UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Selasa, 12 September 2017 09:47
Perjudian Besar-besaran, Modusnya Game Station
DINDONG ELEKTRONIK. Para tersangka dan barang bukti judi dindong saat diamankan di Mapolresta Pontianak, Sabtu (9/9). ACHMAD MUNDZIRIN

PROKAL.CO, Aktivitas perjudian di wilayah hukum Polresta Pontianak semakin menjadi-jadi. Tak hanya memainkan jenis gaya konvesional, seperti kolok-kolok, kartu maupun liong fu, serta bon putih (togel), namun juga mesin dengan perangkat elektronik.

Achmad Mundzirin, Sungai Kakap

Lokasi perjudian ini digerebek Tim Jatanras Polresta Pontianak di  Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya. Perjudian mesin dindong elektronik ini bukan berbentuk seperti mesin judi dindong pada umumnya. Mesinnya berbentuk table atau meja.

Di meja tersebut terdapat tombol pengarah untuk menjalankan perangkat. Satu table bisa dimainkan delapan orang sekaligus dengan layar ditengah meja yang menyala untuk melihat proses jalannya perjudian. Aktivitas perjudian di salah satu bangunan di Pasar Sungai Kakap, Jaan Raya Kakap, Kubu Raya itu sampai ke telinga Satreskrim Polresta Pontianak, setelah dilaporkan masyarakat yang resah dengan perjudian tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli memerintahkan Tim Jatantras melakukan penyelidikan. Kemudian turun ke lokasi perjudian melakukan penggerebekan. Sabtu (9/9) pukul 20.30, Tim Jatanras Polresta Pontianak mendatangi lokasi perjudian. Di lokasi polisi menemukan aktivitas perjudian yang sedang berlangsung.

Hasil penyelidikan polisi, proses permainan judi tersebut menggunakan kartu yang digesek di meja dindong, bukan menggunakan koin seperti mesin dindong lainnya. Tim Jatantras pun langsung melakukan penggerebekan.

Sedikitnya 13 orang yang berada di lokasi perjudian tak berkutik. Terdiri dari dua orang kasir, lima orang pemain dan enam orang saksi. Mereka langsung diringkus petugas. Polisi juga menyita semua barang bukti dan mengangkutnya ke Mapolresta Pontianak. Diantaranya uang hasil perjudian Rp3,2 juta, mesin dindong elektronik, lima lembar kartu gesek mesin dingdong, kalkulator, lima handphone, tiga buku rekap, 19 boneka hadiah, dua kipas angin kecil, satu kipas standing besar, satu kotak atau dus rokok campuran, sebuah toples, satu kotak blender, empat ken minyak goreng ukuran lima liter. Turut disita sebuah sepeda anak-anak, satu kotak teko kaca, satu kotak mangkok besi, satu tas kulit, satu set kunci, satu unit blender kaca.

 “Diduga kuat perjudian di Pasar Kakap itu sudah berlangsung lama. Setelah mendapat informasi dari masyarakat, kita langsung melakukan penyelidikan guna dilakukan penggerebekan,” kata Kompol Muhammad Husni Ramli.

Dia mengatakan, modus yang digunakan tersangka perjudian ini, agar tak dicurigai warga, dengan cara membuat permaianan layaknya di mall-mall (game station) yakni berbasis hadiah. “Namun itu hanya kamuflase saja,” tegas Kompol Husni.

 “Jadi barang bukti berupa hadiah dari boneka dan sebagainya itu hanya untuk menutupi perjudian yang mereka lakukan. Karena tidak mungkin mereka main untuk mendapatkan itu, dan ini memang mesin judi dindong, Cuma dalam bentuk elektronik,” sambungnya.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap para pelaku, pejudi yang ingin memainkan judi dindong elektronik ini harus diberikan kartu gesek. Kemudian diwajibkan untuk deposit. Kisaran deposit itu tidak terbatas, bisa satu juta bahkan lebih. Tentunya perjudian ini juga menghasilkan uang untuk para pemain yang menang. “Para tersangka sudah ditahan. Mereka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tegas Kompol Husni. (*)

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:48

Mau Ulang Tahun, Spesialis Curanmor Dirobohkan Polisi

PONTIANAK- Aksi spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan Suryadi alias Surya,…

Senin, 19 Februari 2018 11:27

RASAKAN..!! Pembacok Kojek Menjerit-Jerit Ditembak Polisi

PONTIANAK- Jumlah tersangka kasus pembunuhan Ridwan alias Kojek, petugas keamanan Pasar Flamboyan Pontianak,…

Kamis, 25 Januari 2018 10:34

RASAKAN..!! Ngempang Pajak Rp4,7 Miliar, Bos Panca Motor II Dijebloskan ke Penjara

PONTIANAK- Bos PD Panca Motor II, Khow Siu  Seng alias Susei Koputra dilimpahkan Direktorat Jenderal…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:06

Mobilnya Terhalang, Wanita Cantik Dipukuli

PONTIANAK- Mariana warga Jalan Lombok, Kecamatan Pontianak Selatan ini menjadi korban penganiayaan.…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:52

DIBUNUH...??? Arisa Ditemukan Tewas Tak Wajar di Pinggir Jalan

PUTUSSIBAU- Anis Fatul Arisa, gadis 22 tahun asal Malang, Jawa Timur ini ditemukan tewas penuh dengan…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:45

KAPOKK..!! Nekat Jambret di Dekat Polsek, Ditembak Polisi Menjerit-Jerit

PONTIANAK- Masih siang, Darwin alias Win nekat melakukan jambret di Jalan Sultan Hamid II, Kelurahan…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:26

NESTAPA..!! Mencuri Keranjang dan Kelapa, Demi Beli Makan dan Rokok

PONTIANAK- Beralasan untuk beli makan dan rokok, Andi nekat mencuri keranjang dan buah kelapa di warung…

Senin, 18 Desember 2017 10:58

MAMPUS..!! Penjambret 13 TKP Terkapar Ditembak

PONTIANAK- Selama dalam masa tahanan, para narapidana selalu dibimbing dan diberi pencerahan agar kelak…

Senin, 18 Desember 2017 10:50

INI LOH..!! Bukti Kalbar Masih Marak Pembalakan Liar

PONTIANAK- Polisi semakin gencar menangkap pelaku pembalakan liar di wilayah Kalbar. Mulai November…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:00
Komunitas Gay Cari Mangsa Lewat Medsos

Kirim Gambar Porno, Mengajak Agar Jadi Gay

PONTIANAK- Komunitas gay di Pontianak makin berani. Tiga orang ditangkap atas aksi pornografi. Atas…

RASAKAN..!! Pembacok Kojek Menjerit-Jerit Ditembak Polisi

Mau Ulang Tahun, Spesialis Curanmor Dirobohkan Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .