UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 28 September 2017 12:31
Hati-hati, Hujan Deras, Ketapang Berpotensi Banjir

PROKAL.CO, SUNGAI RAYA- Wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dilanda hujan deras disertai angin kencang, Selasa (26/9) sore. Meskipun hanya berlangsung kurang lebih satu jam, namun cuaca ekstrem tersebut cukup membahayakan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprediksikan, hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai kilat/guntur serta angin kencang durasi singkat terjadi di sebagian wilayah Kalbar. Meliputi wilayah Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, dan Kayong Utara.

 “Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi dan berlanjut beberapa daerah di seluruh Kalbar hingga malam hari. Saat ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang, lebat disertai kilat/guntur dan angin kencang durasi singkat,” kata Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Sutikno, Senin (26/9) malam.

Dirilis Rakyat Kalbar, dia menjelaskan, daerah tekanan rendah di sekitar Philipina serta adanya pola pusaran angin tertutup menyebabkan wilayah Kalbar kembali berpotensi terjadi hujan intensitas ringan, sedang dan lebat. “Sedangkan pada pagi hingga siang hari, cuaca cukup panas di wilayah Kalbar. Bahkan hotspot terdeteksi hingga 127 titik di Kalbar,” ungkapnya.

Namun, lanjut Sutikno, pada siang menjelang sore mulai terjadi hujan intensitas ringan, sedang hingga lebat. Diantaranya di Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Mempawah, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara, Ketapang dan bisa meluas ke Melawi, Sanggau dan sekitarnya. Saat ini hujan lebat masih terjadi di Ketapang. Perlu diwaspadai daerah rawan banjir terutama di Ketapang. Sedangkan hujan yang terjadi pada sore hari, secara umum intensitas sedang hingga lebat disertai petir/guntur dan angin kencang durasi singkat.

 “Angin maksimum yang terpantau di stasiun Meteorologi Supadio tadi (kemarin, red) mencapai 20 knot,” ungkapnya. Sutikno menjelaskan, penyebab hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang ini, karena adanya awan cumulonimbus. Sedangkan faktor yang lebih luas karena adanya pola pusaran angin tertutup di Kalbar. “Kemudian pada pagi hingga siang hari, suhu udara cukup panas, sehingga banyak terjadi penguapan air dan awan cumulonimbus terbentuk dengan baik,” jelasnya.  (Syamsul Arifin/rk)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .