UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 01 September 2017 11:48
Melawi Kembali Terendam Banjir, Pelajar Terpaksa Berenang
SINGSING CELANA. Seorang pelajar menggendong tas dan berjalan melintasi banjir di Dusun Sebaju, Desa Kebubu, Nanga Pinoh, Melawi, Senin (28/8). BAHTIAR FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, NANGA PINOH- Kabupaten Melawi kembali dilanda banjir. Kali ini banjir sedalam 2,5 meter melanda Dusun Sebaju, Desa Kebubu, Kecamatan Nanga Pinoh. “Sangat memprihatinkan,” kata Bahtiar, pelajar asal Dusun Sebaju ketika ditanya mengenai kondisi jalan menuju sekolahnya di Nanga Pinoh, Senin (28/8).

Sudah empat hari Bahtiar harus berenang agar bisa sampai ke sekolah. Banjir menggenangi jalan raya Dusun Sebaju sepanjang kurang lebih 200 meter dengan kedalaman lebih dari 2,5 meter.

Di Dusun Sebaju tidak ada SMA, apalagi SMK atau Madrasah Aliyah (MA). Keberadaan SD di Jalan Ella, kalau SMP hanya ada di Desa Induk, yakni Desa Kebebu. Sementara SMA harus ke pusat kota, Kecamatan Nanga Pinoh. “Kalau mau sekolah tetap harus melalui jalan yang dilanda banjir tersebut. Di jalan itu, hujan semalaman saja bisa menyebabkan banjir,” ungkap Bahtiar.

Siswa kelas XI Madrasah Aliyah BMP Nanga Pinoh itu mengatakan, bila teradi banjir, banyak anak sekolah yang harus meliburkan diri. Mereka tidak bisa berenang atau takut dengan arus air yang cukup deras.

 “Banyak pelajar yang tidak sekolah selama empat hari banjir. Termasuk adik saya yang masih SD, dia tidak masuk sekolah sudah empat hari ini. Banyak juga pelajar SMP dan SMA yang berangkat sekolah dari Dusun Sebaju, tetapi tidak sampai ke sekolahnya karena banjir tadi. Tapi ada juga yang nekat sekolah, namun harus berenang di lokasi banjir sepanjang ratusan meter itu,” kisahnya.

Banjir di Dusun Sebaju tidak jauh dari jembatan Sungai Sebaju. Karena sungainya dangkal dan kawasan tersebut merupakan dataran rendah, makanya sangat mudah dilanda banjir. “Sebaju ini dusun yang dikelilingi gambut, sehingga jika hujan semalaman air sungai bisa meluap,” paparnya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kebebu, Siyondi yang tinggal di Dusun Sebaju mengaku, kondisi jalan menuju ke dusunnya merupakan wilayah dataran rendah. “Memang sangat gampang banjir. Mungkin jika dibuat alternatif jalan lain di dataran yang lebih tinggi, masyarakat tidak semenderita ini,” paparnya.

Siyondi mengatakan, kondisi jalan menuju Dusun Sebaju kurang lebih sejauh 2,5 kilometer dan masih tanah kuning. Jika kemarau berdebu, jika hujan licin dan berlumpur. “Jadi kita berharap pemerintah bisa membuka jalan alternatif lain di dataran lebih tinggi,” harapnya.  (Dedi Irawan


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 12:28

Usai Telepon Mantan Istri, BS Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa

SINGKAWANG- Warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria…

Kamis, 21 Juni 2018 12:02

NGAKU SULIT..!! Mendata TKA Ilegal di Kalbar

PONTIANAK- Dari segi keterampilan, tenaga kerja Kalimantan Barat dianggap masih rendah. Sehingga perusahaan…

Jumat, 15 Juni 2018 13:47

Tangkap Tukang Palak di Perbatasan, Bupati Puji Polisi

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Jumat, 15 Juni 2018 13:46

Palak Sopir di Border Aruk, Tiga Warga Setempat Diciduk

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Selasa, 12 Juni 2018 15:03

Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati

PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:02

Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio

PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:57

ADUH..!! Wanita Cantik asal Sekadau dan Anaknya Hilang

SEKADAU-. Kornelius S (59), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:55
Tradisi Sambut Lebaran, Pontianak Siap-siap Menggelegar

‘Perang’ Kian Dekat, Pinggir Kapuas Siagakan 295 Meriam

Festival meriam karbit diselenggarakan 15 - 16 Juni 2018. Permainan tradisional Kota Pontianak ini digelar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .