UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 25 September 2017 11:26
Warga Usul Bangun Jembatan, Tanggapan Bupati Hanya Begini...
PENGHUBUNG ANTARDESA. Jembatan penyeberangan di Sungai Enau-Kubu Padi dan Retok, Kuala Mandor B yang diusulkan warga kepada Pemkab Kubu Raya agar dibangun menjadi jembatan buka-tutup. SYAMSUL ARIFIN

PROKAL.CO, SUNGAI RAYA- Warga di perairan Sungai Enau-Kubu Padi hingga Retok, Kecamatan Kuala Mandor B, mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan orang dan barang dengan sistem buka-tutup di sungai yang menghubungkan beberapa desa tersebut.

Namun, usulan tersebut diapresiasi Bupati Kubu Raya, H. Rusman Ali, SH. Namun belum diketahui kapan keinginan warga itu direalisasikan. “Saya mengapresiasi sebuah inovasi yang lahir dari masyarakat di perairan Sungai Enau-Kubu Padi hingga Retok. Inovasi membuat jembatan penyeberangan orang dan barang dengan sistem buka-tutup di sungai,” kata Rusman Ali, Minggu(24/9).

Diakui Rusman Ali, Kubu Raya terdiri dari wilayah perairan yang memisahkan beberapa pemukiman penduduk. Baik berupa pulau-pulau kecil maupun besar. “Sehingga membutuhkan sarana penghubung untuk mobilisasi orang dan barang. Saya menemukan sebuah inovasi yang dikembangkan oleh masyarakat tepi sungai di Sungai Enau-Kubu Padi dan Retok,” ungkapnya.

Menurutnya, inovasi tersebut sangat bermanfaat dan berharga. Ketika kapal, sampan dan speedboat melintas, penyeberangan tersebut dapat dibuka sehingga tidak mengganggu lalulintas air. Kemudian disambung kembali ketika transportasi darat, motor dan orang serta barang ingin menyeberang. “Ini kan sangat bagus, transportasi air tidak terganggu. Dan dapat mengikuti pasang surutnya sungai. Kalau kita bangun gertak ataupun jembatan, kan harus tinggi dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Ini sangat baik dan akan kita kembangkan. Tentu kita akan lakukan kajian terlebih dahulu,” paparnya.

Rusman Ali menjelaskan, melakukan kajian terlebih dahulu atas kemungkinan mengembangkan inovasi tersebut sebagai solusi transportasi barang dan orang yang dipisahkan oleh sungai. Apalagi hal tersebut sejalan dengan semboyan yang selalu dia ungkapkan: "Mari Berinovasi". “Sebab dalam percepatan pembangunan, juga dibutuhkan Inovasi kebijakan dan inovasi program,” katanya. (sul)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .