UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 02 September 2017 09:56
Ambil Ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh Bayar Rp200 Ribu, Kepsek dan Bendahara Ditangkap
DIDUGA PUNGLI. Tim Saber Pungli memperlihatkan barang bukti uang Rp9,4 juta dan buku tulis serta bolpoin yang mereka sita, Kamis (31/8). POLRES FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO,  NANGA PINOH- Jangan main-main dengan pungli. Akibatnya bisa fatal. Dua oknum guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Nanga Pinoh terjerat Operasi Tertangkap Tangan (OTT) Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Melawi, Rabu (30/8) pukul 11. 30 lalu, ketika aktivitas belaajar mengajar sedang berlangsung.

Mereka adalah Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Nanga Pinoh berinisial HA dan bendaharanya, HPR, 36. OTT tersebut terkait dugaan Pungli biaya pengambilan ijazah SMA Negeri 1 Nanga Pinoh.

Ketua Satgas Saber Pungli Kompol R Doni Sumarsono membenarkan OTT tersebut. Kasus ini bermula dari aduan orangtua siswa yang mengeluhkan belum bisa mengambil ijazah anaknya di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh. Karena diharuskan membayar biaya sebesar Rp200 ribu per siswa.

“Ketika kami lakukan OTT pada Rabu, 30 Agustus 2017 pukul 11. 30, kami menemukan barang bukti berupa dana sebesar Rp400 ribu dari tangan para tersangka. Uang itu hasil pembayaran dua ijazah barusan dibayar dua siswa yang baru mengambil ijazah,” kata Kompol Doni saat konferensi pers di markasnya, Kamis (31/8).

Saaat ini, kata Kompol Doni, jajarannya masih memeriksa sejumlah saksi. Kasus ini sebuah keberhasilan Tim Saber Pungli dalam pengungkapan Pungli. “Namun sekaligus sebagai kegagalan kami dalam mensosialisasikan berkaitan dengan larangan pungutan liar,” ucapnya. Dia mengatakan, kasus ini sebagai peringatan bahwa Tim Saber Pungli serius memberantas Pungli. “Kami sudah memberikan peringatan dan kasus ini menjadi contoh penegakan hukum terhadap pelaku Pungli,” katanya.

Perwira yang juga menjabat sebagai Waka Polres Melawi tersebut mengungkapka, barang bukti OTT berupa uang Rp400 ribu, satu buku catatan milik tersangka serta sejumlah uang yang diduga bersumber dari pungutan ijazah sebanyak Rp9.400.000. “Jadi masing-masing siswa yang ingin mengambil ijazah harus menyerahkan uang sebesar Rp200 ribu,” katanya. (Dedi Irawan/rk)


BACA JUGA

Rabu, 15 November 2017 16:08

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia

PALOH- Surplus beras di Kalbar tampaknya tak dirasakan oleh seluruh wilayah provinsi ini. Buktinya,…

Minggu, 12 November 2017 10:37

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

PONTIANAK- Pada peringatan Hari Pahlawan, jamaknya Taman Makam Pahlawan (TMP) dikunjungi para peziarah.…

Sabtu, 11 November 2017 11:18

KAPOK..!! Tiga Polisi Dipecat, Dua Diberi Penghargaan

SEKADAU- Pimpinan Polres Sekadau tidak main-main dengan kedisiplinan anggotanya. Bila ada oknum anggota…

Selasa, 07 November 2017 16:43

KECOLONGAN BROOO..!! Sudah Tiga Tahun Aktivitas Galian C di Ketungau Hulu Ilegal

SINTANG- Sebanyak tiga perusahaan dikabarkan melakukan aktivitas penambangan bahan galian C di Kecamatan…

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Sabtu, 04 November 2017 10:05

Truk Barang Ilegal asal Malaysia Diamankan, Jika Tak Bertuan akan Diginikan…

SINGKAWANG- Enam truk yang mengangkut pakaian, keramik dan pasir diamankan Satuan Reskrim Polres Singkawang…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:26

WASPADA..!! Polisi Mengawasi Dana Desa

SINTANG- Polsek Sungai Tebelian, jajaran Polres Sintang melaksanakan monitoring pengelolaan Dana Desa…

Senin, 23 Oktober 2017 10:59

Curi Emas di Bengkayang, Sebelas Warga Tasikmalaya Diciduk

BENGKAYANG- Karena menambang emas tanpa izin, sebelas warga Tasikmalaya, Jawa Barat ditangkap Polres…

Senin, 23 Oktober 2017 09:25

Katanya Pakai Tenaga Dalam, Tahanan Polres Kayong Utara Kabur

Anggota piket Polres Kayong Utara panik. Seorang tahanannya kabur dari ventilasi ruang tahanan. Beredar…

Kalbar Ekspor 25 ton Beras ke Malaysia, Sarawak ‘Ekspor’ Balik 36 ton ke Kalbar

Akses Darat ke Malaysia Berpotensi Terputus

Produk Dalam Negeri Ditinggalkan Warga Perbatasan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .