UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05
Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Produk Rotan yang Makin Kalah Saing dengan Produk Berbahan Plastik

PERAJIN. Muslihad membuat kursi dari bahan baku rotan di kediamannya di Desa Piantus, Kecamatan Sejangkung, Sambas, Kamis (12/10). SAIRI

PROKAL.CO, SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai jual membuat perajin tangan berbahan baku rotan hanya mampu memenuhi hidup sehari-hari.       Desa Piantus, Kecamatan Sejangkung dari dulu sudah dikenal sebagai sentra perajin rotan di Kabupaten Sambas. Seiring perkembangan zaman, hasil kerajinan tangan ini tak sepopuler dahulu.

 “Sebagian besar warga Desa Piantus bekerja sebagai perajin rotan. Namun hasil penjualannya sekarang hanya mampu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, dikarenakan minimnya pesanan dari pembeli,” kata Agus, perajin rotan Desa Piantus, Kamis (12/10).

Kepada Rakyat Kalbar, sambil meraut rotan, Agus mengatakan minimnya pesanan disebabkan adanya pergeseran zaman. Masyarakat lebih senang memilih dan menggunakan hasil olahan pabrik berbahan plastik.  “Masyarakat sekarang kebanyakan memilih perabot rumah tangga dan mainan berbahan plastic. Tentunya berdampak pada minimnya pesanan yang datang dari peminat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, sulitnya mencari bahan baku ditengarai menjadi penyebab lain menurunnya produksi olahan berbahan baku rotan ini. “Sekarang untuk mencari rotan sudah susah, tidak seperti dahulu. Bahkan kadang-kadang kita harus mendatangkan rotan dari Kecamatan Paloh,” ujar Agus yang sedang membuat mainan kuda-kudaan berbahan rotan.

Dia menceritakan, mainan yang sedang dikerjakannya sempat menjadi primadona. Sangat digemari anak-anak pada zaman dahulu. Namun sekarang kalah bersaing dengan mainan berbahan plastik. “Sekarang mainan ini sangat sulit untuk menjualnya, karena kalah bersaing dengan mainan berbahan plastik yang tentunya harganya juga lebih murah,” tuturnnya.

Meskipun sulit untuk dipasarkan, namun inilah satunya mata pencaharian Agus dan perajin rotan lainnya selain berkebun. Apabila berhenti mengolah rotan, tentu kebutuhan keluarga tak tercukupi.  “Meskipun tak selaris dahulu, kita masih bersyukur masih ada orang yang mau membeli kerajinan tangan ini. Karena kalau saya berhenti, tentu kebutuhan keluarga sulit terpenuhi,” lirihnya.

 Perajin rotan lainnya, Muslihad mengeluhkan sulitnya mencari bahan baku di Kecamatan Sejangkung. “Sekarang tak seperti dahulu, dimana rotan sudah sangat sulit didapatkan. Apalagi rata-rata masyarakat di sini merupakan perajin rotan,” ungkapnya. Muslihad mengaku harus membeli bahan baku rotan di daerah lain. Salah satunya di Kecamatan Paloh. “Kami sekarang harus jauh-jauh untuk membeli bahan baku rotan. Ketergantungan bahan baku kerajinan dari luar juga mengakibatkan biaya produksi menjadi tinggi. Bahkan dapat berdampak buruk terhadap perkembangan usaha kerajinan kecil yang modalnya kurang memadai,” tuturnya. (sairi/rk)


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:45

Tak Jera, Mantan Napi Kembali Mencuri

PONTIANAK- Agun, warga Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat diamankan…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:44

Pergi Mancing, Tono Pulang Tak Bernyawa, Istri Korban Belum Ditemukan

MEMPAWAH- Tono, warga Selat Panjang yang dikabarkan hilang di perairan Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:22

Tabrakan dengan Dump Truck, Pensiunan TNI Meninggal

SEKADAU- Kecelakaan lalu lintas kembali merengut nyawa. Seorang pensiunan TNI bernama Firmansyah, 56,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:21

SIAPA INI? Warga Temukan Mayat Tertimpa Motor di Parit

SEKADAU- Warga Kabupaten Sekadau kembali dihebohkan dengan penemuan mayat. Kali ini mayat ditemukan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 10:38

Polisi Bekuk Pemukul Kepala 2 Wanita, Ternyata....

MEMPAWAH- Polisi berhasil menangkap Ben Yulius Mario, pelaku pemukulan terhadap dua gadis bernama Viska…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:18

Dua Pengedar Narkoba Karimunting Diciduk

BENGKAYANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang bersama dengan…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:17

Pria Ini Mengamuk, Dua Teman Wanitanya Dipukul Pakai Palu

MEMPAWAH- Dua orang gadis bernama Lifa (18) dan Vita (22) asal Entikong, Kabupaten Sanggau  mengalami…

Selasa, 25 September 2018 11:05

RISIKO..!! Rumah Ditinggal Kosong, Hangus..!!

MELAWI- Kebakaran di Nanga Pinoh kembali terjadi. Kali ini, api menghanguskan rumah milik Sahabui warga…

Selasa, 18 September 2018 10:29

Pergi Mancing, Saat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SANGGAU- Jasad Usni, 29, karyawan PT Erna Djuliawati, akhirnya ditemukan petugas. Warga asal Darit itu…

Selasa, 11 September 2018 10:11
Banjir Terjang Marau, Ketapang

Ketinggian Air 1,5 Meter, Rumah dan Sekolah Terendam

PONTIANAK- Musim kemarau belum lama usai, Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang diterjang banjir, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .