UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 11 Oktober 2017 09:35
WIDIHH..!! Tiga Sapi Mati Gara-Gara Digigit Anjing Rabies, Lalu Dagingnya Dimakan Bersama
DIPAPAH. Yuliana Sewan memapah putrinya, Sentia Resa saat hendak dipindahkan ke ruang perawatan anak RSUD Sekadau, Selasa (10/10) siang. Sentia Resa adalah korban gigitan anjing rabies. ABDU SYUKRI

PROKAL.CO, Anjing gila alias anjing terinfensi rabies kembali makan korban. Kali ini di Dusun Saka Tiga. Dusun ini merupakan salah satu daerah pedalaman di Kabupaten Sekadau. Daerah tersebut berbatasan langsung dengan Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.  Nah, anjing yang diduga mengidap rabies ternyata menggigit sapi milik warga setempat. “Ada tiga ekor sapi yang mati di kampung kami,” kata Abi Kusno, Sekretaris Desa (Sekdes) Sunsong dijumpai Rakyat Kalbar di RSUD Sekadau.

Kusno mengatakan, sapi-sapi itu mati karena digigit anjing. “Dua ekor dijual hon (sistem partai kepada warga, red). Dan satunya juga dimakan warga,” sambung Kusno. Sapi-sapi itu mati secara mendadak tanpa ada sebab yang jelas. Sapi tersebut tampak sakit dan kondisinya terus memburuk. “Sapi pertama mulai mati tanggal 6 September lalu. Yang lain beberapa hari berselang,” papar Kusno.

Selain ketiga sapi itu, masih ada satu sapi lainnya yang sakit. “Tapi tidak sempat dimakan warga di sana. Waktu sakit itu, sudah langsung dijual pemiliknya,” pungkas Kusno.

Seperti diketahui, Sekadau merupakan salah satu daerah penyebaran rabies. Data dari Dinas Keseahtan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau, sedikitnya ada 70 laporan kasus gigitan dan seorang diantaranya meninggal.

 “Ada yang meninggal ibu-ibu, gigitannya itu dimuka. Kami juga mendapat laporan dari Sintang bahwa ada warga Sekadau yang meninggal,” ujar Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau, Anjas Asmara kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Anjas mengatakan, sebaran kasus gigitan anjing banyak terjadi di Kecamatan Belitang Hulu, Sekadau Hilir dan Nanga Mahap. Anjas memastikan jika ketersediaan vaksin anti rabies (VAR) masih cukup.  (Abdu Syukri/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:10

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

SANGGAU- KPU Sanggau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati…

Selasa, 13 Februari 2018 10:06

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar

PONTIANAK- Tiga pasangan ditetapkan sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar 2018. Seluruh pasangan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:54
Soal Bakal Dipotongnya Gaji ASN Muslim 2,5 Persen untuk Zakat

Midji: Apa Sudah Cukup Nisabnya?

PONTIANAK- Pemerintah mewacanakan pemotongan gaji untuk zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama…

Jumat, 09 Februari 2018 10:50

WOW BANYAK BANGET..!! Pemprov Kalbar Usulkan Penambahan 1.500 ASN

PONTIANAK-. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengusulkan 1.500 formasi Aparatur Sipil Negara…

Rabu, 07 Februari 2018 10:32

WANTED..!! 11 Terpidana Korupsi Ini Masih Hirup Udara Bebas

PONTIANAK- Sebelas terpidana kasus korupsi di Kalbar yang telah divonis pengadilan ternyata masih menghirup…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:51

Produktivitas Gabah Kering Giling Tak Capai Target, Mahasiswa Tolak Impor Beras

PONTIANAK- Kunjungan anggota DPR RI Erwin TPL Tobing sekaligus mantan Kapolda Kalbar ke DPRD Sambas…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:03

Vivi Pebasket Muda Berbakat Kalbar

PONTIANAK- Atlet basket asal Kalbar, Natalia Vivi mendapatkan kesempatan emas untuk meningkatkan kemampuannya…

Sabtu, 03 Februari 2018 11:59

Sopir Truk Tanki CPO Ugal-ugalan

MEMPAWAH- Tabrakan beruntun terjadi di Kilometer 48 Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah, Kamis (1/2) siang.…

Kamis, 01 Februari 2018 09:55
Super Blue Blood Moon akan Terjadi Lagi pada 2036

Tak Semua Bisa Nikmati “Si Bulan Merah Darah”

Saat yang ditunggu masyarakat tersaji tadi malam. Fenomena gerhana bulan bersamaan dengan bulan pertama…

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .