UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Jumat, 01 September 2017 09:57
Ketua PN dan Kepala BNNK Sekongkol, Hakim Pada Kaget
SERAHKAN URIN. Ketua PN Bengkayang, Delta Tamtama (kanan), ditemani Kepala BNNK Bengkayang, Antonius Fredy Romy (di sebelah Delta), menyerahkan urinnya untuk dites kepada petugas BNN, di lingkungan PN, Selasa (29/8). KURNADI

PROKAL.CO, BENGKAYANG- Selasa (29/8) lalu, sejumlah hakim di Bengkayang ‘dijebak’ pimpinannya sendiri. Mereka ‘dipaksa’ mengeluarkan air seninya untuk dites oleh otorita pencegahan dan pemberantasan Narkotika setempat. Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bengkayang, Delta Tamtama, sendiri yang mengungkap ‘persekongkolannya’ dengan Kepala Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bengkayang, Antonius Fredy Romy. Secara diam-diam, beberapa hari sebelumnya, Delta menghubungi Romy.

Akhirnya, mereka sepakat untuk melakukan pemeriksaan urin para hakim, aparatur sipil Negara, dan honorer di lingkungan PN Bengkayang pada Selasa (29/8) pukul 09.30. “Ini antisipasi penyalahgunaan Narkoba terhadap seluruh pegawai kita, saya koordinasi dengan Pak Romy secara rahasia," tutur Delta kepada Rakyat Kalbar, di kantornya.

"Pemeriksaan yang dilakukan tidak diketahui oleh seorang pun dari para hakim, ASN, dan pegawai honorer,” sambungnya.  Maka, sejam sebelum tes urin tersebut dilaksanakan, sekitar pukul 08.30, tiba-tiba Delta mengumpulkan para bawahannya. Kepada mereka, ia beralasan, pertemuan tersebut untuk evaluasi kinerja.

Usai arahan mendadak itu, para petugas BNN di bawah komando Romy memasuki PN Bengkayang. “Dan, dilakukan lah pemeriksaan narkoba yang diikuti empat orang hakim,12 ASN, dan 7 honorer di lingkungan kita," ujar Delta. Tes urin tersebut, lanjut dia, merupakan permintaannya. Untuk mengetahui apakah ada anak buahnya di PN Bengkayang yang terlibat penyalahgunaan Narkotika. 

Seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group), salah satu kasus hakim memakai Narkotika terjadi di Liwa, Lampung. Oknum tersebut bernama Firman Affandi. Dia hakim PN Liwa yang diamankan anggota Satresnarkoba Polresta Bandarlampung, Jumat (14/7) malam. Pada Senin (14/8), Firman dinonaktifkan.

Kembali ke kantor PN Bengkayang, Kepala BNNK Bengkayang, Antonius Fredy Romy, menyambut positif keinginan Delta. Ia berterima kasih dan memuji jajaran PN Bengkayang yang proaktif ketika pemeriksaan urin dilakukan. 

“Membantu menjadi duta bebas narkoba, dapat menularkan ke masyarakat sekitar arti pentingnya bebas narkoba. Kami, pihak BNN, sepakat bahwa koordinasi dengan Ketua PN berkaitan penegakan hukum terutama narkoba akan dibuat berkelanjutan, mengingat Provinsi Kalbar termasuk lima propinsi yang rawan penyelundupan Narkoba,” paparnya. (Kurnadi/rk)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*