UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 20 September 2017 13:25
Tiga Dusun Diterpa Banjir Terparah
TINJAU. Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bersama Kepala SKPD meninjau lokasi banjir di Desa Kersik Belantian, Kecamatan Jelimpo, Senin (18/9). HUMAS SETDA LANDAK FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, JELIMPO- Hujan terus melanda beberapa wilayah di Kabupaten Landak, Kalbar. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Banda Kolaga mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari warga setempat, hujan melanda Desa Kersik Belantian sejak Sabtu (16/9) sore.

 “Hujannya deras dan berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 08.00. Akibatnya, air mulai naik sekitar pukul 12.00. Kemudian sekitar pukul 16.00 baru surut sedikit,” kata Banda. Mendapat informasi banjir tersebut, Banda pun mengirim 10 personelnya untuk mengecek dan berkoordinasi dengan Camat setempat untuk turun ke lokasi banjir.

“Malam itu juga, petugas kita langsung mengumpulkan data kasar, seperti mengukur kecepatan air dan beraja jiwa yang terimbas banjir ini,” paparnya.

Banda juga meminta Kepala Desa (Kades) Kersik Belantian menyampaikan laporan tertulis terkait kerusakan dan jumlah korban banjir. “Puluhan rumah dan sekitar 300 hektare lahan pertanian terendam,” ungkapnya.

Sementara Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa rela menyingsing celana panjangnya hingga di bawah lutut, menerobos banjir setinggi betis orang dewasa, guna menyerahkan bantuan beras kepada 100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Kersik Belantian, Kecamatan Jelimpo. “Selain menyerahkan bantuan berupa beras, kami juga menginventarisir kerugian lahan pertanian. Untuk diajukan ke Provinsi, agar bisa dibantu juga,” kata Karolin usai menyerahkan bantuan korban banjir, di Desa Kersih Belantian, Senin (18/9).

Selain menyerahkan bantuan pangan kepada korban banjir, Karolin juga memerintah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jelimpo menggelar pengobatan gratis. “Pengobatan gratis ini untuk mengatasi dampak bagi kesehatan dari banjir itu,” katanya

Setidaknya tiga dusun di Desa Kersik Belantian yang didera banjir cukup parah. Bahkan sampai merusak jembatannya. “Ini masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi kami, bagaimana segera membantu masyarakat,” kata Karolin.

Banjir yang melanda Desa Kersik Belantian ini, kata Karolin, mudah-mudahan tidak berlangsung lama. Tetapi warganya mesti selalu waspada terhadap perubahan cuaca. “Sebab bencana selalu datang tiba-tiba, faktor alam kita juga tidak tahu. Maka harus waspada,” jelasnya.  (Antonius/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Sabtu, 04 November 2017 10:05

Truk Barang Ilegal asal Malaysia Diamankan, Jika Tak Bertuan akan Diginikan…

SINGKAWANG- Enam truk yang mengangkut pakaian, keramik dan pasir diamankan Satuan Reskrim Polres Singkawang…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:26

WASPADA..!! Polisi Mengawasi Dana Desa

SINTANG- Polsek Sungai Tebelian, jajaran Polres Sintang melaksanakan monitoring pengelolaan Dana Desa…

Senin, 23 Oktober 2017 10:59

Curi Emas di Bengkayang, Sebelas Warga Tasikmalaya Diciduk

BENGKAYANG- Karena menambang emas tanpa izin, sebelas warga Tasikmalaya, Jawa Barat ditangkap Polres…

Senin, 23 Oktober 2017 09:25

Katanya Pakai Tenaga Dalam, Tahanan Polres Kayong Utara Kabur

Anggota piket Polres Kayong Utara panik. Seorang tahanannya kabur dari ventilasi ruang tahanan. Beredar…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:48

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan

SANGGAU- Ribuan pelamar guru kontrak memadati halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) jalan…

Minggu, 15 Oktober 2017 13:06

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

BENGKAYANG- Jajaran Polres Bengkayang, kepolisian yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia ini…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

KAPOK..!! Tiga Polisi Dipecat, Dua Diberi Penghargaan

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

HEBOH..!! Beras Bercampur Plastik Bikin Panik Warga Sanggau

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .