UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 06 September 2017 10:45
Di Perda Rp10 Ribu, Ditarik Rp20 Ribu, Pengelola Banana Boat Kena OTT Saber Pungli

PROKAL.CO, SUKADANA – Hanya gara-gara duit Rp 10 ribu, salah seorang pengelola banana boat Pantai Pulau Datok, Sukadana dibekuk Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kayong Utara. Ya, oknum pengelola itu diduga kuat melanggar perda, dimana tarifnya hanya Rp 10 ribu namun dipungut Rp 20 ribu.

“Ya benar kasus banana boat di pantai itu. Saya pun baru mendengar pagi tadi. Memang kalau berdasarkan retribusi daerah tahun 2015 ini Rp10 ribu per 20 menit, perorang. Jadi kalau ada penarikan lebih dari Rp10 ribu kepada pengguna jasa, apakah itu untuk biaya operasional minyak sampai ke pulau. Itukan dua kali lipat dari biaya yang dikeluarkan, maka dari itu lebih dari Rp10 ribu,” jelas Kabid Pariwisata Kayong Utara, Nurlaela.

Untuk diketahui, banana boat adalah salah satu fasilitas permainan di objek wisata unggulan Kayong Utara milik Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata. Kepada Rakyat Kalbar Nurlaela mengaku baru mendapatkan informasi, ada seorang pengelola banana boat yang ditangkap. Berdasarkan informasi dia terima, yang bersangkutan menarik bayaran Rp20 ribu kepada pengunjung yang naik banana boat. Sementara Perda Nomor 1 tahun 2015 tarif yang ditetapkan sebesar Rp10 ribu per orang selama 20 menit.

Diakuinya, sejak lama penarikan wahana banana boat sebesar Rp20 ribu. Namun yang menjadi pertanyaannya kenapa baru kali ini dipermasalahkan. “Kalau di Bidang Pariwisata, kasus seperti ini (Pungli) baru kali ini dengar. Tetapi sebelum saya di Pariwisata juga sudah seperti itu,  nominalnya di atas Rp10 ribu, berarti kalau mau dipermasalahkan sudah dari sejak lama, kenapa baru kali ini dipermasalahkan,” katanya.

Berdasarkan Perda, lanjut Nurlela, memang sebesar Rp10 ribu untuk satu orang dalam waktu 20 menit. Namun karena untuk menutupi biaya operasional yang tidak tertera di dalam Perda,  sehingga penarikan biaya kepada pengunjung bertambah menjadi Rp20 ribu per orang. “Rp10 ribu sudah jelas untuk pendapatan asli daerah, yang Rp10 ribu untuk operasional speed, tapi tidak tertulis di dalam Perda,” ujar Nurlaela.

Ditanya kenapa biaya operasional tidak dimasukan di dalam Perda, Nurlaela mengaku, saat itu dirinya belum menempati posisi Kabid Pariwisata. “Waktu pembuatan Perda saya belum ada di sini (Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata). Yang lebih tahu ini mungkin kepala dinas sebelumnya,” ujarnya. (kamiruddin/rk)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 11:50

Serawai “Diserang” Banjir Lagi, Sampan Sandar di Teras Rumah

SINTANG- Derai hujan deras sejak Minggu (17/9) petang hingga Senin subuh di Kecamatan Serawai, disusul…

Rabu, 20 September 2017 09:40

WASPADALAH..!! DBD Serang Bengkayang, Puluhan Dirawat, Dua Meninggal

Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, Kalbar. Di Bengkayang,…

Sabtu, 16 September 2017 13:05

13 Nelayan Diselamatkan Doa Ibu

Di Kabupaten Sambas, 13 nelayan asal Pemangkat terombang-ambing di lautan Pulau Murek, Kepulauan Riau.…

Jumat, 15 September 2017 11:20

Bukit Peniraman Longsor, Pemukiman Warga Terancam Tertimbun

MEMPAWAH- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mempawah, awal pekan lalu mengakibatkan bencana longsor…

Selasa, 12 September 2017 09:49

Budaya Paradje’ Doa Bersih Negeri

Festival budaya Paradje’ akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi pada Sabtu (8/9)…

Selasa, 12 September 2017 09:45

Derita Warga, Jalan Tak Bisa Dilalui, Melintas Jembatan pun Dilarang

SEPONTI- Sulitnya akses menuju lokasi pelayanan kesehatan dialami masyarakat Kecamatan Seponti, Kayong…

Rabu, 06 September 2017 10:48

Ketua Tim Saber Pungli: Tak Ada Namanya Kebijakan, Kita Bicara Aturan

SUKADANA- Ketua Saber Pungli Kayong Utara, Kompol O. Umbu Sairo yang juga menjabat Waka Polres Kayong…

Rabu, 06 September 2017 10:45

Di Perda Rp10 Ribu, Ditarik Rp20 Ribu, Pengelola Banana Boat Kena OTT Saber Pungli

SUKADANA – Hanya gara-gara duit Rp 10 ribu, salah seorang pengelola banana boat Pantai Pulau Datok,…

Sabtu, 02 September 2017 09:56

Ambil Ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh Bayar Rp200 Ribu, Kepsek dan Bendahara Ditangkap

 NANGA PINOH- Jangan main-main dengan pungli. Akibatnya bisa fatal. Dua oknum guru berstatus Pegawai…

Jumat, 01 September 2017 10:03

Pembangunan Jembatan di Melawi Ngga Jelas, Warga Demo

NANGA PINOH- Puluhan warga melakukan demo di DPRD Melawi, Senin (28/8) lalu. Demo apa? Ya, Kedatangan…

Tiga Dusun Diterpa Banjir Terparah

Sepasang Mayat Bugil Bikin Heboh Warga Ngabang

Serawai “Diserang” Banjir Lagi, Sampan Sandar di Teras Rumah

Banjir, Pemkab Diminta Cek Infrastruktur

Warga Usul Bangun Jembatan, Tanggapan Bupati Hanya Begini...

WASPADALAH..!! DBD Serang Bengkayang, Puluhan Dirawat, Dua Meninggal

Sungai Mandai Meluap, Banjir Tujuh Meter Rendam Tujuh Desa

DBD di Kapuas Hulu Mengganas

BANJIR MENGGILA..!! Ribuan Rumah Tenggelam, Warga Melawi Mengungsi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .