UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 28 September 2017 12:33
ADUHAI..!! Empat Sungai Tanpa Jembatan, Begini Nih Jadinya....
TEROBOS SUNGAI. Bus Damri jurusan Putussibau–Puring Kencana mau tak mau harus menerobos ketinggian air di Sungai Rugan, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Kamis, 29 Agustus 2017. Camat Puring Kencana for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU - Pintu perbatasan Indonesia-Malaysia di tapal batas Kabupaten Kapuas Hulu, Kecamatan Nanga Badau-Lubuk Antu, terasa sangat mewah. Hanya saja, infrastruktur menuju ke kecamatan kawasan tapal batas lain di Kapuas Hulu jauh dari kata baik.  Kecamatan dimaksud adalah Puring Kencana. Masyarakat di sana masih terisolir. Terus menanti janji pemerintah pusat membangun jalan dan jembatan yang layak di wilayah itu.

Hingga kini, akses untuk menembus Puring Kencana masih sulit. Bukan hanya karena jalannya rusak. Sejumlah sungai besar yang harus dilintasi belum memiliki jembatan. Alhasil, setiap kendaraan harus nekad menerobos sungai. Termasuk lah angkutan umum bus Damri jurusan Putussibau-Puring Kencana. Jika musim penghujan, perjalanan menuju Puring Kencana dan sebaliknya terpaksa ditunda, karena kondisi debit air beberapa sungai yang dilalui pasti naik.

“Kalau kita mau ke Putussibau, kalau musim hujan seperti beberapa hari lalu, terpaksa harus menunggu hingga surut, karena tidak mampu diseberangi, cukup dalam,” ungkap A. Lenggong, seorang warga Puring Kencana, via seluler dilansir Rakyat Kalbar.

Itu sebabnya, Lenggong sangat berharap pemerintah bisa lebih memprioritaskan infrastruktur jalan menuju kampong halamannya. “Kita (warga Puring Kencana) terkendala juga kalau pas ada urusan mendesak ke Putussibau. Kalau sudah mulai surut, tetap kita terobos, apa boleh buat,” ucapnya.

Puring kencana merupakan satu dari lima kecamatan lini satu yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, tepatnya berbatasan dengan kawasan Batu Lintang/Sriaman. Camat Puring Kencana, Herkulanus Albinus mengatakan, sedikitnya ada empat sungai besar yang perlu dibangun jembatan. Sebab, merupakan akses utama masyarakat dari dan menuju Puring Kencana.

 “Ada empat titik sungai pada ruas jalan melingkar yaitu sungai Rugan, sungai Empanang, sungai Panglima dan sungai Merakai,” terang Albinus, Selasa (26/9). Ruas jalan nasional tersebut merupakan jalan utama masyarakat di dua kecamatan lini satu perbatasan Indonesia-Malaysia, yakni kecamatan Puring Kencana dan Empanang. “Saat debit air sungai meluap, mobilisasi masyarakat terganggu, bahkan lumpuh total,” ungkapnya.

Salah satu sungai yang cukup lebar dan dalam, kata dia, adalah sungai Rungan. Jika air pasang, sungai tersebut tidak bisa diseberangi. Tak jarang kendaraan hanyut kala nekat menyeberang saat debit air sungai itu tinggi.

Ia mengaku sudah berulang kali mengusulkan melalui Musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) secara berjenjang. Mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.   “Sampai hari ini belum ada realisasi. Ruas jalan nasional Badau–Puring Kencana tetap masih rusak berat. Sungai yang belum ada jembatan juga belum dibangun jembatan,” beber Albinus.

Mestinya, lanjut dia, pemerintah pusat melalui kementerian terkait segera melakukan tindakan, berupa pembangunan jembatan sementara. “Masyarakat berharap ada penanganan darurat, baik jembatan maupun jalan. Agar mobilisasi masyarakat tidak terganggu. Karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ucapnya.

Ia mengakui, ada janji dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat saat Presiden Joko Widodo meresmikan PLBN Terpadu Badau, kecamatan Nanga Badau pada Maret 2017 lalu, jalan nasional Badau – Puring dan Puring – Empanang akan dibangun paling lambat tahun 2019. Hanya saja, kalau menunggu sampai tahun tersebut, tentu kerusakannya akan semakin parah.  “Penanganan sementara mesti ada. Supaya mobilisasi masyarakat tidak terganggu,” harap Albinus. (andreas/rk)


BACA JUGA

Selasa, 02 Januari 2018 10:30

Menoet, Upaya Menjaga Tradisi

Enam bilah mandau dan sebatang besi baja disusun berjejer di setiap gigi tangga. Masyarakat membentuk…

Selasa, 02 Januari 2018 10:28

BAHAYA..!! Ditemukan Dua Bocah Suspect Difteri

MEMPAWAH- Menyusul temuan dua pasien positif penyakit diduga Difteri, Pemerintah Kabupaten Mempawah…

Selasa, 02 Januari 2018 10:19

Kejahatan di Singkawang Menurun, MASAK SIH..???

SINGKAWANG- Angka kejahatan di Kota Singkawang sepanjang tahun 2017 mengalami penurunan dibanding tahun…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:49

Akses ke Pantai Temajuk “Dihadang” Jembatan Rusak

Selama liburan Natal dan menjelang akhir pergantian tahun, jumlah wisatawan ke Kota Singkawang melonjak…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:48
Liburan Natal dan Tahun Baru

Hotel di Singkawang Banjir Tamu

Selama liburan Natal dan menjelang akhir pergantian tahun, jumlah wisatawan ke Kota Singkawang melonjak…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:42

NGGA KONSEN..!! Mobil Terguling dan Tabrak Tebing

SEKADAU- Minibus jenis Kijang Innova mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sekadau-Sintang, KM 16, Dusun…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:36
Ketika Buaya “Bertamu” ke Rumah Warga

Warga Khawatir, Pawang Bilang Ngga Makan Orang

Dari sejumlah literatur, buaya memang harus berjemur untuk mengatur suhu badannya agar tetap stabil…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:27
Satpol PP Sintang Jaring Sebelas Anak Punk

Satu Hamil dan Lima Positif Konsumsi Narkotika

SINTANG- Sebelas anak punk terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang,…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:24

Banyak Sopir dan Penumpang Bus yang Bandel

BENGKAYANG- Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bengkayang melakukan…

Sabtu, 23 Desember 2017 13:57

Di Bandara Pangsuma Banyak Calo Tiket

PUTUSSIBAU- Lonjakan penumpang di Bandara Pangsuma Putussibau jelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru…

HOROR..!! Pergi Bersihkan Sawah, Warga Bengkayang Dapat Benda Ini…

REMEH BANGET..!! Hanya Karena Cekcok Kartu Keluarga, Wanita Ini Gantung Diri
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .