UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 02 Oktober 2017 11:34
Cuaca Ekstrem, Nelayan Takut-Takut Melaut
NELAYAN. Mardi memperbaiki mesin kapal dan pukat yang rusak, Sabtu (30/9). Nelayan di Kabupaten Mempawah memilih menyandarkan kapalnya dan tidak melaut saat memasuki angin barat. ARI SANDY

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Pemanasan global (global warming) telah memicu perubahan musim di Kalbar semakin tidak menentu. Dampak bagi nelayan, angin barat bisa datang lebih cepat atau malah lambat. Nelayan di Kabupaten Mempawah terpaksa menyandarkan kapal dan tidak melaut.  “Cuaca saat ini tak menentu, angin kencang dan hujan yang membuat kita tidak bisa melaut,” ujar salah seorang nelayan Mempawah, Mardi, 50.

Kepada Rakyat Kalbar, dia mengatakan, seharusnya angin tenggara yaitu musim yang bagus untuk melaut, malah berubah menjadi angin barat yang berakibat angin yang kencang dan ombak besar. “Biasanya sekarang masuk musim tenggara, namun sekarang yang ada musim barat. Perubahan ini mungkin karena global warming,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, sudah dua bulan lamanya para nelayan banyak yang tidak melaut karena cuaca tersebut. Dia mengaku tidak berani mengambil resiko melaut di tengah cuaca yang ekstrem saat ini. “Sementara ini kita hanya dapat melakukan pekerjaan lain seperti memperbaiki pukat, menaikkan kapal ke galang dan lainnya menunggu cuaca kembali normal,” ucapnya.

Dia memprediksi, cuaca akan kembali normal pada Oktober dan November mendatang. “Mudah-mudahan saja bulan depan cuaca sudah bersahabat, dan bisa untuk kami melaut,” harapnya. Dia menuturkan, jarak tempuh untuk melaut biasanya berkisar antara 25-40 mil dari daratan. “Kita kelaut untuk menangkap ikan tongkol. Kalau masuk musim tenggiri, kita juga menangkap ikan tenggiri. Bulan depan biasanya sudah masuk musim tenggiri,” pungkasnya. (sky)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:39

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

MELAWI- Memasuki bulan kedua 2018 harga jual karet masih sangat rendah. Apalagi harga jual yang tidak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:27

Lagi-Lagi BKSDA Sita Orangutan Peliharaan Warga

PONTIANAK- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar sita seekor anak Orangutan peliharaan warga…

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

Jumat, 09 Februari 2018 11:03

Ratusan Buruh Demo, Walikota dan Anggota DPRD Singkawang Terima Dibalik Pagar

SINGKAWANG- Ratusan buruh berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Rabu (7/2). Buruh-buruh…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

ASTAGA..!! Warga Transmigrasi Pulau Maya Konsumsi Air Parit

BAHAYA..!! Buaya Juga Sering Muncul di Sungai Singkawang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .