UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 02 Oktober 2017 10:25
Berburu Tupai, Malah Ketemu Mayat
EVAKUASI. Mayarakat bersama anggota Polsek Boyan Tanjung mengevakuasi mayat yang ditemukan tergantung dalam hutan Desa Nanga Boyan, Kecamatan Boyan Tanjung, Sabtu (30/9). WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU– Asyik menjelajahi hutan di Desa Nanga Boyan, Kecamatan Boyan Tanjung, Kapuas Hulu sambil berburu tupai, Angai malah menemukan sesosok mayat yang tergantung di pohon, Sabtu (30/9) sekira pukul 08.00. Temuan ini membuat warga se Boyan Tanjung heboh.

Dilansir Rakyat Kalbar, setelah dilaporkan ke Polsek Boyan Tanjung dan dilakukan identifikasi bersama masyarakat setempat, diketahui mayat tersebut bernama Bandi yang akrab disapa Krebo. Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi menjelaskan, saksi Angai sudah dimintai keterangan atas temuan mayat ini. “Karena ketakutan, saksi langsung pulang ke rumah di Desa Landau Mentail untuk memanggil rekannya Josua, Kusnadi Barat dan Julito,” jelas Imam, Minggu (1/10).

Dua jam berlalu, Angai bersama tiga rekannya itu kembali ke lokasi penemuan mayat. Mereka mau memastikan apakah mayat yang tergantung itu adalah mayat manusia. Setelah memotret mayat dan lokasi penemuan tersebut warga-warga ini kembali ke Desa Landau Mentail untuk memberitahukan kepada Ketua RT setempat, Akilaus mengenai penemuan mayat ini dan menunjukkan hasil foto mayat tersebut.

Lepas Magrib, Akilaus dan Angai serta warga lainnya lalu mendatangi beberapa anggota Polsek Boyan Tanjung yang kebetulan sedang melaksanakan pengamanan hiburan orgen tunggal di Desa Nanga Boyan, untuk memberitahukan temuan mayat yang awalnya tak dikenali tersebut.

Lalu kemudian, anggota Polsek bersama sejumlah saksi dan perangkat desa setempat mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sekitar lokasi. “Rupanya salah satu warga ada yang mengenali mayat itu. Diketahui melalui baju yang dipakai korban. Korban diketahui bernama Bandi alias Krebo,” jelas Imam.

Meski sudah dikenali, mayat yang bergantung di pohon dengan posisi tali yang membentang antara leher dan dahan pohon sekitar dua meter itu, masih dibiarkan tergantung. Salah satu anggota Polsek kemudian menghubungi Kapolsek Boyan Tanjung untuk mendatangkan dokter yang melakukan Visum Et Repertum.

 “Sekitar jam sebelas malam Kapolsek bersama anggota Polsek lainnya beserta dokter Puskemas Boyan Tanjung tiba di TKP,” terang Kapolres. Kemudian mayat langsung dievakuasi ke salah satu halaman rumah warga dan kemudian dilakukan Visum Et Repertum disana. Dalam waktu tiga jam atau sekitar pukul 03.30 (Minggu dinihari) Visum Et Repertum selesai dilaksanakan.

 “Selesai visum, mayat dievakuasi ke halaman Surau di Desa Nanga Boyan untuk menunggu keluarga dari Pontianak,” kata Imam. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat ini. Kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab Kribo ditemukan tewas tergantung. (dRe)


BACA JUGA

Sabtu, 02 Desember 2017 11:29

Tiga Dusun di Mempawah Terendam

MEMPAWAH- Tiga dusun di Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah diterjang banjir. Bencana alam…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:27

RAYUAN MAUT..!! Janji Dinikahi, Melati Rela Disetubuhi

BENGKAYANG- Diiming-imingi akan dinikahi, Melati (bukan nama sebenarnya) rela disetubuhi Manin, warga…

Rabu, 29 November 2017 12:54

Terancam 6 Tahun Penjara Gara-Gara Racuni Ikan dengan Sianida

SAMBAS- Belum lama ini, Polsek Sejangkung menciduk seorang pria berinisial AP, karena menangkap ikan…

Rabu, 29 November 2017 12:53

Merasa Dizalimi Pemkab Ketapang, Pedagang Berontak

KETAPANG- Ratusan warga Kabupaten Ketapang merasa dizalimi karena tempatnya mencari nafkah sehari-hari…

Rabu, 29 November 2017 12:49

TEGA..!! Digenjot 4 Tahun oleh Ayah Tiri, Perut Melati Gembung

SINGKAWANG- Bapak berinisial Iw ini sungguh tega. Dia mencabuli anak tirinya berulang kali hingga hamil.…

Sabtu, 25 November 2017 11:33

Diteror Orang Gila, Keluarga Wakil Ketua DPRD Sekadau Gemetar

SEKADAU- Wakil Ketua DPRD Sekadau, Jefray Raja Tugam bersama keluarga besarnya dibuat ketakutan di kediamannya …

Sabtu, 25 November 2017 11:07

Polda Gerebek Sawmil di Balai Bekuak Ketapang

PONTIANAK- Investigasi FRKP Pontianak yang dipimpin Bruder Stephanus Paiman dua minggu lalu di Kabupaten…

Sabtu, 25 November 2017 11:04

Berantas Ilegal Logging, Polisi Harus Konsisten

Ketua FRKP Bruder Stephanus Paiman meminta kepada pihak kepolisian yang ada di Kalbar untuk konsisten…

Sabtu, 25 November 2017 10:59

BEJAT..!!! Sudah Bau Tanah, Kakek Ini Cabuli Siswi SD Selama 5 Tahun

SAMBAS- Tak tahu diri..!! itulah ungkapan yang pantas disematkan kepada AK. Ya, kakek di Kecamatan Jawai…

Selasa, 21 November 2017 12:50

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan

Produk-produk asal Malaysia membanjiri kawasan perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu. Sehingga tidak heran,…

Dicekoki Miras, Lalu Gadis 14 Tahun Itu “Ditunggangi”

HAYO NGAPAIN...!! Ada di Penginapan, 12 Cabe-cabean Diamankan

TEGA..!! Disetubuhi Ayah Selama 3 Tahun

WADUH..!! Taksi Malaysia Bawa Senjata Tajam dan Peluru

Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung

Usai Pesta Miras, Bukannya Mabuk, Yosep Malah Gantung Diri

Terganggu Pengeras Suara Pemanggil Burung dan Buruk Bagi Kesehatan

Menengah-Atas, Relakanlah Si Melon untuk yang Bawah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .