannya agar menjadi barang berharga dan memiliki nikai ekonomis tinggi.  “Pemkab Sambas melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag) telah bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Beberapa waktu lalu telah melakukan pelatihan pemanfaatan rotan dan kayu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sambas Drs. Uray Tajudin, M.Si mengungkapkan, kemarin.

Selain itu, kata Uray Tajudin, Pemkab juga telah melakukan pelatihan untuk meningkatkan perekonomian pelaku usaha kecil. Khususnya para perajin rotan dan kayu. “Pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pelaku usaha kecil yang memanfaatkan hasil alam, terutama rotan dan kayu,” ungkapnya.

Diakuinya, di Sambas, meskipun agak sulit mendapatkan bahan baku, namun kerajinan tangan masih banyak ditemui. “Perajin rotan masih banyak dijumpai di Kecamatan Paloh dan Sejangkung serta daerah lainnya,” terangnya. Sekda berharap, melalui pelatihan yang digelar Pemkab, diharapkan bisa menambah keterampilan perajin dan mampu meningkatkan kualitas. “Jika ini sudah baik, tentu bisa  dimanfaatkan, paling tidak Pemda bisa meningkatkan pejualannya,” katanya.

Meningkatkan ekonomi masyarakat, Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan akan mengusahakan pemasaran perajin. “Bisa saja setiap SKPD dan sekolah membeli hasil kerajinan mereka. Bahkan kita ingin hasil kerajinan ini bisa diekspor ke luar negeri,” harap Uray Tajudin.  (Sairi/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:45

Tak Jera, Mantan Napi Kembali Mencuri

PONTIANAK- Agun, warga Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat diamankan…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:44

Pergi Mancing, Tono Pulang Tak Bernyawa, Istri Korban Belum Ditemukan

MEMPAWAH- Tono, warga Selat Panjang yang dikabarkan hilang di perairan Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:22

Tabrakan dengan Dump Truck, Pensiunan TNI Meninggal

SEKADAU- Kecelakaan lalu lintas kembali merengut nyawa. Seorang pensiunan TNI bernama Firmansyah, 56,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:21

SIAPA INI? Warga Temukan Mayat Tertimpa Motor di Parit

SEKADAU- Warga Kabupaten Sekadau kembali dihebohkan dengan penemuan mayat. Kali ini mayat ditemukan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 10:38

Polisi Bekuk Pemukul Kepala 2 Wanita, Ternyata....

MEMPAWAH- Polisi berhasil menangkap Ben Yulius Mario, pelaku pemukulan terhadap dua gadis bernama Viska…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:18

Dua Pengedar Narkoba Karimunting Diciduk

BENGKAYANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang bersama dengan…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:17

Pria Ini Mengamuk, Dua Teman Wanitanya Dipukul Pakai Palu

MEMPAWAH- Dua orang gadis bernama Lifa (18) dan Vita (22) asal Entikong, Kabupaten Sanggau  mengalami…

Selasa, 25 September 2018 11:05

RISIKO..!! Rumah Ditinggal Kosong, Hangus..!!

MELAWI- Kebakaran di Nanga Pinoh kembali terjadi. Kali ini, api menghanguskan rumah milik Sahabui warga…

Selasa, 18 September 2018 10:29

Pergi Mancing, Saat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SANGGAU- Jasad Usni, 29, karyawan PT Erna Djuliawati, akhirnya ditemukan petugas. Warga asal Darit itu…

Selasa, 11 September 2018 10:11
Banjir Terjang Marau, Ketapang

Ketinggian Air 1,5 Meter, Rumah dan Sekolah Terendam

PONTIANAK- Musim kemarau belum lama usai, Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang diterjang banjir, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .