UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 06 September 2017 10:48
Ketua Tim Saber Pungli: Tak Ada Namanya Kebijakan, Kita Bicara Aturan

PROKAL.CO, SUKADANA- Ketua Saber Pungli Kayong Utara, Kompol O. Umbu Sairo yang juga menjabat Waka Polres Kayong Utara membenarkan penangkapan oknum pengelola banana boat Pantai Pulau Datok. Diakuinya pula, beberapa pihak terkait hingga saat ini masih dalam tahap dimintai keterangan. Bahkan Tim Saber Pungli juga masih mengumpulkan data terkait Pungli yang dilakukan.

 “Terkait hasil OTT yang kami lakukan beberapa hari lalu, ini masih dalam tahap pemeriksaan. Yang bersangkutan masih kita panggil untuk dimintai keterangannya. Setelah pemeriksaan akan kita lakukan penindakan hukum,” jelas Kompol O. Umbu Sairo saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/9).

Dikatakan Kompol O. Umbu Sairo, oknum yang melakukan pungli ini menyalahgunakan kewenangan yang diberikan dinas untuk mengelola permainan banana boat di Pantai Pulau Datok.  “Dugaan yang terjadi ini penyalahgunaan kewenangan dari orang-orang yang punya kewenangan di salah satu dinas. Sekarang kami masih mengkonfirmasi dulu, apakah benar dinas tersebut mengelola atau tidak. Sekarang masih dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya.

Kompol O. Umbu Sairo menjelaskan, dikatakan Pungli ialah melakukan segala kegiatan di luar aturan yang sudah ditetapkan. Terkait kasus Pungli yang dilakukan oknum pengelola banana boat tersebut, diduga menyalahi aturan yang sudah disahkan Perda. Karena di dalam aturan Perda Nomor 1 tahun 2015 biaya yang dikenakan hanya sebesar Rp10 ribu untuk satu orang dengan waktu 20 menit. Namun yang bersangkutan memungut lebih dari ketentuan Perda.

 “Intinya di dalam Pungli ini, segala bentuk pungutan-pungutan di luar aturan. Kedua, di dalam aturan, sesuai Perda yang diatur, misalnya pungutan Rp10 ribu, namun dia pungut di atas itu, namanya pungli, apapun alasannya,” tegasnya.

Apapun alasannya, dilanjutkan Kompol O. Umbu Sairo, yang bersangkutan memungut lebih dari Perda yang diatur. Dengan demikian, dikatakannya lagi, harus dibuktikan dengan bentuk fakta. Karena Tim Saber Pungli bertindak sudah sesuai mekanisme dan atauran yang jelas, sehingga menempatkan yang bersangkutan melakukan pungli atau tidak.

 “Kalau biayanya untuk operasional, silakan dibuktikan dengan bukti ontentik. Kita harus melaksanakan kegiatan berdasarkan bukti fakta, tidak bisa dengan katanya atau kebijakan, kita bicara aturan,” lanjutnya. Tim Saber Pungli sudah melakukan berbagai tindakan sesuai tupoksi masing-masing. Tim ini sudah bekerja sesuai SK bupati.

 “Kami Tim Saber Pungli sesuai SK bupati dan ada empat Pokja. Pokja pencegahan, Pokja intelijen, Pokja penindakan dan Pokja yustisi. Masing-masing Pokja sudah bekerja dengan profesional sesuai tupoksinya,” ungkap Kompol O. Umbu Sairo.

Berdasarkan informasi dan bukti yang dikumpulkan oleh tim Saber Pungli di lapangan, aktivitas pemungutan biaya wahana banana boat diluar ketentuan Perda sudah berlangsung cukup lama.  Selaku Ketua Tim Saber Pungli, dia juga akan berkoordinasi dengan dinas lainnya sesuai bidang masing-masing. “Berdasarkan hasil interogasi yang kami lakukan, hal ini bukan baru, sudah lama, bahkan tahunan,” katanya.

Tim Saber Pungli masih mengumpulkan bukti melalui dinas-dinas yang lainnya. Segera melakukan pemeriksaan, baru nanti disampaikan lagi mengenai status oknum pengurus banana boat, apakah ditetapkan tersangka atau tidak. “Nanti di Tim Saber Pungli itu ada Pogja yustisi. Mereka yang menentukan apakah yang bersangkutan ini kita lanjutkan ketindak pidana atau cukup sanksi administrasi,” paparnya. (Kamiriluddin/rk)


BACA JUGA

Rabu, 15 November 2017 16:08

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia

PALOH- Surplus beras di Kalbar tampaknya tak dirasakan oleh seluruh wilayah provinsi ini. Buktinya,…

Minggu, 12 November 2017 10:37

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

PONTIANAK- Pada peringatan Hari Pahlawan, jamaknya Taman Makam Pahlawan (TMP) dikunjungi para peziarah.…

Sabtu, 11 November 2017 11:18

KAPOK..!! Tiga Polisi Dipecat, Dua Diberi Penghargaan

SEKADAU- Pimpinan Polres Sekadau tidak main-main dengan kedisiplinan anggotanya. Bila ada oknum anggota…

Selasa, 07 November 2017 16:43

KECOLONGAN BROOO..!! Sudah Tiga Tahun Aktivitas Galian C di Ketungau Hulu Ilegal

SINTANG- Sebanyak tiga perusahaan dikabarkan melakukan aktivitas penambangan bahan galian C di Kecamatan…

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Sabtu, 04 November 2017 10:05

Truk Barang Ilegal asal Malaysia Diamankan, Jika Tak Bertuan akan Diginikan…

SINGKAWANG- Enam truk yang mengangkut pakaian, keramik dan pasir diamankan Satuan Reskrim Polres Singkawang…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:26

WASPADA..!! Polisi Mengawasi Dana Desa

SINTANG- Polsek Sungai Tebelian, jajaran Polres Sintang melaksanakan monitoring pengelolaan Dana Desa…

Senin, 23 Oktober 2017 10:59

Curi Emas di Bengkayang, Sebelas Warga Tasikmalaya Diciduk

BENGKAYANG- Karena menambang emas tanpa izin, sebelas warga Tasikmalaya, Jawa Barat ditangkap Polres…

Senin, 23 Oktober 2017 09:25

Katanya Pakai Tenaga Dalam, Tahanan Polres Kayong Utara Kabur

Anggota piket Polres Kayong Utara panik. Seorang tahanannya kabur dari ventilasi ruang tahanan. Beredar…

Kalbar Ekspor 25 ton Beras ke Malaysia, Sarawak ‘Ekspor’ Balik 36 ton ke Kalbar

Akses Darat ke Malaysia Berpotensi Terputus

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .