UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 12 September 2017 09:49
Budaya Paradje’ Doa Bersih Negeri
MENGHIBUR. Bupati bersama artis Pantura menghibur masyarakat Sanggau pada acara penutupan Festival Budaya Paradje' IX di Keraton Surya Negara Sanggau, Sabtu (8/9). KIRAM AKBAR

PROKAL.CO, Festival budaya Paradje’ akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi pada Sabtu (8/9) di keraton Surya Negara. Ia bersyukur festival tahuan tersebut terselenggara dengan lancar.

Paradje’   tak lain adalah doa untuk membersih negeri dari ancaman dan bahaya yang bisa menganggu keharmonisan dan keberagaman masyarakat di Kabupaten Sanggau. Bupati juga mengajak agar tradisi-tradisi yang bernuansa budaya tetap dipertahankan.

“Contohnya berpantun, bahasa yang ada di dalamnya mengandung makna yang mendalam,” kata Bupati dalam sambutannya. Bupati juga menyampaikan keinginannya untuk menjadikan kawasan Kantu' Binua Istana (Kabana) yang berada di dalam lingkungan Keraton Surya Negara untuk dikembangkan menjadi objek wisata andalan. Mengingat di keraton ada situs bersejarah, seperti Keraton Surya Negara, Masjid Jami’ yang menjadi saksi berdirinya Sanggau.

“Kampung ini ingin kita perkuat wisatanya. Kita ingin daerah ini betul-betul identik dengan Melayu. Sementara kita sepakat wilayah ini namanya Kabana walaupun masih silang pendapat, saya minta ini diskusikan. Mengapa? Kalau di Sentana sana bisa khasnya macam-macam, tapi di sini harus khas Melayu, karena banyak peninggalan sejarah di sini,” paparnya.

Untuk mewujudkannya, orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu berharap dukungan Pangeran Ratu Surya Negara beserta seluruh masyarakat Sanggau. “Saya ingin melihat setiap malam Minggu ada kontes atau kesenian khas Melayu yang ditampilkan di sini sehingga orang mau datang ke sini,” harapnya.

Jika kota Sanggau tidak diolah menjadi kota jasa atau kota wisata, dikhawatirkan Sanggau akan jadi kota mati. “Kita mau bagaimana orang di desa tidak lagi pergi ke Pontianak, ke Singkawang atau ke Sekadau, karena kita sudah punya tempat wisata yang mereka cari selama ini. Inilah yang coba pemerintah pikirkan bagaimana Sanggau ini ke depan semakin ramai,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Budaya Paradje' IX Sanggau, H. John Hendri berterimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mendukung penuh sehingga acara bisa terlaksana dengan sukses. Ke depan, ia berharap kegiatan ini semakin baik dan mampu mengangkat budaya melayu yang belum terangkat. (Kiram/rk)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:22

Nasir: Kita Upayakan Dongkrak Wisman Masuk Lewat Border

PUTUSIBAU- Tahun 2018, Kementerian Pariwisata menyiapkan 214 event yang akan digelar di 29 kawasan perbatasan…

Senin, 11 Desember 2017 10:20

Sebelas Muda-mudi di Sintang Positif Konsumsi Narkotika

SINTANg- Sebanyak 75 muda-mudi di Kabupaten Sintang terjaring razia Badan Narkotika Nasional Kabupaten…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:08

HAYO NGAPAIN...!! Ada di Penginapan, 12 Cabe-cabean Diamankan

BENGKAYANG - Sebanyak 12 cabe-cabean diamankan jajaran Polres Bengkayang di sejumlah wisma dan penginapan…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:07
Sempat Kecolongan, Warga Tolak Pembangunan Rumah Walet

Terganggu Pengeras Suara Pemanggil Burung dan Buruk Bagi Kesehatan

Warga RT 021/RW 012 Jalan Pahlawan Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang dirisaukan…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:03

Usai Pesta Miras, Bukannya Mabuk, Yosep Malah Gantung Diri

SEKADAU- Warga Desa Landau Kumpai, Kecamatan Nanga Mahap mendadak heboh. Yosep (31), salah seorang warga…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:01

Menengah-Atas, Relakanlah Si Melon untuk yang Bawah

PUTUSSIBAU- Distribusi terbatas, yang konon diterapkan PT Pertamina, untuk elpiji (liquified petroleum…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:52

Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung

BENGKAYANG- Desa Suka Maju, Kecamatan Suti Semarang, telah berhasil melaksanakan pembangunan Jembatan…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:33

Dicekoki Miras, Lalu Gadis 14 Tahun Itu “Ditunggangi”

SEKADAU- Masih di Kecamatan Nanga Mahap, kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi. Li, warga…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:31
Sekadau Rawan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

TEGA..!! Disetubuhi Ayah Selama 3 Tahun

SEKADAU- Kelakuan AS (40), warga Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau ini, memang tak pantas. Bukannya…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:28
Pemeriksaan Satgas Pamtas di Nanga Badau

WADUH..!! Taksi Malaysia Bawa Senjata Tajam dan Peluru

PONTIANAK- Penyelundupan melalui jalur perbatasan RI-Malaysia di Kalbar seakan tidak ada hentinya. Diberitakan…

HAYO NGAPAIN...!! Ada di Penginapan, 12 Cabe-cabean Diamankan

Dicekoki Miras, Lalu Gadis 14 Tahun Itu “Ditunggangi”

TEGA..!! Disetubuhi Ayah Selama 3 Tahun

Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung

WADUH..!! Taksi Malaysia Bawa Senjata Tajam dan Peluru

Usai Pesta Miras, Bukannya Mabuk, Yosep Malah Gantung Diri

Terganggu Pengeras Suara Pemanggil Burung dan Buruk Bagi Kesehatan

Nasir: Kita Upayakan Dongkrak Wisman Masuk Lewat Border

Menengah-Atas, Relakanlah Si Melon untuk yang Bawah

Sebelas Muda-mudi di Sintang Positif Konsumsi Narkotika
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .