UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:14
ASTAGA..!! Pergi Sekolah, Pelajar di Sini Bertaruh Nyawa..!!
BERTARUH NYAWA. Para pelajar di Nanga Engkulun harus berjuang keras melewati genangan air di jembatan putus saat hendak pergi ke sekolah, belum lama ini. WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, SEKADAU- Karena jembatan putus, puluhan pelajar SD dan SMP di Dusun Engkulun, Desa Engkulun, Kecamatan Nanga Taman, Sekadau harus berjuang keras melewati sungai. Ya, jembatan gantung Engkulun yang reot itu putus dan anak-anak sekolah pun mau tak mau melintas di jembatan itu, meskipun dengan risiko kehilangan nyawa karena jatuh, hanyut dan tenggelam.

“Jembatannya putus diterjang banjir,” kata Hasan SE, anggota DPRD Sekadau asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sekadau II (Kecamatan Sekadau Hulu, Nanga Taman dan Nanga Mahap) kepada Rakyat Kalbar, Rabu (4/10).

Sudah beberapa pekan para generasi penerus bangsa itu bertaruh nyawa melewati jembatan yang putus. Mereka menyeberang sangat hati-hati, meniti jembatan yang hanya tersambung dengan sebatang kayu, tanpa mengenakan sepatu.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Jembatan Engkulun memiliki panjang sekitar 30 meter, melintasi Sungai Koman. Konstruksinya merupakan jembatan gantung dengan tali sling dan lantai papan. Jembatan itu menghubungkan warga Engkulun yang tinggal terpisah di seberang sungai. “Jembatan itu setiap harinya dilewati pelajar dan warga yang ingin ke kebun dan ladang,” jelas Hasan.

Jembatan tersebut putus, karena konstruksinya tidak mampu menahan terjangan banjir. “Terlebih tanah di bagian ujung jembatan juga ada yang longsor,” papar Hasan.  Akibatnya, bagian tengah jembatan sudah terendap dan masuk ke sungai. Warga dan pelajar yang melintas, harus berjibaku melewati genangan air. “Kalau air pasang, warga harus menggunakan sampan,” katanya.

Hasan mengaku, Pemkab Sekadau sudah mempersiapkan langkah mengatasi robohnya jembatan itu. Informasi yang dia dapatkan, rencana perbaikan sudah dimatangkan instansi terkait. Termasuk kemungkinan perbaikan melalui dana tanggap darurat.

 “Kita mendukung dan mengapresiasi langkah pemerintah melakukan perbaikan. Kita harapkan bisa segera dilakukan proses perbaikan demi kelancaran transportasi masyarakat di sana,” tegas Hasan.

Camat Nanga Taman Paulus Ugang, SAP, MM mengatakan, robohnya Jembatan Engkulun terjadi awal Agustus lalu. “Saya sudah koordinasikan masalah ini ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sekadau. Tim dari Dinas PUPR juga sudah melakukan peninjauan,” kata Ugang.

Kepala Dinas PUPR Sekadau, H. Ramsyah menegaskan, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan melalui dana tanggap darurat. Pekerjaan tinggal menunggu kelengkapan administrasi penggunaan dana tanggap daruat. “Nanti kalau suratnya sudah keluar, secepatnya akan kita lakukan perbaikan,” tegas Ramsyah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Sekadau, Ir. H. Akhamd Suryadi, MT juga menyebutkan soal opsi perbaikan menggunakan dana tanggap darurat. “Cuma kita masih tunggu laporan lengkapnya. Nanti kita juga akan survey ke lokasi, kondisinya seperti apa,” jelas Akhmad dilansir Rakyat Kalbar.  (Abdu Syukri/rk)


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 12:37
Pantau Titik Api, Antisipasi Kabut Asap

Kemarau, BPBD Pontianak Lakukan Patroli

PONTIANAK- Beberapa pekan Kota Pontianak tak diguyur hujan. Selama kemarau, kebakaran lahan berpotensi…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:45
Polisi Tiongkok Ajak Polres Ketapang Bikin Kantor Polisi Bersama

Langsung Sodorkan Plang, Warganet pun Heboh

PONTIANAK- Warganet dihebohkan dengan beredarkan foto plang kantor polisi bersama dengan Biro Keamanan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:42
12.000 Warga Indonesia Tewas Setiap Tahun

MIRISNYA..!! Ada 1,57 Persen Penduduk Kalbar Pengguna Narkoba

PONTIANAK- Narkoba menjadi musuh bersama. Butuh keterlibatan semua pihak memberantas peredaran gelap…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:39

Gara-Gara Barang Ini, Sudah 18 Orang Divonis Mati

PONTIANAK- Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:38

Gara-Gara Barang Ini, Sudah 18 Orang Divonis Mati

PONTIANAK- Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:34

YA GITU DONG..!! Karolin Ucapkan Selamat Buat Midji-Norsan

PONTIANAK- Pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan unggul dalam perhitungan suara pemilihan Gubernur-Wakil…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:37
Sutarmidji-Ria Norsan Dipilih 1.334.512 Warga Kalbar

TELAK BANGET..!! Midji-Norsan Juara, Selisih 9 Persen dari Karolin-Gidot

KUBU RAYA- Selesai sudah tahapan Pilkada Kalbar 2018. Sutarmidji-Ria Norsan akan memimpin Kalbar hingga…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:33

KASIHAN…Warga Miskin Penderita Tumor Ditandu Sejauh 9 KM

Miskin dan sakit merupakan momok bagi manusia. Apalagi kedua datang secara bersama. Ocsya Ade CP, Meranti…

Rabu, 04 Juli 2018 21:34

Orang Utan Masuk ke Pemukiman Warga, Pertanda Apa?

PONTIANAK- Makin banyak orang utan yang masuk ke pemukiman warga di Kalbar. Ketua Forum Konservasi Orangutan…

Rabu, 04 Juli 2018 21:32

KASIHAN SEKALI, 3 Orang Utan Cari Makan Pemukiman Warga

MEMPAWAH- Dulu cuma berani mengintip, sekarang sudah berani berbuat lebih. Mulanya hanya menimbulkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .