UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29
Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

Bupati Atbah Pimpin Razia PETI

RAZIA PETI. Bupati Atbah Romin Suhaili merazia dan memusnahkan mesin dongfeng pelaku PETI di Dusun Karangan, Desa Madak, Kecamatan Subah, Sambas, Kamis (5/10). ZULPIAN HUMAS SETDA SAMBAS

PROKAL.CO, SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal. Pemkab Sambas tidak menutup mata, bersikap tegas untuk menyelamatkan sungai dari pencemaran lingkungan.

Bupati Sambas, Atbah pun geram dibuatnya. Oleh karenanya, dia dan melibatkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup M. Ibrahim Kasim dan Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) melakukan razia lokasi PETI di Dusun Karangan, Desa Madak, Kecamatan Subah, Kamis (5/10). “Insya Allah kita akan giatkan terus razia dan pembinaan yang berkelanjutan,” kata Bupati Atbah di lokasi PETI.

Saat razia, di anak sungai dalam hutan ditemukan belasan unit mesin dongfeng atau peralatan penambangan emas tradisional. Dua diantaranya mesin jenis penyedot tanah atau lumpur untuk penambangan emas di sungai dan sebelas unit mesin lainnya berada di dalam kolam.

Petugas gabungan menjaring penambang ilegal, dua laki-laki dan seorang perempuan parubaya. Sedangkan penambang ilegal lainnya berhasil melarikan diri ketika melihat petugas. Mesin dongfeng yang ditemukan langsung dirusak dan dibakar oleh Bupati Atbah. Begitu juga pondok tempat pelaku PETI tinggal juga dimusnahkan dengan cara dibakar.

Ketika berdialog dengan pekerja yang terjaring, Bupati Atbah mengingatkan untuk tidak melanjutkan aktivitas PETI di Kabupaten Sambas. Dia menyarankan agar penambang-penambang tersebut melakukan penambangan yang legal. Jangan sampai aktivitasnya merusak lingkungan.

Salah seorang pekerja yang terjaring, Yandi mengaku Bos PETI di Dusun Karangan merupakan warga luar Kabupaten Sambas. “Saya hanya bekerja saja Pak. Sedangkan pembiayaan PETI dari bos-bos yang juga orang luar Kabupaten Sambas,” katanya. Yandi mengaku, rata-rata dibayar Rp30 ribu hingga Rp70 ribu per hari.

Pantauan di lapangan, pekerja PETI ada yang turut memboyong keluarga kecilnya. Tampak beberapa helai baju milik balita dan popok bayi yang menjadi temuan tim gabungan. Rata-rata pekerja PETI membekali diri mereka dengan senapan lantak. Senjata itu disita kepolisian, termasuk kendaraan pelaku PETI.

Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadi prabowo, SH, SIK melalui Kabag Ops Kompol Jajang mengatakan, pihaknya hanya mem-back up razia yang dipimpin Bupati Sambas dengan menurunkan 30 personel.

 “Saat kita tiba, pelaku penambangan sedang tak beraktivitas, karena melarikan diri ke dalam hutan. Kita hanya mengamankan tiga orang yang menurut pengakuannya merupakan juru masak. Kali ini kita memusnahkan kurang lebih 15 set mesin dongfeng,” jelas Kompol Jajang.  (Sairi/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 02 Januari 2018 10:30

Menoet, Upaya Menjaga Tradisi

Enam bilah mandau dan sebatang besi baja disusun berjejer di setiap gigi tangga. Masyarakat membentuk…

Selasa, 02 Januari 2018 10:28

BAHAYA..!! Ditemukan Dua Bocah Suspect Difteri

MEMPAWAH- Menyusul temuan dua pasien positif penyakit diduga Difteri, Pemerintah Kabupaten Mempawah…

Selasa, 02 Januari 2018 10:19

Kejahatan di Singkawang Menurun, MASAK SIH..???

SINGKAWANG- Angka kejahatan di Kota Singkawang sepanjang tahun 2017 mengalami penurunan dibanding tahun…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:49

Akses ke Pantai Temajuk “Dihadang” Jembatan Rusak

Selama liburan Natal dan menjelang akhir pergantian tahun, jumlah wisatawan ke Kota Singkawang melonjak…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:48
Liburan Natal dan Tahun Baru

Hotel di Singkawang Banjir Tamu

Selama liburan Natal dan menjelang akhir pergantian tahun, jumlah wisatawan ke Kota Singkawang melonjak…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:42

NGGA KONSEN..!! Mobil Terguling dan Tabrak Tebing

SEKADAU- Minibus jenis Kijang Innova mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sekadau-Sintang, KM 16, Dusun…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:36
Ketika Buaya “Bertamu” ke Rumah Warga

Warga Khawatir, Pawang Bilang Ngga Makan Orang

Dari sejumlah literatur, buaya memang harus berjemur untuk mengatur suhu badannya agar tetap stabil…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:27
Satpol PP Sintang Jaring Sebelas Anak Punk

Satu Hamil dan Lima Positif Konsumsi Narkotika

SINTANG- Sebelas anak punk terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang,…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:24

Banyak Sopir dan Penumpang Bus yang Bandel

BENGKAYANG- Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bengkayang melakukan…

Sabtu, 23 Desember 2017 13:57

Di Bandara Pangsuma Banyak Calo Tiket

PUTUSSIBAU- Lonjakan penumpang di Bandara Pangsuma Putussibau jelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru…

HOROR..!! Pergi Bersihkan Sawah, Warga Bengkayang Dapat Benda Ini…

REMEH BANGET..!! Hanya Karena Cekcok Kartu Keluarga, Wanita Ini Gantung Diri
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .