UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21
Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya
PANTAU BANJIR. Personil TRC BPBD-PK Sekadau memantau banjir yang menggenangi Nanga Mahap, Selasa (10/10). BPBD-PK FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kehutanan Kalbar Marius Marcellus Tj. “Kalau DAS ini kan harus dari hulu sampai hilir. Makanya kita juga mengundang teman-teman Bappeda kabupaten/kota supaya bisa memprogramkan bagaimana melakukan rehabilitasi daerah di daerahnya masing-masing,” ujar Marcellus, Selasa (10/10).

Marcellus mengatakan, selama ini rehabilitasi DAS sudah dilakukan. Dinas Kehutanan wajib melakukan evaluasi. Dalam kondisi real sekarang, DAS semakin hari kualitasnya semakin menurun.

 “Walaupun kami tidak melakukan penelitian, tetapi secara fisik kita bisa melihat indikasinya. Misalnya tingkat banjir yang semakin sering, dan ada beberapa daerah yang tadinya tidak banjir menjadi banjir. Ini kan merupakan suatu persoalan yang disebabkan karena DAS yang tidak terkelola dengan baik,” ungkap mantan Pj Bupati Kapuas Hulu tersebut.

Selain sungai, sumber air yang mengalir ke sungai hingga ke laut juga harus dijaga. Program yang dilakukan masing-masing daerah untuk menjaga DAS sudah cukup banyak dilakukan. Satu diantaranya melalui rehabilitasi.  “Kalau bicara rehabilitasi hutan, kita ada Bepedas dari pusat, kemudian Dinas Kehutanan kabupaten/kota. Provinsi juga berperan aktif dalam rangka memberikan sosialisasi dan pemahaman, hanya memang kita juga harus sinkron,” tutur Marcellus.

Selain itu, berkenaan dengan DAS, hal yang harus diperhatikan, tutupan lahan, kemudian bagaimana cara membuka lahan. Misalnya perkebunan, apakah Amdalnya sudah baik.  Kemudian area pembukaan lahan di daerah hulu, juga tingkat kekeruhan air semakin terlihat, berarti ada pembukaan lahan dalam skala besar.

“Bukan hanya perkebunan, tapi seluruh industri juga harus memperhatikan ini. Karena nanti limbahnya akan dibuang ke sungai, apakah langsung atau resapan. Ini yang harus kita lihat lebih jeli,” tegasnya.  (Abdu Syukri, Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Senin, 02 Oktober 2017 11:34

Cuaca Ekstrem, Nelayan Takut-Takut Melaut

MEMPAWAH- Pemanasan global (global warming) telah memicu perubahan musim di Kalbar semakin tidak menentu.…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .