UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 02 Oktober 2017 12:18
Banjir, Bantuan Ada yang Tak Sampai

Pemprov Terjunkan Tim Reaksi Cepat

Banjir di salah satu kabupaten di Kalbar.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Bencana banjir sudah menjadi langganan wilayah Kalbar setiap tahunnya. Bukan hanya menggelontorkan anggaran bantuan, namun perlu payung hukum untuk mencegah banjir.  Hal itu dikatakan anggota Komis IV DPRD Kalbar, Tanto Yakobus, M.Si. Ia mengaku, pihaknya saat ini sedang membuat Peraturan Daerah (Perda) inisiatif dewan tentang Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kalbar.

“Tentu ada pasal tentang banjir, penyangga sungai dan sebagainya dalam Perda tersebut,” katanya, Minggu (1/10). Legislator Partai Demokrat itu menjelaskan, Perda inisiatif dewan ini muaranya untuk menanggulangi banjir. Saat ini prosesnya sudah masuk pada tahap Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalbar. “Pasal belum detail, masih menerima masukan berbagai pihak, setelah komplit baru dirumuskan,” jelas Tanto.

Dia meminta semua komponen masuk dan terlibat di Pansus ini, agar Perda yang dihasilkan benar-benar bermanfaat. Hasilnya wilayah Kalbar bebas banjir. Tanto juga meminta mengoptimalkan peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar.

Menurutnya BPBD memiliki fasilitas lengkap. Helikopter juga ada dan anggaran memadai. Dia meminta BPBD jangan hanya melakukan pertolongan maupun penyuluhan pasca bencana saja, tapi sebelum bencana sudah giat memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Ini penting karena daerah kita sering terjadi bencana alam, kalau tidak banjir, tanah longsor,” ungkap Tanto.

Kepala BPBD Kalbar, TTA Nyarong mengaku telah melakukan upaya penanganan bencana banjir di Kecamatan Jelai Hulu, Kecamatan Tumbang Titi dan Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang. Kemudian Kecamatan Kuala Behe, Menyuke dan Meranti Kabupaten Landak serta beberapa kecamatan di Kabupaten Melawi. Upaya yang dilakukan, meminta Bupati Ketapang, Landak, Melawi dan Sintang segera menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor. “Dengan tujuan agar penanganannya terkoordininasi dengan baik, cepat dan tanggap,” ujar Nyarong.

Selain itu telah melaporkan kejadian bencana kepada Pemerintah Pusat c.q. Kepala BNPB-RI. Telah memberi bantuan berupa uang tunai yang bersumber dari dana APBN sebesar masing-masing Rp250 juta untuk Kabupaten Ketapang dan Landak.

Upaya lain yang dilakukan, meminta bupati/wali kota se-Kalbar melalui BPBD masing-masing mengoptimalkan rapat koordinasi (Rakor) dengan instansi terkait termasuk TNI dan Polri, agar mengoptimalkan tugas-tugas Satgas. Kemudian telah diupayakan memberikan bantuan kepada warga yang terkena banjir di beberapa desa di Ketapang dan Landak.

“Selanjutnya pada 8 September 2017 Gubernur Kalbar telah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor di Kalbar,” jelas Nyarong. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Drs. H.M Zeet Hamdy Assovie mengatakan, Pemprov Kalbar telah melakukan upaya penanganan pasca banjir di sejumlah daerah. Bahkan telah menyiapkan anggaran tangap darurat sebesar Rp1,5 miliar. Saat ini sedang dalam tahap pencairan dana tanggap darurat melalui mekanisme pergeseran anggaran biaya tidak terduga kepada lembaga teknis di Ketapang, Landak, Sintang dan Kapuas Hulu.

“Dengan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan konstribusi terhadap penanganan kesehatan dan sosial masyarakat yang terkena dampak banjir,” harap M Zeet. Selain itu Pemprov Kalbar juga melakukan langkah penanggulangan banjir dengan menurunkan tim reaksi cepat dan RAA. Mendirikan pos kesehatan yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kabupaten, pendistribusian obat-obatan dan MP ASI. Kemudian memberikan pendampingan kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan kabupaten.

“Bila sarana dan obat-obatan rusak akibat banjir, maka kita akan melakukan inventarisir alat kesehatan dan obat-obat oleh kabupaten/kota, selanjutnya ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Kalbar,” tuturnya. Selain itu, petugas yang ada di lapangan juga telah menilai tingkat kegawatdaruratan korban untuk korban luka ringan dan sedang. Bahkan sudah diberi pengobatan di pos kesehatan lapangan.

Banjir yang terjadi di sejumlah kabupaten yang ada di Kalbar belum lama ini menyebabkan sejumlah fasilitas masyarakat rusak. Terlebih banyak lahan pertanian yang rusak menyebabkan kerugian bagi masyarakat. “Ada tiga kabupaten yang terserang banjir, yakni Kabupaten Sintang, Ketapang dan Landak,” jelas M Zeet.

Di Kabupaten Ketapang, bencana terjadi di Desa Tanggerang, Dusun Tanjung, Kecamatan Jelai Hulu dan sepanjang aliran Sungai Jelai. Banjir juga melanda wilayah hilir Sungai Jelai seperti Pangkalan Baru, Sengkuang Merabung, Tanjung Beringin, Terusan dan Sungai Rasak. Sejumlah rumah masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Jelai juga sudah terendam air. Ketinggian air mencapai 2,5 meter.

 “Mirisnya bantuan yang distribusikan ke wilayah hilir hanya sampai di Sengkuang Merebung, Panagkalan Baru dan Tanjung Beringin,” ungkap M Zeet. Sulitnya akses dikarenakan air terlalu tinggi, membuat bantuan akan didistribusikan ke terusan pun terhambat. Solusi dilakukan tim agar bantuan bisa masuk ke terusan melalui transportasi air.

Meski demikian, kata M Zeet, Pemprov Kalbar sampai saat ini terus melakukan pemantauan dan berusaha untuk memberikan bantuan kepada masyarakat untuk meringankan beban mereka.  “Yang jelas, ini menjadi perhatian dari Pemprov Kalbar, dan kita akan terus melakukan langkah untuk penanganannya,” katanya.  (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 10:16

Kota Pontianak Sarangnya Barang Ilegal

PONTIANAK- Dilansir Rakyat Kalbar, selama dua pekan pelaksanaan Operasi Lintas Kapuas 2017, Satuan Reskrim…

Senin, 16 Oktober 2017 12:21
Sebuah Laboratorium Mini Kerukunan Umat Beragama

WOW..!! Ini Dia Katedral Termegah Kedua di Kalbar

Sabtu (14/10), Gubernur Cornelis meresmikan Gereja Katedral Kristus Raja, Keuskupan Kabupaten Sintang.…

Senin, 16 Oktober 2017 12:19

Lestarikan Budaya Melayu, Festival Arak-arakan Pengantin

PONTIANAK- Tak hanya Khataman Alquran massal dan ribuan pokok telok (telur), iring-iringan pengantin…

Senin, 16 Oktober 2017 12:15

Lantamal XII Pontianak Siap Bangun Dua Pangkalan

PONTIANAK- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak berencana membangun dua pangkalan…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:53

KM Sinar Bintang I Tenggelam, Satu Tewas

PONTIANAK- Kapal Motor Sinar Bintang I, GT 19 tenggelam di Perairan Selatan Pulau Datu, Kabupaten Mempawah,…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:28

CARI KORENG..!! Berani-Beraninya Acungkan Pisau ke Polisi, Begini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Entah apa yang ada di benak Milando alias Tornado. Dia ini memang cari penyakit. Bukannya…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:27

HOROR DI JALANAN..!! Empat Pelajar Terlibat Kecelakaan Maut, Satu Wassalam…

PONTIANAK- Empat pelajar SMP Aswaja Pal V terlibat kecelakaan hebat di Jalan Ampera, Pontianak Kota,…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:24

Ke Sekolah Dilarang Pakai Motor, Begini Cara Pelajar Curi-curi Kesempatan

PONTIANAK- Aturan bahwa pelajar tak boleh membawa motor ke sekolah rupanya Cuma jadi macan kertas. Sebenarnya…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:01

Minta Diperbaiki Tiga Jembatan Sekaligus, Memangnya Wali Kota Punya Duit?

PONTIANAK- Disoroti Wali Kota H. Sutarmidji, SH, M.Hum dan anggota DPRD Kota Pontianak, akhirnya Kepala…

Sabtu, 14 Oktober 2017 11:59

Proyek Jembatan Molor, Semua Direpotkan

Proyek jembatan Bansir yang disorot Wali Kota Pontianak, terus menuai cerita. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji…

Kota Pontianak Sarangnya Barang Ilegal

CARI KORENG..!! Berani-Beraninya Acungkan Pisau ke Polisi, Begini Dah Jadinya…

Lantamal XII Pontianak Siap Bangun Dua Pangkalan

KM Sinar Bintang I Tenggelam, Satu Tewas

Ke Sekolah Dilarang Pakai Motor, Begini Cara Pelajar Curi-curi Kesempatan

Proyek Jembatan Telat, Wali Kota Pontianak Menyindir

HOROR DI JALANAN..!! Empat Pelajar Terlibat Kecelakaan Maut, Satu Wassalam…

Lestarikan Budaya Melayu, Festival Arak-arakan Pengantin

Pangkalan Itu Bakal Dibangun di Sini...

Proyek Jembatan Molor, Semua Direpotkan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .