UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 06 September 2017 11:48
Setubuhi Gadis 14 Tahun, Pria 65 Tahun Ini Beri Uang Rp20 Ribu
DIBORGOL. TNH alias Ahoi saat diinterogasi Kapolsek Sungai Raya, AKP Firdaus di Mapolsek, Minggu (3/9) sore. KASAT RESKRIM POLRES BENGKAYANG FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, BENGKAYANG- Pria tua di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang tega menyetubuhi anak bawah umur. Usai menyetubuhi Bunga (bukan nama sebenarnya) di kebun, pelaku berinisial TNH alias Ahoi kemudian memberi bocah 14 tahun itu uang sebesar Rp20 ribu.

Kini, Ahoi sudah ditangkap dan tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Sungai Raya. Kapolsek Sungai Raya, AKP Firdaus menerangkan, penangkapan Ahoi berdasarkan laporan dari keluarga Bunga.

 “Karena dia tidak kooperatif, saya pimpin penangkapan ini di kediaman pelaku di Desa Sungai Pangkalan II, Minggu sore kemarin (3/9),” kata Firdaus, Senin (4/9). Firdaus menceritakan, pada saat penangkapan, Ahoi sempat melarikan diri ke kebun belakang rumah miliknya. Beruntung, anggota Firdaus sigap dan lagi pula Ahoi sudah tak kuat lari, sehingga pria 65 tahun itu berhasil ditangkap.

Hasil pemeriksaan sementara, Ahoi tega menyetubuhi korban tak lain adalah tetangganya itu, di kebun kelapa samping rumah orangtua korban, Kamis 9 Juli 2017.

Ahoi kala itu bertemu dengan korban yang boleh dibilang seumuran dengan cucunya, tengah berada di sekitar rumahnya. Oleh Ahoi, korban diajak jalan masuk ke kebun kelapa. Tanpa khawatir, korban pun mau.

 “Setibanya di dalam kebun, Ahoi menyuruh korban buka baju dan langsung menyetubuhinya. Setelah itu, korban diberi uang oleh Ahoi sebesar Rp20 ribu,” papar Firdaus. Korban yang masih polos tak mau bersuara soal kejadian ini. Pasca-persetubuhan itu, korban dikabarkan trauma. Keluarga korban yang curiga kemudian mencari tahu. Dan, akhirnya terbongkar. Diputuskan untuk membawa perkara ini ke kepolisian.

 “Saat ini pelaku masih diperiksa secara intensif. Sambil diperiksa, dia ditahan dulu di balik jeruji besi Polsek Sungai Raya sebelum dilimpahkan,” tegas Firdaus. Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 81 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, yang diperbaharui dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. (Kurnadi/rk)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 13:19

Surat Suara Pilgub Dibakar..!! Kenapa Ini?

Di Ngabang, KPU Landak mendistribusikan logistik Pilgub Kalbar untuk tujuh PPK. Sebelumnya, pada hari…

Minggu, 24 Juni 2018 13:18

Cuaca Buruk, Pengiriman Logistik ke Kepulauan Karimata Ditunda

PONTIANAK- Beberapa kabupaten di Kalbar mendistribusikan logistik Pilkada serentak 2018 ke kecamatan…

Minggu, 24 Juni 2018 13:15
Pengamanan Pilkada, Polda Terjunkan 1.104 Pesonel

Ubah Rawan Jadi Aman, Yakin 80 Dugaan Pelanggaran Tak akan Picu Konflik

PONTIANAK- Sebanyak 1.104 personel Polda Kalbar digeser ke lima kabupaten/kota yang menggelar Pilkada.…

Minggu, 24 Juni 2018 13:13
Salurkan Logistik Pilgub Kalbar

Dahulukan yang Terjauh, Dikawal Petugas Bersenjata

BENGKAYANG- Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023, tinggal menghitung…

Minggu, 24 Juni 2018 13:11
Komunitas Mulia Hati, Galang Dana untuk Pengungsi Rohingya

Di Pedalaman Kalbar, Galakkan Program Syiar Alquran

Banyak cara berbuat kebaikan. Di antaranya melakukan penggalangan dana untuk orang-orang yang membutuhkan.…

Kamis, 21 Juni 2018 12:50

ASTAGA..!! Wings Air Rute Pontianak-Sintang Salah Mendarat

PONTIANAK - Pesawat Wings Air rute Pontianak-Sintang dengan kode penerbangan IW1370 salah melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 12:45

Bawaslu Kalbar Lakukan Pengawasan Melekat

PONTIANAK- Ketua KPU Bawaslu Kalbar Ruhermansyah menjelaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan mendekati…

Kamis, 21 Juni 2018 12:44

Geografis Kendala Distribusi Logistik

PONTIANAK- Jelang Pilkada Serentak, kesiapan pengamanan terus dimatangkan. Selasa (20/6) digelar tatap…

Kamis, 21 Juni 2018 12:28

Usai Telepon Mantan Istri, BS Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa

SINGKAWANG- Warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria…

Kamis, 21 Juni 2018 12:02

NGAKU SULIT..!! Mendata TKA Ilegal di Kalbar

PONTIANAK- Dari segi keterampilan, tenaga kerja Kalimantan Barat dianggap masih rendah. Sehingga perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .